
Keesokan harinya shanum terbangun dari tidurnya badannya terasa berat ia membuka matanya ternyata Ada tangan kokoh melingkar di perutnya..
"aaahhh" ia kaget melihat frisyam tertidur Di sampingnya, mendengar teriakan Shanum frisyam menggeliat
"Apa yang terjadi? kau tidak apa apa?"
"K..au bukannya telah kembali ke kamar yang lain kenapa bisa tidur di kamar ku? "
Astaga aku tertidur . batin frisyam
"Kenapa kau malah melamun?"
"Tidak.. maksudku tadi malah kau berteriak histeris dan aku kaget jadi menghampiri mu kemari, aku menenangkanmu tapi kau terus meronta, mungkin karna lelah aku jadi tertidur di samping mu? Terah frisyam salah tingkah
Shitt kenapa jantungku berdegup kencang saat Di dekatnya . batin frisyam lagi
"ohhh"Shanum mangguk mangguk
"Entah kenapa aku selalu bermimpi buruk, itulah mengapa orang di rumah sakit jiwa mengatakan aku Gila karna setiap malam aku berteriak histeris Dan kata mereka aku selalu menyebut satu nama pria"
"Iya kau menyebut nama..." Frisyam seolah olah pura pura lupa nama hamson
"Hamson" jawab shanum
"Kau mengenalnya? " tanya frisyam
"Tidak, aku tidak tau siapa pria itu"
"Apa kau tidak mengingatnya sedikit pun? "
"Hamson.??.. Hamson.. ??" Shanum mencoba mengingat ngingat
"Arggggghh" Tiba tiba kepalanya terasa sakit
"Apa yang terjadi" frisyam panik namun shanum terus merasa kesakitan
Frisyam keluar kamar dengan keadaan cemas memanggil joex
"Joex... " teriaknya menggema
"Iya tuan" joex berlarian
"Di mana dokter james? "
"Villa sebelah tuan"
"cepat Panggil Dia joex shanum merasa kesakitan" titah frisyam
Dengan cepat joex berlarian menuju Villa sebelah
Dokter james dengan tergesah gesah masuk ke dalam kamar ia melihat frisyam mondar mandir dengan keringan bercucuran karna cemas Dan shanum sedang menjambak rambutnya karna merasakan sakit
"Kenapa kau lama sekali dok" Bentak frisyam
"Maaf tuan" jawab dokter james
astaga tuan frisyam apakah kau tidak melihat nafasku ini sudah ngos ngosan Karna berlarian. batin james
dokter james pun menghampiri shanum meletakkan perlengkapan medisnya di nakas dan mengeluarkan obat pereda rasa sakit dan menyuntikannya pada shanum setelah selesai shanum sudah mulai tenang dan kembali tertidur
"Apa yang terjadi tuan kenapa Nona ini meraskan sakit kepala?" tanya dokter james
"Aku menanyakan hamson dok"
"Hamson? "
"iya Dia adalah pria masa lalunya dok"
__ADS_1
"Nona ini mengalami amnesia mungkin akibat dari luka di kepalanya tuan, jika kita berusaha mengingatkan masa lalunya maka ia akan merasakan sakit, semakin ia berusaha mengingatnya semakin ia merasakan sakit dan itu berbahaya bagi kesehatannya..
Dan seperti dugaan Ku kemarin tuan bahwa ia mengalami trauma berat yang membuat psikisnyan terganggu itulah yang membuatnya selalu bermimpi buruk dan berteriak teriak saat Dia tidur" Terah dokter james
"Tapi dia mengingat bahwa dirinya adalah orang Indonesian dok?" ucap frisyam
"Yang aku fikirkan saat ini mungkin ia kehilangan setengah ingatannya, bisa saja Dia hanya mengingat masa kecilnya saja tapi dugaanku itu juga belum tentu benar, setelah nona ini sadar aku baru akan memastikannya"
frisyam menghela nafas panjang mendengar ucapan pahit dokter james
"Berikan yang terbaik dokter james"
"Iya tuan tunggu setelah Nona ini sadar.. , kalau begitu aku akan menunggu Di depan saja tuan"
"Iya dok"
Setelah dokter james keluar dari kamar, frisyam kembali duduk di tepi ranjang membelai lembut wajah shanum, memberi ciuman bertubi tubi pada pucuk kepala shanum
Apa yang terjadi padamu, kenapa kau sampei lupa ingatan?
Sudah satu Jam frisyam duduk Di sofa dia menunggu shanum sadar akhirnya dia sadar juga,, frisyam bernafas lega
"Syukur lah kau telah sadar" ucap frisyam menghampiri shanum
"Apa yang terjadi frisyam? "
"Tidak apa apa, kau hanya sakit kepala saja"
"Entah kenapa aku selalu seperti itu?"
"Mauka kamu sembuh dari penyakit lupa mu itu?" frisyam berusaha meyakinkan agar shanum ingin berobat
"Tentu saja tapi bagaimana caranya?"
"Berkonsultasilah dengan dokter"
"Dokter?"
"Tapi kenapa kau melakukan itu padaku padahal kita baru kenal"
"Aku tidak tega melihatmu selalu berteriak setiap malam" terah frisyam
shanum merasa terharu akan kebaikan frisyam yang baginya hanyalah orang Asing
"Apa aku merepotkan mu frisyam ?"
