Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Season2 Jaga Dia Untuk Ku


__ADS_3

Setelah mengetahui semua fakta tentang hamson frisyam sangat menyesal karena telah berkata ingin membunuh hamson padahal kenyataannya hamson telah tiada, ia mengumpat i dirinya sendiri karena seandainya dulu ia tidak menyia-nyiakan shanum ini semua tidak akan terjadi fikirnya


"Maafkan aku" ucap frisyam lirih pada wanita yang tengah tertidur lelap karna bantuan sebuah obat tidur


yah setelah frisyam kembali dari pertemuan tak terduga dengan Raina iya langsung kembali ke resort jeck


Frisyam naik ke atas tempat tidur dengan posisi memiringkan tubuhnya menghadap shanum ia terus menciumi pucuk kepala wanita yang ia cintai itu sesekali menciumi bibir mungil itu dengan lembut agar mantan istrinya itu tidak terbangun


Aku berjanji akan menjaga mu dan tidak akan pernah melepaskan mu lagi. batin frisyam kemudian ia ikut terlelap di alam mimpi


Keesokan harinya shanum bangun dari tidurnya ia langsung menggeliak saat melihat jam yang terpampang di dinding kamar


'astaga wanita macam apa aku ini , tertidur sampai Jam 8 pagi'


hahhh. kemudian ia menghembuskan nafasnya kasar dan melesat ke kamar mandi


Setelah selesai ia mencari keberadaan frisyam


"Apa Dia tidak pulang Semalam?" Shanum bertanya pada dirinya sendiri saat membuka kamar melihat kasur frisyam yang masih rapi kemudian ia berjalan mengelilingi resort itu namun tidak mendapati siapapun


"Di mana semua orang? " Shanum menghetak hentakkan kakinya merasa jenuh tiba tiba ia mencium aroma sedap ia bergegas ke dapur


astaga bodohnya aku kenapa aku tidak berfikiran mencari kedapur mungkin nona maemuna Sedang memasak di dapur, ini semua gara gara obat itu sehingga aku terlambat bangun, kau benar benar bodoh shanum.. astaga malunya aku pada Nona maemuna. **** obat sialan . shanum menggerutuki dirinya sendiri


Langkah shanum terhenti saat melihat siapa yang berada di dapur , mulutnya sedikit terbuka tanda tidak percaya ia melihat seorang frisyam memasak sendiri


"Kau sudah bangun? " Ucapan frisyam membuatnya kaget


"ya, apa kau tidak pulang semalam?" jawabnya spontan kemudian ia mendekat


"aku pulang, Duduklah makanannya hampir selesai"


"Kenapa kau yang memasak? " shanum mengangkat satu ujung alisnya


"Jeck Dan istrinya telah kembali ke prancis tadi pagi sekali, mereka tidak sempat berpamitan padamu karna kau masih tertidur dan mereka tidak ingin mengganggu tidur mu"


"Maaf kan aku Karna terlambat bangun, aihh memalukan sekali diriku ini" Terah shanum


Sebenarnya maemuna tidak ingin meninggalkan shanum namun karna keadaan genting , ibunya yang tiba tiba masuk rumah sakit yang mengharuskannya untuk pergi setelah beberapa perdebatan dengan jeck, frisyam terkekeh dalam hati mengingatnya


"Sayang apa yang kau cemaskan, Kita akan kembali" jeck saat itu merasa bingung


"Tapi bagaimana dengan shanum?"


"Shanum? kau tidak perlu mencemaskannya Ada frisyam yang akan menjaganya"


"Tidak, aku tidak mempercayainya kau kan Tau bagaimana caranya dulu memperlakukan shanum"


"Itu kan dulu tapi sekarang ia sangat mencintainya sayang"


maemuna menatap tajam ke arah frisyam

__ADS_1


"Kau harus menjaganya jika Dia menangis sedikit saja karna mu, aku akan membawanya pergi darimu selamanya"


frisyam terkekeh mendapat tatapan tajam dari maemuna


"Ternyata istrimu galak juga jeck, haaa muna tanpa kau minta pun aku akan menjaganya dan tidak akan menyakitinya lagi, hanya akan ada cinta yang tak terhingga untuknya"


maemuna menatap frisyam menelisik seolah olah mencari kebohongan dari ucapan frisyam namun ia tidak melihat adanya kebohonga


"aku pegang ucapanmu frisyam, ..Kau Tau aku telah menganggapnya melebihi saudara, kau bisa membayangkannya bukan bagaimana aku terpukulnya karna kehilangan dia selama empat tahun ini" maemuna menitihkan air mata


"Bahkan kau tidak tau bagaimana tersiksanya diriku selama ini muna" balas frisyam


"Sayang percayalah padanya" potong jeck


"Baiklah, ... jaga dia frisyam***"


****


"Hey kenapa kau Malah melamun? , apa kau marah padaku" shanum melambai lambaikan tangannya di depan wajah frisyam membuat frisyam tersadar dari lamunannya


