Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Berdiskusi


__ADS_3

"Baiklah semua sudah jelas jadi apa keputusan mu shanum? " Tanya avinson lagi


"Kau harus memilihku shanum kita saling mencintai" potong Hendra


"aku juga sangat mencintai nya tuan hendra" serentak frisyam dan hamson


"Kau harus memilih orang yang sangat mencintai mu shanum dan yang tidak perna menyakiti mu" terah maemuna


Mendengar ucapan maemuna frisyam menjadi gelisah karna selama ini ia selalu menyakiti shanum , jack yang melihat itu akhirnya membuka suara


"itu tidak fer maemuna, masa lalu tidak menjaming masa sekarang"


"Apa maksudmu jeck?" Tanya maemuna


"Aku tau jalan pikiran mu muna, kau berkata begitu agar shanum memilih Hendra bukan" balas jeck


maemuna tertegun " kenapa tidak jack mereka salin mencintai dulu" ucapnya kemudian


Sonya hanya terdiam namun ia nampak cemas juga mendengar ucapan maemuna


"Iya itu tidak adil, pikiranmu sangat dangkal" avinson menimpali


"Hey itu demi kebaikan sahabat ku"


"Lebih baik kau diam saja muna, itu terlalu instan " ucap aksan


maemuna mendengus kesal tidak ada yang memihaknya


"Semuanya tergantung pada shanum" ucap avinson


"Aku Butuh waktu untuk memikirkannya" Ucap shanum


"Itu bukan solusi Shanum, kau akan memikirkan apa? memikirkan siapa yang akan kau pilih, Berdasarkan perjalanan mu dengan mereka di satu tahun yang lalu? " ucap jack

__ADS_1


"Apa maksudmu jack kami tidak mengerti"


"Maksudku iyalah shanum tidak boleh memili berdasarkan masa lalu, karna itu hanya menguntungkan satu orang"


shanum mencerna ucapan jack untuk apa ia berfikir ujung ujungnya akan sama saja, kali ini bukan fikiran yang akan bekerja tapi tindakan


"Kau benar jeck, aku sangat suka pola fikir mu" terah avinson


"Jadi bagaimana solusih yang baik untuk masalah ini" tanya Aksan


"Shanum harus memberih kesempatan pada mereka bertiga untuk membuktikan siapa cinta yang paling besar, barulah shanum boleh memili salah satu dari mereka" Terah jack


"Ide yang bagus tuan jack, jadi bagaimana menurutmu shanum" Tanya avinson kemudian


"Tapi dengan cara bagaimana?" tanya shanum


"Dengan kencan" avison menimpali


"What" Serentak shanum maemuna dan sonya


"Iya kalian akan melakukan kencang bergiliran bagaimana kalian setuju? "


"Baiklah kami setuju"


"Tunggu" ucap shanum


"Kenapa nona shanum?" Tanya avinson


"Dengan satu syarat siapa pun yang akan aku pilih nanti kalian tidak boleh marah apalagi berkelahi dan jangan merasa sakit hati" ucap shanum


"Oke deal" serentak mereka bertiga


"tapi Aku yang pertama karena aku suami pertama"

__ADS_1


"Tidak tuan Hendra, kartu ini yang akan menentukan" ucap avinson sambil menunjukkan kartu Remi"


Hendra menghembuskan nafasnya kasar


"Baiklah" ucapnya kemudian


"Kalian bertiga harus memilih masing masing satu kartu dan angkah yang paling tinggi ia akan menjadi yang pertama dan begitupun sebaliknya yang paling rendah akan menjadi yang terakhir..


Akhirnya ke tiga pria tampan tersebut masing masing mengambil satu kartu dan dengan hitungan ke tiga mereka membuka kartu masing masing..


"Sepertinya ke beruntungan berpihak padaku" ucap Hendra kegirangan


"Baiklah jadi sudah jelas, bahwa Hendra yang pertama karna kartunya lebih tinggi dan hamson yang kedua beserta anda tuan frisyam yang terahkir". ucap avinson


Hamson nampak kecewa namun itulah permainan tidak semuanya akan menang namun ia bertekad akan menjadi pemenang utama yang akan mendapatkan shanum..


Sedangkan frisyam merasa senang bukan karena ia yang terakhir tapi karna ia masih mendapatkan kesempatan dari shanum..


----*------


"Lo kenapa si num menuruti permainan mereka,? lo tuh seharusnya langsung milih Hendra aja, supaya lo nggak di ganggu lagi sama hamson dan frisyam, frisyam tuh udah nyakitin ello dan sekarang lo kasih dia kesempatan, bener bener gue nggak paham sama lo"


Cerocos maemuna saat tiba di kamar Apertemen shanum


"Gue nggak bisa memutuskan sepihak muna, apa yang di katakan jack benar dan Gue jg harus memastikan sesuatu sebelum mengambil keputusan, gue nggak mau banyak hati yang terluka karna keegoisan gue"


"Apa maksud lo num banyak hati yang terluka? "


"Nanti jga lo akan tau muna"


"Baiklah terserah padamu num tapi persiapkan dirimu menghadapi tiga pria itu, beberapa hari ini kau akan menjadi ratu, besok lusah adalah kesempatan bagi hendra, ia akan menjemput mu besok" terah maemuna menghilang di balik pintu kamar mandi..


"Aku telah siap, sampai kapan aku harus lari dari kenyataan, pada dasarnya aku memang harus memilih" gumamnya pada diri sendiri

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2