Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Season2 Mencari Tau


__ADS_3

sebuah Mobil mewah frisyam telah meninggalkan Club malam tersebut membelah jalanan kota male',,, awalnya wanita penghibur itu tercenga melihat mobil mewah yang ia naiki..



Di atas Mobil frisyam tak henti hentinya menatap wanita bayaran itu bahkan wanita itu merasa risih karna tatapan frisyam iapun memalingkan wajahnya menghadap jendela Mobil wanita itu menatap keluar melihat lampu lampu jalanan yang berkilau


"siapa namamu Nona?" frisyam membuka pembicaraan


namun wanita itu tidak menjawab beberapa kali frisyam bertanya tetap tidak Ada jawaban


"Apa kau tulih.." frisyam sudah emosi pita suaranya telah iya naikkan dan mencengkram bahu wanita itu agar menatapnya


"apa sebuah nama penting untukmu tuan kau bisa memanggilku wanita malam atau wanita penghibur dan wanita pelacur" bukannya merasa takut wanita itu malam menatap tajam pada frisyam


wajah mereka cukup dekat frisyam mengamati setiap inci wajah wanita itu hatinya berdebar tidak karuan


"tidak aku tidak akan memanggilmu dengan sebutan itu,, aku ingin Tau siapa nama mu" jawab frisyam Dan melepaskan cengkramannya


"Aku tidak akan memberi Tau siapa nama Ku apalagi pada pria Asing sepertimu"


untuk apa memberi tau nama ujung ujungnya kau akan tetap memanggilku wanita pelacur seperti para pria brensek itu . batin wanita itu


" kenapa kau menyembunyikan identitas mu, jawab aku!" bentak frisyam


"aku tidak akan memberi tahumu tuan" wanita itu seakan menantang frisyam


Marahlah dan setelah kau emosi kau akan melemparku turung dari mobil mu dan aku akan bebas. wanita itu membatin dengan tersenyum puas


"Shitt" frisyam Malah melampiaskan kemarahannya dengan memukul jok mobil


siapa dirimu sebenarnya kenapa kau menyembunyikan identitas mu itu membuatku susah mengetahui kau shanum atau Bukan wajah mu benar benar mirip tapi sifat kalian berbeda..


"joex Apartemen" titah frisyam kemudian


aku akan membuat mu mengatakan siapa dirimu . batin frisyam


Sial kenapa pria ini tidak melemparku keluar dari mobilnya...


"baik tuan!!"


"Tidak, turungkan aku di sini saja tuan" pinta wanita itu


"kau pikir aku akan melepaskan mu begitu saja nona aku menghabiskan uang banyak untuk mengeluarkan mu dari tempat itu dan semuanya itu tidak gratis" seru frisyam


"Lalu apa maumu tuan? tapi jika kau memintaku melayani mu jangan berharap karna aku tidak akan perna melakukannya"


"aku tidak perna memaksa wanita melakukan **** denganku,, mereka ingin melakukannya dengan suka rela tapi aku yang menolak mereka"


"cihh pria sombong" umpat wanita itu

__ADS_1


Aku harus memikirkan cara untuk kabur dari pria ini


joex melaju dengan kecepatan tinggi untung jalanan sedang sepi karna waktu menujukkan Jam 01.30 tengah malam, Mobil memasuki kawasan apartment yang sangat mewah wanita itu kembali berdecak kagum namun di dalam hatinyan saja...


"Ayo keluar " ucap frisyam


"Tidak aku tidak mau keluar , kau duluan saja tuan"


"kau pikir aku mudah di bohongi, keluar atau aku akan menggendong mu"


Apa yang pria ini inginkan dariku,, bukannya ia tdk menyukai **** bebas tapi kenapa ia tidak ingin melepaskan ku?


Mereka telah keluar dari mobil dan wanita itu hanya bisa menurut sambil berfikir bagaimana cara dia kabur dari laki laki yang bernama frisyam itu dan mereka telah sampai di depan kamar apartemen frisyam menekan tombol dan memasukkan nomor pin tanpa ia sadari wanita di sampingnya memperhatikan gerakan tangannya,,, dan pintu apartemen telah terbuka mereka memasuki kamar tersebut..


