
Maemuna terlihat cemas saat mendengar ucapan pelayan yang mengatakan bahwa ada seseorang yang mengamuk mencari suaminya, jelas saja ia khawatir karna ini di negara orang
"Siapa yang mencariku? bahkan aku tidak punya kerabat apalagi musuh di negara ini" gumam jeck tapi masih di dengar oleh maemuna
"Honey aku takut"
"Kau tidak usah takut sayang mungkin pelayanan itu hanya salah dengar" Jeck berusaha meyakinkan agar muna lebih baikan
"Iya"
Suara pintu tiba tiba terdengar di ketuk membuat maemuna was was
"Biar Mas yang buka, lebih baik kamu masuk kamar saja"
"Tapi honey bagaimana jika diluar orang jahat?"
"Tidak mungkin sayang, mungkin diluar cuma pihak Resort"
Saat jeck ingin melangkah ke pintu suara seseorang membuatnya berdebar
"Kenapa kau lama sekali membuka pintunya apa kau sedang berbulan madu?"
Suara di luar pintu tambah membuat jantung maemuna tidak karuan sedangkan jeck mengernyitkan keningnya
Suara itu sepertinya tidak Asing . batin jeck
jack akhirnya membuka pintu dengan perasaan was was
"Kenapa lama sekali? apa kau sedang di atas istrimu"?
"frisyam kau" Dengan perasaan bahagia Jack langsung memeluk frisyam dengan erat dia tidak menyangka seorang yang sangat ia rinduka berada di hadapannya bahkan jeck menitkah air mata sakin bahagianya
"Lepaskan aku bukan kekasih mu, cihh kau menjijikkan apa kau seorang gey?" Canda frisyam
"**** brensek, aku sangat merindukan mu apa kau tidak merindukan ku?" jeck melepaskan pelukannya
"Tentu saja aku merindukan mu jeck" Frisyam bergantian memeluk jeck, membuat jeck kembali menangis
"Kenapa kau menangis itu sangat memalukan, apa kau banci?" olok frisyam
"****, kau bahkan tidak merasa bersalah, kau tau istriku merasa takut"
"oh iya di mana istri mu?, Apa kau tidak mau mempersilahkan ku masuk, apa kita hanya akan bernostalgia di sini ?"
"ah maaf kawan, masuklah tapi kau berutang penjelasan padaku"
Frisyam dan jeck memasuki resort mereka duduk di ruangan kaca yang menghadap laut
"Dari mana saja kau frisyam, kenapa kau tidak pernah menghubungi ku dan memberi kabar, kau harus tau perusahaan berkembang pesat, aku bahkan sudah putus asa mencarimu, untuk memberikan bagian mu." jeck melayangkan banyak pertanyaan
__ADS_1
"aku tau perusahaan pasti berkembang di tangan mu, tapi aku tidak perlu bagian apa pun"
"bagaimana bisa kau tau aku berada di tempat ini? dan kenapa kau membuat keributan di luar? , kebiasaan mu tidak pernah berubah jika kau di hentikan maka kau akan semakin menjadi jadi "
"Aku menyuruh Asisten pribadi ku mencari nomor perusahaan dan vhia yang memberiku informasi tentang mu, dan aku datang mencari mu tapi resepsionis itu tidak mengizinkan ku"
Maemuna yang cemas di dalam kamar akhirnya memutuskan untuk keluar langkahnya terhenti saat melihat bahwa frisyam lah yang datang
"frisyam....?"
"Maemuna..?" Frisyam bingung melihat maemuna ia kemudian beralih menatap jeck seolah bertanya
"Istri ku.." jawab jeck yang tau arti tatapan frisyam
"Jeck kau dan maemuna!!, Aku tidak percaya sungguh taktik mu sangat hebat kawand"
"Bukan taktitnya yang hebat tapi takti wanita itu" seruh maemuna dan bergabung dengan jeck dan frisyam
"Wanita siapa? " tanya frisyam
"Ceritanya panjang, siapa suruh kau menghilang" jawab muna
"iya, kenapa kau menghilang?, Kau harus jelaskan padaku" potong jeck
"Ceritanya juga panjang jeck, Aku kemari bukan untuk itu" terah frisyam
"Lalu untuk apa,? kau membuat ku jantungan saja" terah muna
"Di mana hamson? " ucap frisyam lagi
Jeck dan maemuna menghembuskan nafasnya kasar raut wajah mereka seketika berubah
"Kami tidak tau keberadaan shanum dan hamson sekarang, terakhir shanum menemuiku empat tahun yang lalu ia menceritakan padaku tentang kehidupan rumah tangganya dengan hamson" jawab maemuna dengan raut wajah senduh
"Apa yang terjadi pada kisa rumah tangga mereka muna?" tanya frisyam dengan penasaran
Maemuna menghembuskan nafasnya kasar...
hufff...
