Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Season2 Ungkapan Hati frisyam


__ADS_3

Shanum menggeliat, ia terbangun dari tidurnya karna tidak mendapati Gracia di sampingnya akhirnya ia berjalan keluar mencari keberadaan Gracia dengan rambut berantakan ciri khas orang baru bangun tidur ..



Frisyam tertegun melihat penampilan shanum yang seperti itu membuat jiwa lelakinya meronta


Shanum terus berjalan mencari Gracia namun tidak mendapati siapun di dalam penginapan ia hanya melihat frisyam yang telah selesai berolahraga pagi



Shanum juga terkesima melihat penampilan frisyam, shanum menelan ludahnya kasar


*Astaga aku bisa gila melihatnya seperti itu. * lirih shanum kemudian ia membalik badannya hendak kembali ke kamar namun frisyam menghentikan nya


"Kau butuh sesuatu?" tanya frisyam ia berjalan menghampiri shanum dan duduk di kursi samping pintu dekat shanum berdiri


"ah tidak aku hanya mencari Gracia" Balasnya tanpa menoleh


"Dia sedang pergi jalan jalan dengan zein" timpal frisyam


"oh ya!, hm aku permisi dulu" ucap shanum gugup


Astaga Kenapa aku gugup dan jantung ku berdegup kencang saat dekat dengannya. batin shanum


Saat shanum ingin beranjak frisyam sontak menarik tangannya hingga membuat shanum terjatuh di pangkuan frisyam


"aaaah" Shanum berteriak kaget


"apa yang kau lakukan?" shanum semakin gugup ia meronta namun frisyam menguatkan cengkramannya


"Kenapa kau menghindari ku?"


"A ku ti dak menghindari mu" Ucap shanum terbata bata


"Lepaskan aku frisyam jangan seperti ini " ucapnya lagi


"Biarkan seperti ini sebentar saja" pinta frisyam


"Tidak, kau tidak boleh seperti ini aku takut.." ucapannya kembali terpotong


"Apa yang kau takutkan? " Frisyam mengerutkan keningnya ia meletakkan dagunya di bahu shanum membuat shanum kaget


"kau bisa membuat ku jatuh cinta " Ucap shanum tiba tiba karena kaget


ia menggigit bibir bawahnya, pipinya sampai memerah karena kelepasan bicara


**** **** apa yang aku katakan, bodoh bodoh aku mempermalu kan diri ku sendiri. batin shanum

__ADS_1


"Justru itu yang aku inginkan, kau jatuh cinta pada ku seperti aku jatuh cinta pada mu" frisyam terkekeh melihat tingkah shanum


Dan jantung shanum semakin berdebar mendengar ucapan itu, beberapa hari ini ia terus menghindar agar ia tidak jatuh cinta pada frisyam namun nyatanya frisyam yang jatuh cinta terhadapnya, apalagi nafas frisyam yang begitu terasa di tengkuk lehernya, area cukup sensitif bagi seorang wanita


"Ja.. jangan mem..bual, kau tau betul di mana kau menemukan Ku, Di tempat kotor itu, aku tidak layak untuk mu" ucap shanum dengan meremas tangannya yang telah berkeringat dingin


"Aku tidak peduli semua itu dan jangan mengaggap rendah diri mu"


"Jangan keras kepala, kau seorang tuan muda kau akan mempermalukan dirimu sendiri jika mereka tau kau mencintai wanita yang pernah tinggal di tempat pelacuran maka reputasi mu akan hancur dan orang tua mu akan menanggung malu" Shanum kekeh akan pendiriannya


"Kau hanya perna tinggal di sana tapi tidak melakukan hal itu, aku tidak akan pernah merasa malu, dan orang tuaku juga tidak akan pernah merasa malu, mereka dengan senang hati menerima mu" timpal frisyam


justru mereka akan sangat bahagia terutama ayah shan .Batin frisyam


"Tapi aku sungguh tidak layak untuk mu, meskipun aku tidak melakukan hal itu mereka yang perna melihatku di tempat itu pasti beranggapan aku seorang wanita pelacur ... lepaskan aku, ku mohon" Rengek shanum


" kau bukan wanita pelacur, Jangan katakan itu lagi, kau sangat layak untuk ku dan aku tidak peduli anggapan orang " ucap frisyam


