Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Wanita Tangguh


__ADS_3

Sudah seminggu kepergian tuan ardan seminggu ini pulah shanum sangat menderita dia di perlakukan layaknya seorang pembantu oleh marlina dan di acuhkan oleh frisyam tapi dia tetap semangat dan tetap menjalangkan tugasnya sebagai seorang istri, dia tetap menyiapkan pakaian frisyam dan setiap kebutuhan frisyam bahkan dia setiap paginya menyiapkan makanan tanpa sepengetahuan frisyam dan ibunya.


"Bibi kan sudah bilang non jangan bantu bibi lagi, sudah cukup non seminggu ini nyiapin makanan terus. Sudah non biar bibi saja yang cuci piring " mohon bibi anas pembantu keluarga chaident


"Tidak apa apa bi' shanum sering ko cuci piring di rumah paman shanum"


"Biarkan saja dia membantumu bi' supaya dia juga ada gunanya di rumah ini " ucap marlina yang tiba tiba datang dari ruang keluarga.


"Maafkan saya nyonya besar" Balas bibi anas


"Shanum setelah selesai cuci piring kamu bersihkan kamar ibu'" titah marlina


"Iya bu' tapi sebelum itu shanum mau beritahu jika hari ini hari terakhir shanum libur besok shanum mulai masuk kampus lagi"


"Iya terus apa urusannya sama ibu ?"


"Shanum cuma mau bilang kalau shanum masuk kuliah shanum pasti pulang sore jadi shanum tidak bisa lagi bekerja pagi sampai siang jadi maafkan shanum bu' "


"Yah sebenarnya ibu keberatan tapi mau bagaimana lagi yang penting kalau pulang kampus kau harus tetap bekerja"


"iya bu' terimah kasih"


'sebenarnya terbuat dari apa anak ini dia tidak perna sekali mengeluh sebanyak apapun pekerjaanya', apa dia contoh dari salah satu wanita tangguh'. batin marlina


Keesokan harinya shanum yang telambat bangun pagi entah apa yang dia lakukan semalaman, Semenjak tinggal di rumah frisyam Ini pertama kalinya ia telat bangun, segera ia bergegas mandi dan bersiap siap, setelah selesai iya keluar dari kamarnya ia melihat frisyam masih tertidur lelap akhirnya iya menyiapkan pakaian frisyam terlebih dahulu kemudian melangkah keluar kamar frisyam dengan mengendap endap.


"huffff Syukurlah dia tidak bangun" sambil membuang nafasnya secara kasar dan berjalan ke arah dapur.


"Bi anas maafkan shanum kali ini nggak bisa bantu bi' anas masak soalnya shanum nanti telat ke kampus bi''


"Nggak apa apa non, eh non nggak sarapan dulu"


"Nggak usah bi' nanti sarapan di kampus aja, shanum pergi dulu bi' "

__ADS_1


"Tunggu non, non naik apa ke kampus biar di antar supir aja non" tawar bi' anas


"Nggak usah bi' aku naik angkot saja, Assalamualikum bibi" shanum berlari kecil sambil melambaikan tangan.


Setelah beberapa menit kepergian shanum marlina dan frisyam kini sudah di meja makan frisyam nampak sudah rapi dengan pakaian kerjanya.


"kamu akan langsung berangkat sesudah makan nak? " tanya marlina.


"iya mom" jawab frisyam sambil memakan suapan pertama tiba tiba.. " bi' kenapa makananya tidak seperti seminggu ini kenapa masakan bibi berubah ubah? tanya frisyam


"Iya bi seminggu ini makanan bibi enak sekali kenapa malah di rubah lagi kaya biasa" potong marlina


"Maaf tuan, maaf nyonya sebenarnya seminggu ini bukan bibi yang masak tapi nona shanum"


uhukkk..frisyam dan marlina tersedak.


"kenapa kamu tidak bilang bi'" tanya marlina


"Nona melarang bibi mengatakannya nyonya, katanya nanti tuan dan nyonya tidak mau memakannya" jawab bibi Anas


"Tidak tuan nona tidak seperti itu, nona terlambat bangun tuan, dia tadi buru buru pergi katanya sudah telah ke kampus tuan" bantah bi Anas.


"Dia naik apa ke kampus bi dan memangnya dia masak jam berapa? "tanya frisyam lagi


"Biasanya nona masak jam 5 pagi dan nona ke kampus naik angkot katanya"


uhukk...frisyam tersedak lagi


"Ini minum dulu nak kenapa kamu suka sekali tersedak " tanya marlina sambil menyodorkan minuman


'kenapa aku malah memikirkannya tidak tidak ini hanya termasuk sandiwaranya agar aku memperhatikannya' fikir frisyam


"Sudah mom aku pergi dulu, Ayo jack"

__ADS_1


Frisyam dan jack telah meninggalkan mansion untuk menujuh kantor keluarga chaident Group


"Jam berapa rapatnya jeck" tanya frisyam


"Jam 10 pagi tuan " jawab jack


"Sedangkan sekarang sudah jam 9.30 berarti 30 menit lagi rapat di mulai " Ucap frisyam


"Kenapa tuan bisa tau kalau sekarang sudah jam 9.30" tanya jack


"Bodoh kau jack jelas saja aku tau aku kan selalu memakai jam tangan "


"Bukannya seperti itu tuan, tuan lupa ya kebiasaan tuan setiap hari aku selalu di suruh pulang untuk mengambil jam tangan tuan tapi satu minggu ini tidak perna lagi karna tuan selalu memakainya " tutur jack


"Benar juga yang kau ucapkan jack seminggu ini pakaianku dan kebutuhan ku dari yang besar sampai yang kecil seperti jam ini selalu tersediah di atas meja aku hanya langsung mengenakannya jeck "


"Berarti nona shanum yang menyiapkannya tuan" tebak jack


"Entalah jack aku tidak perduli padanya yang aku pikirkan saat ini aku ingin pergi ke swiss menemui nindia kekasihku aku sangat merindukannya jack aku ingin ke sana tanpa memberitahukannya, aku ingin memberi surprise padanya jack"


"Apakah tuan akan meninggalkan nona shanum?"


"Tentu saja, bagaimana jack apa kau sudah memblokir kartu itu?"


"Sudah tuan tapi tidak ada pencobaan penggesekan sama sekali" terah jack


"Mungkin dia belum menggunakannya karna ini baru hari pertama dia masuk kampus tapi kau awasih terus pemakaian kartu itu jack aku yakin dia tidak akan lama lama mendiami kartu itu, wanita jaman sekarang tidak bisa hidup tanpa shopping jack"


'terserah tuan saja tapi aku merasa nona shanum tidak seperti itu' . batin jack


...***...


bersambung...

__ADS_1


like, komen yang positive 🙏


__ADS_2