"ayo masuk" titah frisyam tapi wanita itu tidak bergeming


"jangan melampaui batas kesabaran ku" terah frisyam namun wanita itu masih terdiam di depan pintu seperti dia sedang berfikir keras sampai ucapan frisyam tidak ia dengar


"****" frisyam hanya mengumpat kemudian menyeret wanita itu agar masuk ke apartemennya


"lepaskan aku" wanita itu berusaha melepaskan genggaman tangan frisyam


"Sudah puas membuat ku emosi? " frisyam menghempaskan tubuh wanita itu ke sofa ruang tamu


"apa yang kau inginkan?" tanya wanita itu dengan menatap tajam ke arah frisyam


"hahaha sepertinya kau ingin tau sekali siapa diriku tuan"


bukannya takut wanita itu malah tertawa frisyam sudah mulai geram tubuhnya sudah mulai merasa panas ia membuka kemejanya dan melemparnya sembarang arah


"shitt kau benar benar membuat ku marah" ucap frisyam sambil mendekati wanita itu


"Apa yang akan kau lakukan?" wanita itu sudah merasa gugup tapi ia berusaha menyembunyikannya , ia hendak bangun dari sofa tapi dengan cepat frisyam mengungkungnya


"Berhenti bermain main denganku nona"


"Kau jangan macam macam bukannya kau bilang tidak menyukai **** bebas, jadi lepaskan aku" wanita itu meronta tapi tenaganya kalah besar oleh tenaga frisyam


"itu tergantung jika kau seperti ini terus tidak mau menjawab pertanyaan ku maka aku akan merubah pendirian ku"


siht pria ini cukup berbahaya di mana belati kecil itu sial aku melupakannya di kamar club dan bahkan aku tidak bisa menggapai benda apapun untuk menghajar pria brensek ini... matilah riwayat ku kali ini ..wanita itu membatin


"Apa yang kau pikirkan kan nona? kau mencari belati mu?" ucap frisyam kemudian


Bagaimana pria ini bisa tau? wanita itu terus membatin


"kau tau aku sudah mengetahui taktik mu melukai para pelanggan club itu"


"Bagaimana kau bisa tau" seketika wanita itu gugup ia telah memperlihatkan kegugupannya

__ADS_1


"Sebelum kau keluar dari kamar dan mengikuti ku,, bodyguard itu telah memberitahukan ku jadi kau tidak bisa berbuat apa apa lagi nona, dari pada kau mencari belati kecil itu lebih baik aku yang menusukmu dengan belatih ku yang seketika bisa membesar " jawab frisyam sambil mergerindik


seketika wajah wanita itu pucat pasih ia menelan kasar salivanya..


"Di mana keberanian mu tadi? hah sudalah jadi apa pilihan mu menjawab pertanyaan ku atau kau memilih bermain main dengan belatihku yang siap kapan saja menembus milikmu" frisyam bersumringai licik


"Baiklah tuan aku akan menjawab pertanyaan mu tapi besok pagi saja aku sudah sangat lelah


kumohon tolong lepaskan aku." seketika ucapan wanita itu melembut, frisyam mengerutkan dahinya menaikkan salah satu ujung alisnya


Jika sikap mu seperti ini kau sama seperti shanum wanita yang ku cintai . batin frisyam


"tuan tuan kenapa kau malah melamun"


seketika frisyam terbuyar dari lamunannya


"huff baik istirahatlah dulu" frisyam melepaskan kungkungannya


"itu kamar mu" ucap frisyam lagi sambil menunjuk kamar pada wanita itu


"terimakasih" jawab wanita itu sambil melesat masuk kedalam kamar


Frisyam merogoh kantung celanya dan mengeluarkan gedget nya dan menelpon seseorang..


"Ke apartemen ku sekarang"


setelah beberapa menit pria yang di telpon itu telah sampai


"iya tuan?"


"Bagaimana joex informasi apa yang kau dapatkan dari pemilik Club malam itu?"


"Tuan wanita pemilik Club itu hanya mengatakan ia tidak tau pria yang menjual wanita itu, tapi ia hanya tau orang yang menemani pria itu!"


"menemani berarti hanya ada dua artian yaitu pria itu bukan orang dari negara ini atau mereka bersekongkol menjual wanita itu" seruh frisyam


"saya juga berfikir seperti itu tuan"


"joex siapa orang yang menemani pria itu? "


"Dia hanya seorang berandalan tuan yang sering nongkrong di cafe night"


"Cari orang itu joex dan temukan pria brengsek itu" titah frisyam


"baik tuan"


sebenarnya joex ingin bertanya siapa wanita itu kenapa tuannya ingin mencari tau tentang dia? tapi niaknya dia urungkan dia tidak ingin merasa lancang pada tuannya..


Jika wanita itu terbukti shanum dan hamson yang menjualnya aku berjanji akan membunuh mu hamson dengan tanganku sendiri . frisyam membatin dan mengepalkan kedua tangannya

__ADS_1


__ADS_2