
Setelah frisyam mengetahui ke beradaan shanum ia memberanikan diri untuk menemui Shanum, setiap hari dia kerumah maemuna namun nihil shanum tidak ingin bertemu dengannya , bahkan iya hanya bertemu dengan hamson yang juga ingin menemui shanum namun hasilnya sama saja.
frisyam dan hamson yang dulunya sahabat sangat akrab Sekarang mereka bagaikan tom and jerry.
"Sampai kapan lo bersembunyi seperti ini Num?" Tanya Maemuna yang berjalan ke arah shanum yang sedang mengintip di balik kaca jendela.
"Aku tidak Tau mun"
"Apakah setiap harimu hanya akan seperti ini kau hanya akan melihat mereka bertengkar Terus? " tanya maemuna namun shanum hanya terdiam
"Temui mereka num dan selesaikan masalahmu "ucap maemuna kemudian
"Aku belum siap mun dan mungkin tidak akan siap, di satu sisi aku masih merasa sakit hati pada mas frisyam dan di sisi lain aku merasa tidak enak pada mas Hamson karna diriku dia juga telibat masalah ini "
"Kalau begitu keluarlah dan beritahu frisyam kalau kau memilih hamson balas sakit hatimu padanya"
"Apa kau gila mun, aku tidak suka memanfaatkan orang lain demi kepentingan Ku sendiri, apalagi itu mas hamson dia sangat baik padaku"
"Tapi kenapa?, hamson Sangat mencintaimu kenapa kau tidak memilihnya apa karna kau mencintai Frisyam? " tanya maemuna lagi
"Aku tidak Tau mencintai siapa tapi saat ini hanya Ada benci untuk mas frisyam sedangkan untuk mas hamson mungkin karna keadaan saat itu aku istri mas frisyam jadi aku menghindarinya dan tidak membuka perasaanku padanya" pengakuan Shanum
"Jadi apa pilihanmu Num?"
"Aku tidak akan memilih salah satu di antara Mereka, Hanya ada satu pilihanku saat ini mauka kau membantuku mun"
__ADS_1
"Tentu saja aku akan selalu Ada untukmu Num"
Shanum akhirnya menceritakan rencananya pada maemuna sontak membuat maemuna kaget.
"Haruska kau memilih jalan ini Num?" Tanya maemuna
"Iya mun hanya itu pilihan terakhirku, lagi pula aku telah mendaftar sebuah pekerjaan lewat situs online, dan ini peluang terakhirku!!, Pergila Dan urus segalanya tapi ingat Jangan sampai ada yang tau" titah shanum
"Baiklah num tapi aku akan ikut denganmu" Ucap maemuna sebelum melangkah pergi.
...-----*------...
"Apa yang kau lakukan di sini Nona? "tanya seseorang pada maemuna
Sontak Maemuna tersentak saat mendengar suara yang tidak asing baginya, dengan perlahan dia membalik badan dan memang benar orang itu adalah jack, maemuna tambah gelagapan dia tidak Tau harus menjawab apa pertanyaan jack, dia tidak mau rencana shanum jadi gagal Karna pertemuannya dengan jack di di tempat ini.
"A k u aku sedang" ucap maemuna gugup.
"Sedang apa? jangan bilang kau sedang jalan jalan" potong jack sambil terkekeh
"Tidak, aku sedang menunggu temanku" Ucapnya asal
"ohh" ucap jack sambil mangguk mangguk..
'hanya ohh kau memang menjengkelkan jack'
__ADS_1
"Kalau kamu sedang apa disini?" Tanya maemuna
"Aku sedang menunggu kolega bisnis tuan frisyam" jawab jack
maemuna hanya manggut manggut tiba tiba sebuah pemberitahuan dari pihak bandara bahwa pesawat sedang DELAY.
"Rupanya kita harus menunggu Nona" ucap jack memecahkan keheningan
'aduh apalagi ini haruska gue menunggu? tapi siapa yang gue tunggu, namun jika gue pergi sekarang jack akan curiga, mungkin sedikit bersandiwara boleh' batin maemuna
"Apa kamu Akan berdiri terus di sini sambil melamun nona?" tanya jeck membuyarkan lamunan maemuna
"Tidak aku mau ke kafe itu, aku menunggu di sana saja" jawab maemuna sambil menunjuk café dekat bandara
"Kebetulan sekali nona aku juga ingin meminum coffee"
'Tidak bisaka aku lepas darinya, baiklah tuan jack sepertinya waktu itu malaikat menjabah ucapanku ini saatnya membuatmu jatuh cinta padaku'
"Baiklah tuan, mari..."ucap maemuna kemudian melangkah pergi jack pun mengikutinya
...*****...
Bersambung
Penasaran Bagaimana aksi maemuna menaklukkan hati jack tunggu ceritanya Di neks episode 😁
__ADS_1
Jangan lupa like, komen positive and vote biar enneng semangat Up nya 🙏🙏