Flashback empat tahun silam
Setelah malam pertama yang Gagal, Shanum merasa Ada sesuatu yang aneh sikap Hamson berubah padanya, Bahkan hamson tak seromantis dahulu Dan yang membuat shanum bingung Hamson bahkan tidak perna menyentuhnya sedikit pun karna hamson selalu pulang tengah malam saat shanum tertidur dan pergi pagi pagi sekali, bahkan ia tidak perna sarapan pagi Di rumah, jika shanum bertanya hamson memiliki banyak alasan ..
Suatu malam shanum ber akal, ia tidak tidur, shanum menunggu hamson Sampai pulang, hingga suara pintu kamar terdengar terbuka shanum pura pura tertidur..
Hamson masuk ke dalam kamar, shanun samar samar mendengar suara sepatu dan langkah kaki hamson berjalan ke arahnya
"Maaf kan aku cinta" Ucap hamson dan mencium pucuk kepala shanum
__ADS_1
maaf . batin shanum ia bingung kenapa hamson meminta maaf
Hamson pun berjalan memasuki kamar mandi dan keluar hanya menggunakan kaos oblom dan celana piyama
Hamson merebahkan tubuhnya Di samping shanum matanya menatap ke atas langit langit kamar entah apa yang dia pikirkan
"Kau telah pulang mas?" Suara shanum membuat hamson kaget
"Kau belum tidur sayang?"
"Sudah tapi Aku terbangung Karna haus" Shanum pura pura meraih air putih di nakas dan meneguknya kemudian kembali menyimpan gelasnya dan kembali merebahkan tubuhnya menghadap ke hamson
"Tidurlah kembali!"
"Aku sudah tidak mengantuk, kenapa mas selalu pulang tengah malam? "
"Mas banyak pekerjaan sayang"
selalu Alasan yang Sama. batin shanum
"Mas aku penasaran kenapa mas tidak perna meminta hak mas padaku?"
"Mas akan melakukannya setelah Kita bulan madu nanti karna aku ingin itu menjadi moment Terindah kita"
Shanum menghembuskan nafasnya kasar bulan madu? entah kapan kita akan berbulan madu, kau selelu beralasan setelah semua pekerjaan mu selesai, tapi kapan mas?, aku sangat penasaran kenapa kau sangat bisa menahan hasrat mu mas. batin shanum
Hari berganti hari menjadi bulan hamson tidak perna menepati janji bulan madunya alasanya karna pekerjaan menumpuk membuat Shanum semakin curiga pada hamson akhirnya ia memutuskan memesan tiket bulan madu tanpa meminta izin pada hamson, ia hanya ingin melihat bagaimana reaksi hamson
Flashback off
"Jadi setelah itu apa yang terjadi muna, kenapa hanya sepenggal cerita saja?" frisyam semakin penasaran
"Setelah itu aku tidak perna lagi bertemu dengan shanum, aku hanya mendengar kalau mereka pergi berbulan madu dari pelayan keluarga hamson dan aku juga dengar jika Raina adik hamson ikut dengan mereka"
"Raina kenapa Raina ikut?" tanya frisyam lagi
"Entalah frisyam, kau tau keluarga hamson bagaikan di telan bumi begitupun dengan shanum, aku perna mencari shanum sampai ke Swiss tapi nihil tidak ada siapa pun di sana" jawab maemuna
"Di mana kau hamson, aku bersumpah akan membunuhmu " frisyam terlihat emosi tangannya mengepal
"Apa yang terjadi frisyam kenapa kau marah padanya?"
Saat frisyam ingin menjawab suara wanita di resorts sebelah terdengar berteriak memanggil frisyam
"Hey apa yang Sadang kau lakukan di sana aku sangat lapar"
Membuat jeck dan maemuna terkejut saat menoleh ke sumber Suara
"Shanum? "
__ADS_1
Bersambung...