Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
SEASON2...KAGET


__ADS_3

Para petinggi berdiri karna kaget mendengar suara pintu di tendang dan seorang pria bertubuh tegap dan sangat gagah memasuki ruangan dan langsung menarik kerah baju brayend


kecuali frisyam dan maxi mereka tetap duduk dengan santai sambil menyesap wine mereka, mexi nampak memperhatikan pria yang baru datang itu sedangkan frisyam memperhatikan maxi karna di antara yang lain maxi lah yang tidak banyak bicara hanya satu kali ia mengeluarkan kata dan itu adalah namanya fikir frisyam.


"Jaga bicara mu tuan!!" ucap pria tersebut


"Berhenti joex lepaskan dia" titah frisyam


"Tapi tuan, pria ini menghinamu"


joex yang tengah menunggu frisyam di luar pintu mendengar ucapan brayend sontak membuatnya emosi iya paling tidak suka tuannya di hina


Brayend tidak bergeming Mendapat tatapan tajam dari joex, ia malah tersenyum manis pada joex


"kau pikir adikku akan takut joex kau salah dia malah menyukainnya" terah jioz


"cihh menjijikkan" joex menghempaskan tangan nya dari kerah baju brayend


"untung kau tampan dan aku menyukai postur tubuhmu kalau tidak aku akan membunuhmu karna menarik kerah bajuku" terah brayend sambil mengerlipkan satu matanya


Semuanya tertawa melihat ekspresi joex yang merasa jiji' karna hanya frisyam dan joex yang tidak Tau bahwa brayend adalah gey


"cihh rupanya kau seorang gey" timpal frisyam


"Enta kenapa dia menyukai sesama jenis, sudah banyak cara pengobatan yang ku lakukan untuknya namun ia belum sembuh" terah jioz


"Iya aku seorang gey setidaknya itu lebih baik karna aku mengakuinya dari pada dirimu frisyam yang menyembunyikannya" seru brayend


sontak membuat semua kaget " apa maksudmu brayend, apa tuan frisyam juga gey?" tanya Maxi dan ini baru kedua kalinya ia bicara


"jangan bicara sembarangan aku akan menghancurkan mulutmu" terah joex


"berapa kali harus Ku katakan brayend kalau kau tidak Tau apa apa Jangan bicara asal" jioz mulai naik pitam


"Kenapa kak bukan ka itu benar, kau adalah sahabatnya kau tau segalanya, berapa banyak wanita yang menghampirinya bahkan menyerahkan tubuh mereka padanya dan kau Tau apa yang ia lakukan frisyam menolak mereka mentah mentah,, apa artinya itu kalau bukan gey dia tidak menyukai wanita sama seperti diriku" terah briyand


Frisyam mengepalkan tangannya ia sudah merasa emosi mendengar ucapan brayend namun ia masih menahannya dan masih bersikap tenang karna jioz alasannya ia tidak ingin jioz merasa malu apalagi di depan banyak petinggi asing sedangkan Maxi mengerutkan alisnya melihat sikap tenang frisyam


"Jangan samakan diriku dan dirimu brayend" ucap frisyam kemudian


"Kalau begitu apa alasan mu tuan frisyam membantah ucapan brayend?" Tanya gland


"Kalian tau aku dari keluarga kalangan baik baik dan alasan Ku hanya satu aku tidak ingin menyakiti hati wanita" terah frisyam

__ADS_1


"alasan yang logis" arber menimpali


"ya tuan frisyam memang bukan gey kau sendiri yang bilang brayend bahwa dia menyembunyikan sebuah wanita yang ia selamatkan dulu bukan" seru gland


"tapi joex mengelaknya bukan bahwa tuannya tidak menjadikan wanita itu sebagai pemuas nafsu dengan tindakan joex" Maxi menimpali


"iya benar jadi hanya anda tuan frisyam yang bisa menjawab pertanyaan kami" terah arber


"Semua itu tidak benar kalian jangan ter pancing omongan brayend" potong jioz


"sepertinya kau sangat tahu betul sahabatmu itu tuan jioz" ucap Maxi


"iya saya sangat Tau siapa Dia dan bagaimana kehidupannya" terah jioz


"Tapi sayangnya kami tidak mempercayai mu tuan jioz sebelum tuan frisyam membuktikannya" terah maxi


sepertinya maxi sangat ingin mengetahui tentang frisyam kekurangan dan keburukannya karna dari tadi ia tidak banyak bicara setelah


brayend menyudutkan frisyam sekarang ia banyak bicara..


