
Mereka semua telah duduk Di ruangan yang Sonya persiapkan
"kau benar mas hendra?" Tanya shanum
"iya shanum ini mas"
"Bagaimana bisa mas masih hidup? aku Dan orang tua mas selalu mencari mu namun kami tidak menemukan mu dan sekarang kenapa mas malah Ada Di tempat ini Dan jika memang kau mas hendra kenapa kau tidak mencari Ku?"
banyak sekali pertanyaan yang shanum layangkan pada Hendra..
"ceritanya panjang shanum, aku akan menjelaskan semuanya tapi sebelum itu
Jelaskan pada Ku terlebih dahulu shan apakah semua ini benar" tanya Hendra balik
"iya mas" ucap shanum menitihkan Air mata..
"Tapi bagaimana mungkin Shanum, kau menikahi mereka berdua?"
"Ceritanya juga sangat panjang mas"
shanum akhirnya menceritakan semuanya pada Hendra bagaimana dia menikahi frisyam dan hamson beserta kepergiannya ke negara ini, sontak membuat Hendra mengepalkan tangannya ia merasa marah Karna wanita yang ia cintai melalui banyak penderitaan
"sekarang kau tidak akan menderita lagi shanum aku akan membahagiakan mu" ucap hendra kembali memeluk shanum
hamson yang geram melihat Hendra kembali memeluk shanum akhirnya mengeluarkan Suara "Kau sudah tidak berhak dengannya tuan Hendra, biar aku saja yang membahagiakannya"
"Aku memang perna menyakitinya, tapi aku berjanji akan membahagiakannya" timpal frisyam
"Sudah terlambat tuan frisyam aku telah kembali" balas Hendra
"Sudahhhhh" Teriak maemuna
"Ini benar benar sangat rumit" ucap Aksan
"Jadi apa keputusan mu shanum" tanya avinson
__ADS_1
"Aku tidak bisa memutuskan sebelum mendengar penjelasan mas Hendra" jawab shanum
"Baiklah shanum, Perkenalkan dia Sonya orang yang merawat ku selama ini Dia yang akan menceritakannya segalanya"
"Kami sudah saling kenal" jawab Sonya, akhirnya Sonya menceritakan segalanya..
*Flashback satu tahun yang lalu*
Saat itu aku sedang berada Di indonesia, aku bersama teman teman ku kami pergi melakukan outbound arung jeram Di sebuah sungai
Tiba tiba aku melihat sebuah tubuh manusia yang tersangkut di bebatuan besar..
"Hey kawan kawan kemari" teriakku
"Ada apa sonya"
"Di sana ada mayat, ayo kita Bantu "
Kami pun berlari ke arah mayat tersebut
akhirnya aku memeriksanya
"Denyut nadinya sangat lemah, ayo bantu aku membawanya ke rumah sakit"
akhirnya kami membawanya ke rumah sakit besar di jakarta namun seminggu berada di rumah sakit tidak Ada perubahan,Dokter malah mengabarkan kondisinya semakin memburuk akhirnya aku memutuskan untuk membawanya berobat keluar Negeri di tempatku bekerja karna di sana fasilitasnya sangat lengkap
Enam bulan di prancis belum juga membuatnya Sadar, namun kondisinya sudah tidak seburuk pertama aku membawanya kemari
Aku merawatnya dengan sangat ekstra, berharap suatu saat nanti iya bisa bangun dari tidur Panjangnya
Tujuh bulan telah berlalu saat itu aku sedang memeriksa pasien lain tiba tiba perawat datang ke ruangan ku dengan nafas yang ngos ngosan, ia datang membawa kabar tentang pria yang ku rawat, awalnya aku sangat cemas aku fikir terjadi masalah dengannya tampa mendengar ucapan perawat aku berlari ke ruangannya dengan perasaat takut
Sesampai di sana sudah ada dokter kepala, aku tambah semakin cemas namun setelah melihat senyum yang mengembang di bibir dokter tersebut hatiku sedikit lega
"Selamat dokter Sonya tubuhnya telah merespon, beberapa hari lagi mungkin dia akan sadar" ucapnya padaku
__ADS_1
Aku sangat bahagia mendengarnya, aku sudah tidak sabar melihatnya bangun, setiap malam aku menjaganya dan di malam yang ke tujuh adalah malam yang paling ku nanti nanti perlahan ia membuka matanya..
"Kau telah sadar" tanyaku namun iya hanya mengangguk
"Siapa nama mu?" tanyaku lagi
"Aku Hendra, di mana shanum? " tanyanya padaku
"Shanum?" aku merasa bingung
"ia dia istriku, aku kecelakaan dengannya"
Entah kenapa saat ia mengatakan kata istri hatiku merasa sakit tapi aku menepis semua itu
"Oh aku hanya menemukan mu"
"Aku ingin mencarinya"
"Tapi kau baru sadar kondisimu belum stabil, setelah kau sembuh total aku akan membantumu mencarinya"
"Tapi aku tidak bisa diam saja" dia terus bersikeras
"Ku mohon ini demi kebaikan mu"
akhirnya ia menurutiku, satu bulan kemudian kondisinya makin membaik namun sayang ia mengalami kelumpuhan, dokter sudah membiarkannya pulang namun ia harus rutin kontrol agar dia bisa berjalan kembali..
Dua Bulan aku rutin membawanya ke dokter untuk kontrol dan melakukan terapi padanya akhirnya dia bisa berjalan kembali, Namun saat kami hendak kembali ke indonesia untuk mencari shanum tiba tiba kondisi papa ku drop dan papa membebangkan segala pekerjaan kantor pada mas Hendra karna hanya ia yang papaku percayai karna selama beberapa bulan terakhir ini mas Hendra membantu pekerjaan kantor ayahku di rumah dan ayahku sangat suka akan kinerjanya..
Selama ayahku sakit mas Hendra sangat sibuk akan pekerjaan kantor karna saat itu kantor ayahku sedang mendapatkan masalah, ia terus bekerja keras supaya kantor ayahku bisa kembali membaik agar ia bisa cepat kembali ke indonesia untuk mencari shanum
Keadaan ayahku telah membaik begitu juga dengan keadaan kantor dan ayahku memutuskan untuk mengangkat mas Hendra sebagai CEO untuk menggantikannya, sebenarnya ia menolak karna ingin cepat cepat kembali namun aku memohon padanya untuk tidak menolak keinginan ayah
Iyapun setuju tapi dengan satu syarat katanya setelah pengangkatan Itu dia akan langsung terbang ke indonesia..
*flashback off*
__ADS_1
bersambung...