
"saya saksinya pak" ucap wanita itu kemudian berjalan mendekati dekan
"Apa kau yakin amairah? kau taukan bagaimana hukumannya menjadi seorang saksi jika berbohong" ucap dekan..
"Iya pak saya benar benar yakin" jawab amaira
"Baiklah kita bicarakan ini di ruangan rekto saja mari kalian ikut denganku " ucap dekan kemudian melenggang pergi..
"Tidak akan ku biarkan rencaku gagal shanum aku akan berjuang mati matian asalkan kau menderita"batin amaira
*-----*
-Kantor Rektora-
kini semuanya sudah di kantor rektor, dekan pun menceritakan permasalahannya pada rektor..
"Apa yang kau lihat sehingga kau mengaku sebagai seorang saksi amaira? " tanya rektor..
"kebetulan tadi saya lewat di samping gudang sebenarnya saya juga melihat pak hamson dan shanum melakukan hal tersebut tapi saya tidak berani mencampuri urusan mereka saya berusaha mengacuhkannya karna saya merasa takut" terah amaira berbohong..
"Bohong pak" serentak shanum dan hamson..
"Itu benar pak bahkan saya juga tau bahwa pak hamson menyukai shanum" ucap amairah menambah masalah..
"Benar itu tuan hamson" tanya rektor..
"Itu tidak ada hubungannya pak rektor" jawab hamson
"jelas itu ada hubungannya jawab saja tuan hamson benar apa tidak"tanya rektor lagi
"Benar" ucap hamson singkat
"saya tidak menyangka tuan hamson kau berbuat hal yg tidak bermoral seperti itu di kampus ini" ucap rektor marah
"Saya memang menyukainya tuan tapi bukan berarti saya akan melakukan hal sekotor itu" bela hamson
__ADS_1
"cukup tuan hamson buktinya sudah cukup memberatkanmu"ucap rektor
"Hanya ada dua cara menyelesaikan masalah ini agar kampus kita tidak tercemar yang pertama shanum akan di keluarkan dari kampus ini dan kau tuan hamson jg akan di keluarkan beserta title mu sebagai dosen akan di cabut paksa kalian juga akan melalui proses hukum,dan pilihan yang kedua kalian harus menikah" terah rektor
"deg"hamson dan shanum terkejut sungguh pilihan yang sulit baginya mungkin memilih pilihan pertama lebih baik untuk shanum namun iya merasa bersalah pada hamson jika ia memilih pilihan pertama itu namun pilihan ke dua juga tidak mungkin bagi shanum.
"Tidak adakah pilihan lain tuan, pilihan pertama sangat tidak mungkin bagiku" ucap hamson
"aku memang mencintaimu tapi bukan berarti aku akan menikahimu dalam keadaan seperti ini"
"kalau begitu pilihan ke dua saja tuan hamson" ucap rektor
"Tidak pak itu tidak mungkin" potong shanum..
"Kenapa shanum bukanka kalian saling menginginkan " tanya dekan
"aku tidak bisa pak aku sudah bersuami" jawab shanum gelagapan
Deg..semua orang di ruangan kaget..
"kenapa kau berbohong Amaira kau kan tau segalanya"ucap shanum sambil menitihkan air mata..
"Sudah semuanya, pak dekan tolong panggilkan penghulu aku akan menikahkan mereka berdua sekarang juga aku tidak ingin mereka membohongiku" terah pak rektor..
deg... shanum nampak cemas sedangkan hamson tidak bisa berbicara lagi posisinya saat ini sedang tersangka..
"maafkan aku tidak bisa berbuat banyak tak ku sangka kau akan berbohong seperti itu demi tidak ingin menikah denganku shanum" batin hamson
sedangkan di tempat lain frisyam yang mendapat kabar buruk itu ia tidak membuang waktu lagi ia langsung melakukan penerbangan ke indonesia sesampai di indonesia iya menyuruh jeck mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi iya nampa risau..
"Bagaimana kau tau semua itu jack" tanya frisyam di atas mobil..
"aku menempakkan mata mata untuk mengawasi orang suruhan tuan,, maafkan saya tuan yang sudah lancang" jawab jack
"terimah kasih jeck, semoga kita tidak terlambat aku akan menghabisi orang itu yang berani melecehkan istriku" ucap frisyam dengan amarah sambil mengepalkan tangannya..
__ADS_1
*flassback*
jack yang berdiri di depan pintu kamar frisyam mendapat kabar dari mata matanya bahwa shanum di jebak dan berusaha di lecehkan oleh orang suruhan frisyam jack hanya mendapatkan kabar sebagian karna mata mata jeck tidak bisa lagi mengetahui apa yang terjadi di ruang rektor, jack langsung masuk kekamar frisyam dan memberi tahukan pada tuannya itu alhasil mereka langgsung terbang ke indonesia...
*flashback off*
*Kembali ke ruangan rektora*
penghulu sudah datang, shanum yang terus memohon dan menangis agar pernikahan ini tidak di lakukan namun rektor tidak mendengarkannya, hamson pun yang tidak ingin melakukan ijab khobul itu terpaksa melakukannya karna rektor mengancam akan memanggil polisi,,alhasil pernikahan pun terjadi shanum kini resmi menjadi istri Hamson...
"Maafkan aku" ucap hamson di telingah shanum, shanum hanya menangis dengan nafas yang tersengal sengal..
"tenangkan dirimu aku akan mengambilkan mu minum dulu" ucap hamson sambil melangkah pergi..
sedangkan frisyam dan jack telah sampai di kampus frisyam nampak melangkah dengan tergesah gesah menuju ruangan rektora , ruangan yang di beri tahu oleh mata mata jack, dan 'Brakk'... frisyam menendang pintu kantor, membuat semua orang yang berada di dalam ruangan kaget melihat seorang frisyam chaident yang tiba tiba datang ke kampus mereka dengan cara seperti itu,,,
frisyam memasuki ruangan tanpa memperdulikan semua orang iya langsung bergegas menghampiri shanum dan memeluknya erat..
" Maafkan aku sayang, kau tidak apa apa bukan?" tanya frisyam
Deg.. shanum yang mendengar itu tidak menyangka dia fikir frisyam akan marah besar kepadanya tapi tidak frisyam justru menghawatirkannya, Shanum tambah menangis histeris dan semua orang di ruangan itu lagi lagi tertegun mengapa tuan muda frisyam malah memeluk shanum, ruanga rektor seketika sunyi tidak ada satu orang pun yang bersuara tiba tiba suara seorang memecahkan keheningan..
"Lepaskan pelukanmu dari istriku"
deg....frisyam kaget dan memalingkan wajahnya pada sumber suara..
Deg.. lagi lagi mereka terkejut saat frisyam dan hamson saling bersitatap...
Bersambung....
*****
Lanjut neks episode.. 😁😅
Tegang... tegang... tambah tegang 🤞
__ADS_1
jangan lupa like like and vote 🙏🙏