Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Season2 Terkurung Di Villa terapung


__ADS_3

Keesokan Harinya, wanita itu terbangung, dia terlihat heran beberapa kali ia mengerjapkan matanya menyesuaikan penglihatannya


"Astaga Di mana aku?" Wanita itu berfikir namun ia tidak mengingat apapun selain waktu dirinya kabur dari apartment frisyam


Kemudian ia menggeliat dari tempat tidur dan memperhatikan kamar itu dengan seksama


"Ini bukan apartment pria itu! apa yang terjadi padaku? kenapa aku tidak mengingatnya sama sekali" wanita itu menjambak rambutnya sendiri


"Shitt aku harus kabur dari sini" kemudian secepat kilat wanita itu keluar dari kamar dan menuju pintu keluar rumah tersebut


"akhhhhhh" wanita itu berteriak histeris kala melihat pandangan di depan matanya sebuah lautan yang luas mengelilingi rumah tersebut fikirnya


Teriakannya membuat Gra dan zein kembali terperanjak kaget dan mencari sumber suara


"Sihtt wanita itu benar benar tidak membiarkan Kita tertidur" ucap zein saat berpapasan dengan Gra


"Sepertinya wanita itu berada di teras, siapkan senjata zein" terah gra, secepatnya mereka berlari ke teras depan


"Apa yang terjadi?" Gra dan zein menodongkan senjata api, mereka bertindak waspada


"si.. si..apa kalian?" ucap wanita itu gugup


"ku pikir ada apa? bisaka kau tidak berteriak!!" gra menggerutu saat melihat situasi aman aman saja ia menurunkan senjatanya begitu pun dengan zein


"Di mana ini? " wanita itu kembali bertanya


"Villa terapung" ucap Gra singkat


villa bagaimana aku bisa berada di tempat ini?. batin wanita itu


Mendengar ucapan Gra Wanita itu memperhatikan penampilan gra dari ujung kepala hingga ujung kaki


"hey kau seorang wanita?" ucap wanita itu


Gra tersentak kaget mendengar ucapan wanita tersebut


"hhh dia itu seorang laki-laki jadi jadian nona" zein terbahak


"Shitt aku benar benar akan merobek mulutmu zein" Gra merasa geram seketika tawa zein lenyap


"Jaga bicara mu nona dia bisa merobek mulutmu" seakan zein melempar ucapan Gra ke wanita itu


"Dia adalah GRANAT seorang bodyguard pribadi nyonya besar" terah zein kemudian


"Granat? hhh kau seperti Bom militer saja apakah tidak ada nama lain? " bukannya takut wanita itu malah tertawa


Granat yang sering disebut Sebagai Gra sudah mulai emosi namun ia tahan karena mengingat pesan frisyam


"Urus dia zein aku akan memasak makanan" ucap Gra tanpa menggubris ucapan wanita itu

__ADS_1


"Hey kau benar seorang wanita! bahkan kau pandai memasak" tera wanita itu


"apa kau tidak pernah melihat sosok seorang chef laki laki!" jawab Gra kemudian melangkah pergi


Benar juga banyak chef seorang laki-laki,, tapi firasat ku tidak mungkin salah. batin wanita itu


"Kenapa nona mengira dia seorang perempuan?" tanya zein


"Karena Wajahnya terlihat cantik, apa kau tidak memperhatikan wajahnya!" jawab wanita itu


"Whhhh iya dia memang terlihat seperti wanita tapi jangan salah dia sangat kuat dan pandai belah diri, Dan dia paling tidak suka di sebut wanita, dia akan marah"


"ahh sudalah lupakan tentang dia, aku mau bertanya kenapa aku bisa ada di tempat ini? "


"Tuan yang membawa mu kemari" ucap zein enteng


"Tuan? siapa tuan mu?"


"Tuan muda frisyam!" seru zein


"shitt pria itu bagaimana dia bisa menemukan ku? lalu di mana tuan mu itu? " tanya wanita itu namun zein hanya mengendipkan bahunya


Wanita itu kembali memasuki villa tersebut dan berteriak teriak mencari keberadaan frisyam


"Hey..pria mesum, brensek keluar kau kenapa kau membawa ku ke tempat ini..."


