
Tiga kali berturut turut berkencan akhirnya selesai juga shanum begitu lelah ia hendak menghubungi Aksan untuk meminta cuti satu hari lagi tiba tiba handpone nya telah berdering
dertt....dertt..
Pucuk di cinta ulam tiba lirihnya saat melihat siapa yang telah menghubungi dengan secepat kilat ia mengangkatnya
("Hallo tuan aksan" )
"(Cepat ke kantor sekarang kita ada pertemuan mendadak dengan pihak agency dari swiss")
("kenapa tiba tiba?") shanum merasa mendengus kesal
("Mereka bilang ingin mempercepat Pemotretan sampul majalah mereka")
("tapi... ")
("Tidak usa banyak bertanya datang saja kemari secepatnya")
tut ...tut... aksan mengakhiri Panggilannya sepihak
"Haaaaa"... shanun menghembuskan nafasnya kasar ia berfikir kenapa agency itu tidak profesional sekali ia merasa menyesal telah menandatangani kontrak dengan agency itu, mereka bertindak sesuka hati mereka menunda pemotretan satu bulan yang lalu tanpa
konfirmasi terlebih dahulu sekarang ia malah melakukan pertemuan mendadak
ya..satu bulan yang lalu ia mendapatkan tawaran dari agency di Swiss agency itu ingin shanum melakukan pemotretan dengan model utamanya, ia ingin membuat sebuah sampul majalah dua model yang buming satu tahun ini..
Shanum telah sampai di kantornya ia mengerutkan dahinya melihat aksan mondar mandir dengan sangat gelisah seperti setrika panas saja yang mengeluarkan banyak asap batinnya..
Seketika aksan melihat shanum berjalan ke arahnya secepat kilat aksan menghampirinya, shanum tersentak tiba tiba aksan menarik nya..
"Hey bos aku bisa terjatuh, kita mau kemana? " lirihnya
"Kenapa kau lama sekali?,, kita akan bertemu mereka di restoran xx"
"Apa apaan kau ini, aku bukan mesin yang bisa secepat kilat"
shanum mendengus akan ucapan aksan..
#Restoran xx#
Shanum dan aksan berjalan memasuki restoran tapi tiba tiba kening shanum mengkerut iya menghentikan langkahnya..
ia melihat frisyam dan jack dengan seorang wanita yang sedang bergelayut manja di bahu frisyam, saat ia ingin menghampiri mereka tiba tiba aksan datang menariknya kembali, akhirnya ia mengurungka niatnya..
Siapa wanita itu apa hubungannya dengan mas frisyam batin shanum, sayangnya ia tidak melihat wajah wanita itu
shanum dan aksan telah sampai dia melihat sang pemilik agency swiss sudah berada di sana tapi ia tidak melihat modelnya shanum bingung apakah dia hanya datang sendiri saja?
"Maaf kami terlambat tuan" ucap aksan
"tidak apa apa tuan aksan, silahkan duduk"
"Apa tuan hanya datang sendiri saja? " tanya aksan kembali
"Tentu saja tidak tuan aksan aku datang bersama modelku tapi dia sedang ke toilet"
__ADS_1
"oh" ucap aksan dan shanum sambil mangut manggut"
Sedangkan di sisi lain ruangan restoran
"Berapa kali harus ku katakan berhenti bergelayut di bahu ku aku tidak menyukai nya jangan membuat batas kesabaran ku habis" Bentak frisyam pada wanita itu
"tidak frisyam aku sangat mencintai mu" ucap wanita itu
"Kau memang tidak tau malu nindia, lepaskan atau aku akan menyakiti mu"
"kau benar benar marah padaku sayang hey maktu itu aku cuma main main saja" ucap nindia ingin meraih wajah frisyam tapi tangannya di tepis oleh frisyam
Frisyam sudah tidak bisa mengontrol emosi nya akhirnya ia memutuskan melenggang pergi dari tempat itu tanpa memandang nindia sedikit pun
Nindia mendengus kesal melihat perlakuan frisyam akhirnya iapun kembali ke mejanya ..