"ahh tidak, duduklah aku akan menyiapkan makanannya" balas frisyam


"ckk, biar aku saja, kau memasak nasi goreng!.. humm harum sekali aroma nya"


"Tidak perlu biar aku saja"


"Tidak, biar aku saja kau itu seorang tuan muda tidak pantas melayani wanita sepertiku" shanum berusaha merebut piring Di tangan frisyam


"aku bilang biar aku saja" frisyam menekankan


"Jika kau tidak mau mengalah aku akan mencium mu" ancam frisyam sontak shanum dengan cepat melepaskan tangannya dari piring yang frisyam pegang


"Aihh apa apaan kau ini" shanum mengerucutkan bibirnya


"Jangan seperti itu aku benar benar akan lepas kendali bisa bisa aku benar benar menciummu" ucapan frisyam membuat shanum menutup mulutnya ia bergegas duduk di meja makan


Frisyam menyiapkan sarapan dengan romantis membuat shanum mengerutkan keningnya beserta sikap perhatiannya pada shanum membuat jantung wanita itu tidak karuan


aihh kenapa pria ini sikapnya berlebihan sekali padaku? dan jantungku apa yang terjadi Padamu? apa jangan jangan aku mulai jatuh cinta, tidak tidak aku tidak boleh jatuh cinta padanya aku harus sadar diri. batin shanum


"Apa yang kau pikirkan? "


"Tidak Ada, aku hanya merasa kenapa Kita masih berada di sini padahal si penyewa resort telah kembali" jawab shanum


"Setelah sarapan kita akan kembali tapi sebelum itu kita harus bertemu seseorang"


"siapa? "


"Kerabat ku"


Dan suaran bel pintu resorts berbunyi

__ADS_1


"Biar aku saja yang membukanya" seruh shanum dan bergegas kearah pintu


shanum telah membuka pintu dan seorang wanita cantik terlihat berdiri dengan senyuman namun Matanya memancarkan kebahagiaan sekaligus kesedihan namun yang membuatnya semakin bingung saat wanita itu memeluknya dan menangis di pelukannya


"Anda baik baik saja Nona?"


"hiks Kak shanum aku sangat merindukan mu"


"apa kau mengenalku?" shanum merasa aneh namun wanita itu tidak menjawab ia terus menangis Di pelukan shanum


"Kak aku bahagia karna kak frisyam menemukan mu selama ini aku mencarimu" Raina sudah tidak bisa mengontrol dirinya ia bahkan lupa pesan frisyam yang mengatakan padanya bahwa ia harus mengontrol diri karna kondisi shanum bisa berbahaya jika tiba tiba mengingat masa lalu


"Mencariku?" shanum semakin tidak mengerti kepalanya sudah mulai terasa berat


"Raina kau sudah datang" ucap frisyam yang tiba tiba Datang


"Raina..? Raina?.. arhhh " shanum terus berfikir Sepertinya nama itu tidak Asing baginya, tiba tiba shanum mulai menjambak rambutnya ia mulai merasakan sakit


"Shan.... kak shanum" Serentak frisyam dan Raina mereka merasa panik


"Raina apa yang kamu katakan?"


"Maafkan aku kak frisyam "


Dengan cepat frisyam membawa shanum pergi di ikuti oleh Raina, ia membawa shanum kembali ke Villa pribadinya


"Bagaimana keadaannya dok? " Tanya frisyam setelah melihat dokter james yg telah selesai memeriksa shanum sedangkan Raina terus menangis


"Untungnya keadaan nona shanum tidak fatal namun Sepertinya ia memaksakan dirinya mengingat sesuatu" balas dokter james


"iya dok ini semua Karna diriku" Raina terus menangis


"Jangan menyalahkan dirimu Raina" seruh frisyam


"iya nona Raina, Nona shanum sudah baikan ia hanya perlu waktu untuk mengingat itu semua secara perlahan" terah dokter james kemudian


Mendengar ucapan dokter james Raina sudah merasa lebih baik kemudian Raina beralih ke frisyam


"Kak bisaka aku meminta sesuatu padamu"


"apa itu Raina?"


"Bisaka kakak menjaga kak shanum untuk kak hamson" Raina kembali menangis jika menyebut nama hamson


"Tanpa kau minta Raina"


"Terimakasih kak, sekarang aku lebih tenang" Kemudian Raina memberikan frisyam sepucuk kertas yang berisi tulisan hamson yang Raina dapatkan di buku agenda hamson, kemudian frisyam membuka dan membacanya


*JAGA DIA UNTUK KU frisyam jika kelak nanti aku tiada *


aku pasti akan menjaganya Hamson. batin frisyam iapun menitihkan air mata

__ADS_1


Kak hamson semoga kau bahagia di alam sana karna keinginan mu telah tercapai kak shanum telah bersama kak frisyam. batin Raina


Bersambung..


__ADS_2