"jaga bicara mu nona tuan bisa membunuhmu jika ia berada di sini" terah zein


Berani sekali wanita ini bicara seperti itu pada tuan frisyam apa dia sudah bosan hidup . batin zein


Sedangkan Gra yang mendengar itu mengerutkan keningnya awalnya ia berfikir wanita itu adalah kekasih frisyam tapi setelah mendengar ucapan wanita itu seperti nya ia bukan siapa siapa frisyam


Kenapa frisyam membawa wanita bar bar dan tidak sopan itu ke tempat ini ? Gra terus berfikir


"hey di mana tuanmu? "Gra kaget ketika wanita itu telah berada di sampingnya dan memberikan pertanyaan padanya


"Aku tidak tau" jawab Gra dingin


Wanita itu mendengus dan meninggalkan Gra kembali ke ruangan depan


"Hey kau.... " ucap wanita itu sambil menunjuk zein ia bingung harus memanggil pria itu apa


"Zein" jawab zein seolah iya tau isi fikiran wanita itu


"Ow jadi nama mu zein,,Hubungi tuan mu sekarang atau aku akan membuat keributan dan membuat villa nya seperti kapal pecah" terah wanita itu pada zein kemudian ia duduk di sofa sambil menyilangkan pahanya


"No signal" jawab zein singkat


"ckck kau jangan membohongi ku, kau bahkan belum melihat ponsel mu"

__ADS_1


"aku tidak berbohong nona"


cihh kau pikir aku bodoh dan percaya begitu saja, sepertinya kau perlu sedikit sandiwara ku.


"Tuan benarkah tidak ada jaringan.." wanita itu melembut ia bangun dari duduknya berjalan menghampiri zein memainkan jari jarinya di dada bidak zein


membuat si empunya merinding seketika junior zein mengeras


"Apa yang kau lakukan nona?" zein gelagapan


"Ahh tidak zein aku hanya melihat keindahan ciptaan tuhan,, tubuhmu begitu macho" terah wanita itu membuat zein semakin salah tingkah tanpa zein sadari ia telah kehilangan sesuatu yang berharga


"Oh baiklah zein, aku harus ke kamarku dulu sepertinya tubuh ku sangat gerah, aku ingin menyegarkan tubuhku dulu" ucap wanita itu kemudian meninggal kan zein


zein bernafas lega..


Hufff apa yang kau fikirkan zein tuan bisa


membunuh mu ,,,dan kau Junior apa yang kau lakukan? apa kau ingin tuan memotongmu


zein bergerindik ngeri membayangkan ucapannya sendiri


Di dalam kamar


"Sial pria itu mengurungku di Villa terapungnya ini"


ucap wanita itu saat telah berada di dalam Kamar, seketika ia tersenyum sarkas melihat sebuah benda di tangannya


"cihh pria bodoh aku mengambil handponnya tapi ia tidak menyadarinya " ucap wanita itu lagi kemudian membuka handpone tersebut


"Yes, dia tidak memberi kunci pengaman sepertinya Hari ini hari keberuntungan ku" kemudian wanita itu membuka log panggilan terakhir dan terpampang nama tuan muda frisyam


wanita itu mengetik pesan kepada nomor frisyam menggunakan handpone zein


("Tuan cepatlah datang kemari wanita itu mengamuk" ) setelah mengetik pesan tersebut iya kemudian menekan tombol send


"Yes" setelah menunggu beberapa menit namun tidak Ada pesan balasan, akhirnya ia kembali mengirim pesan


("Tuan Ku mohon pulang lah,, wanita itu mengancam ingin meloncat ke laut kalau tuan tidak datang" )


Namun masih tidak Ada balasan


"Shitt kenapa pria itu tidak membalasnya?"


Wanita itu sudah geram, kenapa pria itu tidak membalasnya padahal ia telah membaca pesan tersebut karna telah terterah ceklis dua warna biru,,, akhirnya kini ia kembali berfikir


apa yang harus aku katakan supaya Laki laki itu mau membalasnya? Hah.. tersirat sebuah ide gila di fikirannya kemudian ia kembali mengetik pesan di handpone zein


"Kali ini kau pasti membalasnya" batin wanita itu tersenyum puas

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2