"aku tidak pantas" ucapnya dengan air mata yang hampir tumpah


"Aku mencintaimu kau juga pasti mencintai ku" ungkapan hati frisyam


"Tidak" jawabnya pelan


"Angkat kepala mu dan tatap mata ku shan" terah frisyam


Akhirnya Ego shanum kalah dengan perasaannya ia tidak sanggup menahan tatapan mata frisyam yang menghunus jantungnya


Frisyam menyerongkan tubuh shanum dan meraih dagu shanum ia menautkan bibirnya sesaat kemudian memeluknya dengan erat


"Mari menikah lagi" Ucap frisyam tanpa sadar karna terlalu bahagia


Shanum membulatkan matanya tidak menyangka frisyam secepat ini mengajak nya menikah tapi sepersekian ia bingung dengan kata lagi..


"Lagi? "


"Ahh maksudku, aku tidak sabar lagi ingin cepat menikah dengan mu" ucap frisyam gamblang


"Tidak!" Ucap shanum dengan kaget


"Kenapa, kau tidak ingin menikah dengan ku? " frisyam dengan nakal bermain di cerut leher shanum hingga membuat nya bergerindik


"Bukan begitu maksudku ....ahh Jangan seperti itu" ucapan shanum tidak fokus karna tingkat frisyam yang semakin liar bermain di tengkuk lehernya


"Kau membuat ku kesal" Frisyam tidak mempedulikan ucapan shanum


"Bukannya aku tidak ingin menikah tapi kenapa kau terlalu cepat memutuskannya?, Kau bahkan

__ADS_1


belum mengenal ku dengan baik, lebih baik kita jalani saja hubungan ini dulu dan kita sama sama memantapkan hati kita" terah shanum


"Aku telah memantapkan hati ku, Dan ucapan ku ini sungguh sungguh " balas frisyam


"Tapi aku masih Ragu " Bimbang shanum


"Kau meragukan cinta ku? "


"Tidak aku hanya takut orang tuamu tidak menerima ku"


"Sudah ku katakan mereka pasti setuju "


" Sebelum aku mendengar langsung dari mereka barulah aku akan menikah dengan mu" Shanum masih sedikit canggung


"Baiklah sayang Setelah kembali dari sini kita akan menemui orang tua ku"


"Sayang? "shanum membulatkan matanya


"Iya,,, mulai sekarang aku akan Memanggil mu sayang"


"Terserah padamu tapi lepaskan aku nanti ada yang melihat Kita "


"Biarkan mereka melihat kita seperti ini "


"astaga kenapa kau keras kepala sekali"


"kau tau dalam tradisi keluarga ku, pria yang bersunggu sunggu mencintai seseorang mereka langsung mengajak mereka menikah, itulah kenapa aku langsung mengajak mu menikah karna aku serius akan dirimu, ingin memilikimu seutuhnya dan kau juga harus Tau bahwa laki laki normal tidak akan bertahan melajang, apalagi Saat satu atap dengan seorang wanita Tanpa ikatan, membuat pria itu menderita karna menahan sesuatu apalagi wanita itu seperti mu, melihat penampilan mu seperti ini kau membuat sesuatu milikku terbangun"


Awal ucapan frisyam membuat shanum terkesimah namun di akhir ucapan frisyam membuatnya tergelak


"Tuan ini sarapan.. nya" Zein tiba tiba menghentikan langkahnya saat melihat pemandangan di depannya


o'oo. zein tersenyum kikuk


"Lepaskan syam, ada zein" Shanum gelisah


"Biarkan saja zein melihatnya dia harus terbiasa Karna dia akan melihat hal seperti ini setiap hari" ucap frisyam dengan santai justru ia ingin memperlihatkan pada zein bahwa shanum sekarang miliknya


Shanum menggigit bibir bawanya.. setiap hari? Dengan kesal ia menginjak Kaki frisyam karna merasa malu pada zein


"auhh sayang kenapa kau menginjakku" frisyam meringis, terpaksa ia melepaskan pelukannya pada shanum dan memegang kakinya yang kesakitan


Tanpa menjawab shanum bergegas meninggalkan frisyam dan zein dengan wajah memerah, ia tersipu malu.


Bersambung...


komentar positive dong 😅

__ADS_1


__ADS_2