
Kini shanum dan hamson telah berada di Swiss, hamson turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk shanum, para meid yang melihat tuannya seperti itu merasa iri pada shanum, wanita yang sangat beruntung fikir semua pelayan
Hamson berjalan memasuki mansion dengan menggenggam tangan shanum wanita itu benar benar merasa gugup apalagi mendapat tatapan aneh para pelayan namun hamson terus meyakinkan nya agar tidak merasa gugup, mereka berdua berjalan menuju mansion dengan berpegangan tangan
Shanum tidak menyangka semua keluarga hamson menyambutnya di depan pintu masuk mansion ia semakin merasa gugup, ia takut keluarga hamson tidak menerima nya kalau mereka tau bahwa ia pernah menikah tiga kali.
seketika mama hamson berjalan dengan penuh kegirangan menghampiri nya namun tiba tiba langkahnya terhenti dan ucapannya terputus
"ehh rupanya mena.... " ucap ibu hamson terpotong sambil terlihat kebingungan
Sontak shanum tambah gugup melihat tingkah aneh ibu hamson detak jantungnya terpacu cepat..
"Kamu kenapa mah? " tanya ayah hamson
"Mama bingung pah, mau manggil apa, Menantu apa calon menantu" ucap mama hamson polos
Seketika semua orang tertawa akan ucapan mama hamson, shanum merasa legah ketika mendengarnya
"Astaga mah kau membuatnya merasa cemas" ucap papa hamson terkekeh
"Ahh sudalah aku tidak peduli harus memanggilnya apa yang penting menantuku sudah datang" ucapnya kemudian sambil melanjutkan langkahnya dan memeluk shanum
Hamson menggeleng melihat tingkah mamanya
"Apakah cuma menantu mu yang di peluk anak mu tidak?, aku merasa cemburu" ucap hamson sambil pura pura merajuk
"ahh.. aku tidak akan memeluk mu aku hanya ingin memeluk menatuku ini" ucap mama hamson sambil melepaskan pelukannya dan menarik tangan shanum dari tangan hamson
__ADS_1
kemudian merangkul pundak shanum sambil mengajak shanum masuk mansion meninggal hamson di depan pintu
shanum merasa senang ia tidak menyangka reaksi ibu hamson padanya,, wanita paruh baya itu benar benar menerima nya dengan terbuka
Kini ia telah berada di ruang keluarga di dalam mansion, mama hamson medudukannya di sebuah sofa
"Duduklah nak apakah kau merasa lelah? " tanya mama hamson
"sedikit tante" ucap shanum gugup tidak tau mau memanggil mama hamson dengan sebutan apa
"Kok tante sih mulai sekarang panggil aku mama"
shanum tersenyum sambil mengangguk hamson yang melihat kedekatan mamanya dengan shanum merasa sangat bahagia
"syaraina" Teriak mama hamson
"Kenalin ini syaraina adik hamson, dan raina ini calon kakak ipar kamu" ucap mama hamson
"Iya mom raina tau"
"Kalau begitu antar dia ke kamar mu, dia lelah harus istirahat sebelum turun sebentar makan malam" titah mama hamson
"Tunggu mom, kenapa shanum malah di suruh tidur di kamar raina? " tanya hamson
"Apa maksud kamu son lalu mama mau menyuruhnya tidur di mana? mama tidak mau calon mantu mama ini tidur sendiri di kamar tamu" jawab mama hamson pura pura tidak tau
"Maksud ku ..." ucap hamson terpotong karna merasa malu
__ADS_1
"apa si son kamu tidak jelas sekali"
"Mari nak shanum" ucap mama hamson kemudian
"Maksud hamson mom, kenapa shanum tidak tidur di kamar hamson saja" ucapnya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"kamu ngomong apa sih son.. tidak mungkin anak perawan orang ku biarkan tidur di kamar seorang pria"
"Tapikan kami pernah menikah mom,, please" Rajuk hamson
"meskipun kalian telah menikah tapi kalian perna berpisah dan agama kita tidak membiarkan hal itu terjadi jika kalian tidak menikah kembali" terah ayah hamson
"hamson janji tidak akan macam macam, tidak melebihi sebatas ciuman saja" jawab hamson sambil menaikkan kedua jarinya
"tetap saja tidak bisa nak kau tau godaan syetan itu susah kita lawan" ucap mama hamson
shanum terkekeh melihat raut wajah hamson yang seperti orang frustrasi
kali ini calon ibu mertuanya menyelamatkannya dari keganasan hamson shanum membatin
Sedangkan hamson mengusap kasar wajahnya, ia tidak punya lagi kata kata untuk melawan ibunya itu, ia selalu saja kalah jika berhadapan dengan wanita yang telah melahirkannya itu
"Tahan nak, tidak akan lama lagi" ucap ayah hamson menupuk nepuk pundak putranya itu..
*****
Bersambung...
__ADS_1
like and vote ya Reader's