"Kenapa kau lama sekali?" tanya pemilik agency dari swiss
"tadi lagi antri" ucap model tersebut sinis
"duduklah perkenalkan ini tuan aksan dan nona shanum modelnya"
model wanita itu menatap shanum dari atas sampai bawa kemudian tersenyum sinis
"Nindia" ucapnya kemudian
"senang bertemu dengan mu nona nindia" balas shanum
"cihh apa hebatnya dia penampilan nya biasa saja" nindia membatin
pertemuan akhirnya selesai juga nindia dan agencynya sudah pamit Pergi
"lihatlah mereka yang mengajak bertemu mereka yang pergi duluan benar benar model dan bosnya sama saja" shanum mencibir sedangkan aksan hanya mangguk mangguk
Saat mereka juga ingin pergi dari tempat itu tiba tiba handpone shanum kembali berdering, dengan senyum mengembang ia mengangkat telponnya
("Hallo muna..?")
("Kamu di mana?, aku dari apartemen mu?")
"Aku di restoran xx tapi aku sudah mau kembali")
("tunggu aku di sana aku Segera menuju ke situ")
("Baiklah Tapi jangan terlalu lama")
akhirnya shanum menunggu muna dan tuan aksan tentu saja ikut menunggu ia merasa rindu dengan teman bertengkarnya itu
"Sambil menunggu lebih baik kita pesan makanan saja aku sangat lapar" ucap aksan
"Iya tuan Aksan aku juga merasa lapar,, tuan tadi benar benar pelit masa dia hanya memesan minuman dan cemilan saja"
shanum kembali mencibir
"hahaha kau benar shanum"
__ADS_1
Keduanya tertawa bersama
Beberapa menit kemudian akhirnya maemuna telah sampai
"Shanum... " teriaknya dengan suara cemprengnya
Aksan dan shanum menutup telingah mereka iya tidak menjawab ucapan maemuna alhasil wanita itu mendengus kesal
"Sudah duduklah" ucap shanum
"kau dari mana saja muna? " tanya aksan
"ceritanya panjang bos... kalian tau sekarang aku banyak uang dan tidak lama lagi aku akan menjadi kaya raya jadi kalian pesan lah sesuka hati kalian aku akan mentraktir kalian" ucap maemuna sombong
"Benarkah? memangnya kau kerja apa?" tanya aksan penasaran
"hah kau jangan ngibul, kau itu baru tiga hari tinggal di apartemen jack mana mungkin kau bisa menjadi banyak uang kecuali kalau lo jual diri sama jack" ucap shanum dengan gamblang
"Sialan lo num gue bukan wanita seperti itu"
jawab maemuna dengan kesal
sedangkan Aksan yang mendengar ucapan shanum ia melotot sempurna sambil menggeleng kepala
"Gue cungkil juga mata lo aksan jangan tatap gue seperti itu" ucap maemuna
"Hey gue ini bos berani sekali kamu bicara begitu"
"hehe mantan bos" jawab maemuna dengan menggaruk tengkuk nya
"Emangnya kamu kerja apa sama cowok itu kalau bukan menjual diri? " tanya aksan kembali
"hehe asisten " maemuna cengengesan
"asisten apa?" Aksan menghakimi
maemuna sudah bosan dengan pertanyaan aksan akhirnya ia menjawab jujur
"Asisten rumah tangga" jawabnya dengan lesuh
"whahaha" aksan terbahak
"Memangnya berapa gaji asisten rumah tangga paling paling 1 sampa 3 juta paling tinggi, kamu tidak usa halu' muna " ucapa aksan kemudian
"10 juta" jawab maemuna
"What? " serentak aksan dan shanum
"jack benar benar depresi ?" ucap shanum sambil menggeleng
melihat reaksi kedua orang itu maemuna tersenyum puas sedangkan aksan berdecak kagum pada jack
"pria yang benar benar kaya" gumamnya
Bersambung
__ADS_1
Mohon maaf jika masih banyak typo nya,,jangan lupa like 🙏🙏