
kembali ke perbincangan frisyam Dan hamson..
"Begitulah ceritanya kawand jadi Bagaimana menurutmu apakah Ada seorang wanita matre yang lebih memili naik angkot Dari pada naik mobil mewah Dan apakah Ada wanita matre yang menolak pesona seorang hamson chada" hamson tersenyun sambil membayangkan tingka laku shanum..
"Baiklah Men saya rasa kamu memang benar Dia Sama seperti nindia Ku yang tidak matre"
"No men Dia tidak sama dengan nindiamu bahkan Dia lebih dari nindia mu"terang hamson
"apa maksudmu kau membanding bandingkannya dengan nindiaku" marah frisyam.
"Hey Men come on aku tidak bermaksud seperti itu aku hanya ingin kau sadar semua wanita tidak matre contohnya nindia Dan tukan laundry itu bahkan mungkin istrimu, tapi kau tidak perna membuka mata hati mu padanya kau hanya menilainya dengan logika mu saja" terang hamson...
"jangan berfikir karna aku sependapat denganmu tentang tukan laundry itu maka aku akan mudah percaya omonganmu terhadap wanita sialan itu"
"aku Sunggu tidak menyangka racun nindia telah mempengaruhimu"batin homson
"Jack" teriak frisyam
"iya tuan "
"siapkan keberangkatan kita besok ke prancis aku ingin segera menyelesaikan pekerjaan Di sana kemudian aku bisa langsung ke Swiss hanya itu cara agar aku bisa menemui nindiaku supaya dad Ku tidak curiga"
"What Men" kaget hamson
"Apa Tuan serius ingin secepat itu kesana rencananya kan bulan depan tuan "
"tidak jack aku tidak bisa menunggu bulan depan aku sudah sangat merindukannya jack" ucap frisyam lagi
"Tapi tuan bagaimana rencana tuan pada Nona apakah tuan menyerah" tanya jack
"Tentu saja tidak jack, kau tidak usah khawatir aku telah menugaskan seseorang yang lebih mudah mencari kesalahan wanita itu dengan cara apapun"
"Kau jangan berbuat Gila Men, aku tidak mau kau menyesalinya suatu saat nanti" hamson mengingatkan..
__ADS_1
"sudalah son kau jangan terlalu ikut campur urusanku"
"Baiklah Men terserah kau saja aku pulang dulu" pamit hamson..
sedangkan Di tempat lain Di mansion keluarga chaident...
"kau sudah pulang"tanya mama marlina
"iya bu'" jawab shanum
"Kau tau Di mana suamimu saat ini? "
"tidak bu'"
"kau itu istri macam apa, beberapa hari suami mu tidak pulang,, kau memang istri yang tidak becus"oceh marlina
"Maaf kan shanum bu'"
"Sudalah lebih baik kau bersihkan dirimu Dan masaklah makan malam, beberapa hari ini kau keluyuran terus kau tidak perna lagi memasak" titah marlina..
"akhirnya selesai juga" gumamnya
tiba tiba frisyam datang dari balik Pintu Dan menujuh ke dapur untuk mengambil minum, Dia berjalan melewati shanum Tanpa bicara sedikit pun..
"kau jangan egois shanum Mulailah pembicaraan duluan dengannya" batin shanum"
"kau sudah pulang" tanya shanum..
"iya memangnya kenapa kau tidak suka aku pulang?" jawab frisyam ketus..
"sabar shanum sabar "
"Bukannya begitu aku cuma"ucapan shanum terputus..
__ADS_1
"Ah Aku tidak tau harus bicara apa di perhatiin salah aku jadi serba salah " shanum menarik nafas dan menghembuskannya pelan...
"sudalah aku tidak ingin membuang waktuku denganmu" jawab frisyam sambil melangkah pergi..
"haah sudalah shanum tak usah kau memikirkannya sebaiknya kau istirahat dulu sejenak sebelum makan malam di mulai"gumam shanum pada diri sendiri...
akhirnya jam makan malam telah tiba semua orang telah berada di meja makan, shanum menyiapkan makanan untuk frisyam namun frisyam tidak meliriknya sedikit pun,,,, mereka makan dengan diam, frisyam nampak sangat menikmati makanannya..
"hmm Enak sekali apa dia yang memasak semua ini, apa Dia Tau makanan kesukaanku tapi mana mungkin ahh kenapa aku Malah memikirkannya"
akhirnya makan malam telah selesai..
"Aku ingin bicara penting pada kalian semua" uncap frisyam membuka pembicaraan..
"kamu ingin bicara apa nak katakan saja"
"aku Ada pekerjaan penting di prancis besok pagi aku dan jack akan berangkat kesana"ucap frisyam
"berapa hari kau di sana nak"
"entalah Mom tergantung mungkin sekitar satu minggu sampai satu Bulan," jawab frisyam
"Benarkah jack yang frisyam ucapkan" tanya mama marlina
"iya nyonya"jawab jack
"tapi tidak sampai satu bulan juga nyonya paling Lama 5 hari saja, itu hanya akal akalan tuan" batin jack
"kenapa kamu diam saja kamu itu istri macam apa" ucap marlina sambil melihat shanum
"aku mau bilang apa bu' aku selalu salah Di mata mas frisyam "namun shanum hanya mampu bicara dalam hati..
"Mas jaga kesehatan di sana Jangan telat makan"ucap shanum polos..
__ADS_1
"iya" jawab frisyam singkat..
"sebenarnya hatiku tidak membiarkanmu pergi mas entah kenapa tapi Ada rasa kecemasan Di hatiku, aku tidak Tau perasaan apa ini "