"Tentu saja tidak shan"
Karena merasa bahagia tanpa sengaja shanum memeluk frisyam membuat jantung keduanya berdebar kencang
"Maaf kan saya lancang memelukmu" ucap shanum setelah itu
"Tidak masalah, Ayo keluar kita dokter james telah menunggu di depan" ucap frisyam membuat shanum mengangguk dan mereka keluar bersama , frisyam menggenggam tangan shanum dan wanita itu hanya menurut
Dia orang asing kenapa aku merasa nyaman dengannya?.batin shanum
Kini shanum telah duduk Di sofa dekat frisyam, dokter james duduk di hadapannya
"Nona shanum mungkin tuan frisyam telah memberi tahumu tentang diriku jadi sebelum Kita memulai pengobatan kita bisa berbincang sedikit mengenai dirimu Nona" terah dokter james
Shanum mengernyitkan keningnya ia berfikir kenapa malah berbincang tentang dirinya?
"ini salah satu tahap untuk memudahkan pengobatan Nona" ucap dokter james seolah tau fikiran shanum
Shanum menatap ke arah frisyam ia merasa bingung dan frisyam mengangguk sambil tersenyum membuat rasa takut shanum menghilang seketika
"Baikla dokter" jawab shanum
__ADS_1
"Bisaka Nona shanum menceritakan tentang kehidupan Nona sewaktu kecil sampai sekarang?" terah dokter james
"Iya" Shanum pun menceritakannya
"Dok aku seorang anak tunggal di keluargaku Ayah ku meninggal sejak usiaku 13 tahun Dan disusul oleh ibuku saat aku lulus sekolah menengah pertama, setelah kedua orang tuaku meninggak aku tinggal di rumah pamanku dan melanjutkan sekolah menengah atas Ku Di Sana, aku selalu membantu pekerjaan bibi Ku mengantar pakaian laundry ke pelanggannya sampai aku lulus sekolah SMA, itulah yang selalu Ku kerjakan, setelah lulus aku bercita cita ingin berkuliah Di universitas Di kota ku tapi entah bagaimana aku bisa berada di negara ini?" Terah shanum
"Sekarang usia mu berapa Nona?" dokter james sudah mencium keganjalan
"17th " ucap shanum dengan polos membuat frisyam membulatkan matanya
"Astaga shanum kenapa kau bilang usia mu 17th usiamu sekarang 27th " potong frisyam
"Hey kau jangan mengawur bagaimana bisa usiaku meloncat hampir sepuluh tahun?"
Frisyam mengalah ia menatap dokter james yang Sadang menggeleng kepadanya
"Apa kau perna menikah Nona?" Tanya dokter james lagi ia berusaha memancing ingatan shanum
"Menikah? Hhh dokter aku yang Gila apa kau? bagaiman mungkin aku menikah di usia ku yang masih 17th" shanum tertawa sampai sampai air matanya keluar
"Shan jaga kesopanan mu" potong frisyam
"Tidak apa apa tuan frisyam"
"Ahh sudalah aku malas, kita sedang melakukan pengobatan atau wawancara lamaran? kenapa menayakan aku sudah menikah atau belum" ucap shanum hendak beranjak namun pertanyaan terakhir dokter james menghentikan nya
"Apa kau Tau ini tahun berapa Nona shanum"
"2012" jawab shanum singkat ia kemudian melangkah lagi
"Salah 2021" jawab dokter james
Shanum terhenti mendengat ucapan dokter james
2021 bagaimana mungkin? apa yang telah terjadi selama sepuluh tahun terakhir ini. gumam shanum ia kembali memegang kepalanya karna mulai merasakan sakit lagi
"aaaaarg.."
frisyam dengan cepat memapahnya
dan Dokter james kembali menyuntikkan obat pereda rasa sakit Dan membawa shanum ke kamar utama
Setelah itu dokter Dan frisyam bicara berdua di ruangan pribadi frisyam
"Jadi bagaimana dok? "
"Sepertinya dugaan ku benar bahwa Nona shanum kehilang ingatannya sebagian ia hanya mengingat masa dirinya saat kecil hingga usianya 17th selebihnya ia lupakan tuan"
"Tapi apa masih bisa di sembukan dokter james?"
"Semoga saja tuan tapi ini cukup sulit karna tubuh dan otak Nona shanum menolak kita tidak boleh memaksakan karna bisa membuatnya dalam bahaya" terah dokter james
"Arghhh.. " frisyam berteriak frustasi
"Tenang tuan, kita bisa melakukannya dengan perlahan"
"Aku tidak memaksakan ingatannya kembali dok tapi aku ingin ia sembuh dari trauma nya agar ia tidak berteriak teriak lagi"
"Sepertinya traumanya cukup serius tuan"
"Apa yang bisa Ku lakukan dok agar traumanya sembuh? "
"Kita bisa memulai dari hal yg mudah , Tuan hanya perlu membuatnya merasa bahagia, nyaman agar dia tidak merasa takut dan ia merasa memiliki sandaran"
"Aku pasti akan melakukan hal itu dokter,
Aku bisa melakukan apapun untuknya jangankan kebahagian hidupku pun akan kuberikan karna aku sangat mencintainya dokter james"
__ADS_1
Kau selalu berkata besar bahwa kau mencintai shanum bahkan kau tidak mau mengalah padaku dulu , tapi apa yang terjadi kenapa shanum seperti ini, apa kau meninggalkannya karna wanita lain? shitt kenapa aku lupa bahwa kau pria casanova, aku benar benar akan membunuhmu jika menemukan mu. batin frisyam
Bersambung...