
Shanum yang tergesah gesah keluar Dari ATM tidak memperhatikan sekeliling Tiba tiba
Bugh " aghhh" Rengek shanum terjatuh ke lantai
Astaga aku menabrak apa? keras sekali apa aku menabrak tembok? ahaha mana Ada tembok di depan pintu. cerosos shanum dalam hati
Tiba tiba suara bariton laki laki mengagetkannya
"Kamu tidak apa apa nona?"
"Apa kau buta tuan aku sedang kesakitan" Jawab shanum sambil mendongakkan kepalanya.
"kamu" Serentak keduanya
Aduh kenapa aku harus bertemu lagi dengan pria mata keranjang ini. Batin shanum
Kita bertemu lagi nona kau telah membodohiku saat itu maka aku akan membalasmu tidak Ku biarkan kau lari lagi dariku" Batin hamson dengan seringai licik
"Mari Ku bantu kamu berdiri" Ucap hamson sambil mengulurkan tangannya.
"Tidak perlu aku bisa berdiri sendiri" Menepis Tangan hamson kemudia bergegas berdiri.
"Kau yang menabrakku kenapa kau yang marah"
"Tapi kau yang menghalangi jalanku "
Bicara apa kau shanum, itu jawaban terbodoh. batinnya
Hamson mengerutkan dahinya
Wanita yang benar benar Lucu. batin hamson
"Baiklah maafkan saya tuan" Shanum menghembuskan nafasnya kasar
"Permisi" ucapnya lagi kemudian melangkah pergi
"Tunggu nona sepertinya kamu harus bertanggung jawab" ucap hamson dengan rencana licik
"Hey tuan kau bahkan tidak terluka, aku harus bertanggung jawab apa?
"Hei nona saat kau menabrakku tadi aku bahkan kehilangan kartu ATM Ku entah terlempar kemana" jawab hamson bohong sebenarnya saat shanum melangkah pergi Hamson dengan cepat membuka dompetnya Dan mengeluarkan kartunya kemudian mematahkannya Dan melemparnya Sembarang arah
"setidakna kau bisa Membantu ku mencarinya" Ucapnya lagi
"Baiklah tuan aku akan membantu mu"
Shanum akhirnya mengalah ia membantu hamson mencari kartu itu akhirnya shanum mendapat kartunya
"Ini kartumu sudah Ku dapat tapi bagaimana bisa patah seperti ini? "
"Astaga kartu ku patah aku harus bagaimana aku tidak bisa lagi mencairkan uang, ini semua karna mu nona"
__ADS_1
"Karna aku? tapi tuan, ahhh sudalah bagaimana aku Harus bertanggun Jawab?"
"Aku sangat lapar Dan aku tidak punya uang jadi kau harus mentraktir ku makan"
"Baiklah tuan aku akan mentraktirmu" ucap shanum
"Ok Kita Akan makan Di sana" Sambil menunjuk restoran di sebrang jalan di depan ATM
"Apa? aku tidak punya uang sebanyak itu tuan, aku ini hanya penulis novel biasa, uangku tidak akan cukup untuk mengajakmu makan Di restoran, kita makan Di warung bakso saja"
"Warung bakso?"Hamson mengerutkan dahinya
"iya bagaimana mau atau tidak itu terserah tuan Di pojok sana ada warung bakso uangku hanya cukup makan Di warung itu"
"Baiklah"
Aku akan menurut nona, aku penasaran dengan mu. Ini untuk mengenalmu lebih jauh lagi. Batin hamson
Keduanya pun pergi ke warung bakso pengkolan, sesampai Di Sana hamson mengerutkan dahinya lagi
"kau yakin ini tempatnya nona?"
"Iya tuan ayo kita masuk"
"Kau tidak membodohiku kan?"
"Tidak tuan uangku memang hanya cukup untuk makan di sini saja lagi pula di sini juga bersih Dan baksonya enak"
"Mas dua mangkok ya!" Ucap shanum Setelah bebarapa menit akhirnya pesanan mereka datang
"Selamat menikmati tuan" Ucap Shanum sambil memberi sambal dan kecap pada baksonya
"kau memberikan apa pada baksomu itu?"tanya hamson polos
"Kau tidak lihat ini kecap dan sambal supaya tambah enak rasanya, kenapa kau sebingun itu apa kau Tdk perna memakan bakso seperti ini?" Tanya shanum
"Tidak perna" jawab hamson polos sambil menggeleng
"Baiklah Sekarang sini milikmu biar aku membumbuinya"
Setelah beberapa detik
"Sudah, sekaran coba lah" ucap shanum lagi
Hamson akhirnya melahap baksonya "hmm enak" ucapnya sambil mengangguk ngangguk
Shanum tertawa sambil menggeleng melihat hamson makan baksok di penuhi keringat
"Hhhhh tuan kau lahap sekali dan kau berkeringat"
"Apa Di sini tidak Ada AC?"
__ADS_1
"Tidak Ada, mana Ada AC Di warung pinggir jalan hhhh kau ada ada saja" jawab shanum
"Apa aku terlihat memalukan?"Tanya hamson
"Tidak" jawab shanum singkat
"Lalu kenapa kau tertawa?"
"Tidak aku hanya ingin tertawa saja"
*T*ertawalah aku suka melihatmu tertawa kau nampak sangat cantik dan polos. batin hamson
"Kenapa kau melihatku seperti itu tuan aku jadi tidak enak"
"Tidak, aku hanya ingin meminjam HP mu"
"Meminjam HP Ku untuk apa tuan"
"Hp Ku lowbet Dan aku ingin menghubungi temanku agar dia kemari mengambil kartu ATM ku untuk memperbaikinya.
"Hufff baiklah ini tapi jangan macam macam dengan Hp Ku"
"Kau tenang saja nona hanya satu macam" ucap hamson dengan tersenyum Jail
"jangan terlalu Lama"
sudah Jam berapa sekarang sepertinya aku harus pergi sekarang, sebelum angkot tidak ada. batin shanum
"Ini sudah nona"
"Sebentar sekali kau tidak menghubunginya? "
"Tidak aku hanya mengirimkannya pesan singkat saja"
"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu tuan" ucap shanum sambil bangun dari duduknya
"Tunggu biar aku antar nona" ucap hamson
"Tidak usah tuan" jawab shanum sambil membayar bakso Dan melangkah pergi
"Tapi aku belum Tau siapa nama mu nona" Teriak hamson tapi shanun tidak menggubrisnya dia terus saja berlari menuju
mobil angkot yang sedang menunggu penumpang
"Tidak apa apa Nona kau meninggalkanku tapi aku sudah mendapatkan yang ku mau" Batin hamson sambil tersenyum senyum sendiri
...*****...
Bersambung
likes dan vote y'all 🙏🙏
__ADS_1