"untuk apa Membuktikannya itu semua tidak penting buat kalian? " joex mulai angkat bicara karna ia sudah merasa muak di tatap oleh brayend


"Itu penting tuan joex supaya kami Berhenti berfikif buruk pada tuan frisyam" terah maxi


"bagaimana cara Membuktikannya tuan mexi" tanya frisyam dengan santai


mexi tidak percaya bahwa frisyam begitu santai menghadapi situasi


"Brayend telah menyiapkan ku hadiah bagimana jika aku memberikannya padamu, anggaplah aku membantu mu tuan frisyam kau bisa menikmati hadiah itu dan kami semua akan percaya kalau kau bukan gey" tera mexi


"ide bagus tuan mexi dan kau tidak akan menyakiti hatinya tuan frisyam karena dia hanyalah wanita pemuas nafsuh di Club ini" ucap arber


Brayend tersenyum licik ia tau frisyam pasti akan menolaknya, dan rencananya mempermalukan frisyam akan sukses


"Tapi wanita itu untuk mu dan frisyam tidak menyukai **** bebas tuan maxi" potong jioz


"tenang kak wanita itu masih virgin" aksan menimpali


"tapi... " ucapan jioz terpotong oleh ucapan gland..


"kenapa kau yang terlihat cemas tuan jioz? "


"sudalah jioz...Baiklah tuan maxi aku menerimanya sepertinya malam ini aku akan bersenang senang" ucap frisyam kemudian

__ADS_1


lagi pula setelah ini aku dan wanita itu tidak akan bertemu lagi .batin frisyam


Brayend tercekal ia fikir frisyam tidak akan menerimahnya sedangkan maxi tersenyum sarkas


"Pelayan bawa tuan frisyam ke kamar vip yang ku pesan" ucap brayend


pelayan membungkuk memberi hormat kemudian mempersilakan frisyam berjalan duluan dengan santai frisyam bangun dari duduknya kemudian berjalan ke luar ruangan tanpa menatap siapapun ia hanya tersenyum dan menghilang di balik pintu ruangan


"ku rasa kau salah menyerahkan hadiah mu tuan maxi bukannya kau sangat menyukai wanita itu dia wanita pilihan mu bukan,,, dan ku pastikan dia akan menikmatinya karna dia sudah lama menahan hasratnya dan perlu kau tau tuan mexi dia pernah menikah sebelumnya "terah jioz dengan sumringa


Mexi mengepalkan tangannya ia merasa kalah dengan frisyam


Aku tidak perduli meskipun wanita itu bekas frisyam. batin maxi


Sedangkan frisyam dan pelayan telah sampai frisyam mengangkat satu ujung alisnya saat berada di depan pintu, di antara banyak kamar hanya satu yang menjadi pusat perhatiannya yaitu pintu kamar yang ia akan masuki karna ada dua bodyguard yang menjaga pintu itu


"Selamat malam tuan" sapa para bodyguard


"Iya" jawab frisyam singkat


Dan parah bodyguard membukakan pintu kamar untuk frisyam


"selamat bersenang senang tuan" ucap para bodyguard kemudian memberikan kunci kamar pada frisyam


Frisyam menerima kunci kamar kemudian memberi kode pada para bodyguard agar mereka pergi..


frisyam masuk dan mengunci pintu kamar setelah selesai ia berbalik badan dan tatapannya tertuju pada tempat tidur frisyam mengerutkan dahinya alisnya hampir bertautan melihat seorang wanita yang duduk sambil memeluk lututnya dan menyembunyikan wajahnya di kedua lututnya itu ..


perlahan prisyam berjalan mendekati wanita itu ia berfikir kenapa ada wanita penghibur menyambut tamunya seperti itu,,, ia ingin memegang wanita itu tapi ia merasa tidak enak hati apalagi wanita itu kedengarannya seperti sedang menangis..


Apa yang terjadi pada wanita ini? apakah aku salah masuk kamar? tapi tidak mungkin bodyguard tadi mempersilakan ku masuk ataukah wanita ini di paksa melayani seseorang .frisyam membatin


"Maaf nona apa yang terjadi padamu" tanya frisyam sambil duduk di tepi kasur mencoba menghilangkan rasa canggung


"Tolong jangan sentuh aku tuan" wanita itu terisak suaranya terdengar parau iya kemudian mengangkat wajahnya dan menatap frisyam


Deg..... deg... deg...


Frisyam tersentak kaget melihat wajah wanita di depannya itu seketika rahangnya mengeras tangannya mengepal hatinya berkecamuk..


bersambung....


siapakah wanita itu mengapa frisyam terlihat marah hanya karna melihat wajah wanita itu?

__ADS_1


jangan lupa like dan terutama komen y'all 🙏🙏


__ADS_2