Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Season2. Titik Terang


__ADS_3

Flashback empat tahun silam


Kisah rumah tangga shanum dan hamson lagi


Saat itu kak shanum mengepak barangnya dan pakaian kak hamson ke dalam koper wajahnya berseri seri...


"Kak mau kemana? " tanyaku saat melihatnya


"Eh Raina kakak mau pergi berbulan madu dengan mas hamson"


"ahh sosweet sekali"


"Aku bantu ya kak"


akhirnya aku membantu kak shanum mengepak barangnya tiba tiba suara pintu terbuka kak hamson masuk ke dalam dengan keadaan lesuh


"Kalian mau kemana? "


"Kita besok mau pergi berbulan madu mas, aku telah memesan tiketnya" jawab shanum spontan


"Kenapa kau tidak memberitahu ku terlebih dahulu" suara hamson meninggi


"Apa mas setuju jika aku beritahu? tidak bukan, mas selalu beralasan"


"Tapi mas memang banyak pekerjaan"


"Sudalah mas aku curiga sama mas, belakangan ini mas berubah" akhirnya shanum mengeluarkan segala uneg uneg di hatinya


ini baru pertama kalinya aku melihat mereka bertengkar, aku hanya terdiam dan terus memasukkan barang ke dalam koper . Raina


"Maafkan mas, tapi kamu jangan berfikir seperti itu, mas tidak pernah berubah mas sangat mencintai mu, Baiklah besok kita akan pergi berbulan madu " Hamson meraih tubuh shanum dan memeluknya


"Terimakasih Mas" Shanum membalas pelukan hamson


"Tapi Raina harus ikut" terah hamson kemudian


"Raina?" shanum merasa bingung


"Aku? kenapa aku harus ikut, ini kan bulan madu kalian berdua, tidak aku tidak mau menjadi obat nyamuk" bantah raina


"Tidak ada bantahan Raina" potong hamson


"Tapi kenapa mas? "


"Mas tidak ingin kau merasa bosan di sana karna mas akan membawa pekerjaan mas"


"Mas kita berbulan madu kenapa mas harus bekerja " shanum kesal


"Bukan ka sudah mas katakan, mas banyak pekerjaan"


"Baiklah" shanum lebih memilih mengalah


Setidaknya aku harus membuktikan mas hamson tidak bermain di belakang. batin shanum


Keesokan harinya kami telah berangkat dari rumah namun kami tidak menuju bandara, aku dan kak hamson merasa bingung dan mobil telah tiba di sebuah dermaga dan kapal pesiar mewah dan besar telah sandar di sana


Kita akan berangkat dengan kapal pesiar" terah shanum


__ADS_1


"Wow kak amazing" Raina tercengang dan sangat bahagia


Namun hamson terlihat memikirkan sesuatu raut wajahnya tidak bisa di tebak


"apa mas tidak menyukainya?" tanya shanum


"Mas suka apapun yang kau sukai" jawab hamson


Mereka pun memasuki kapal pesiar menuju kamar yang pihak kapal telah siapkan untuk mereka, dua buah kamar, satu untuk pasangan bulan madu dan satu untuk single namun kamar mereka sedikit berjauhan



"Raina bantu kakak ipar mu memasukkan barangnya ke almari, sebelum kau ke kamar mu" titah hamson


"Siap kak"


Aku dan kak shanum memasukkan barang satu persatu ke almari


"Kak shan, kakak tuh romantis banget, kak hamson kalah sama kakak" puji Raina


"Apasih raina, kakak cuma ingin ini menjadi moment indah yang tidak terlupakan"


Sebenarnya kakak mu lebih romantis dari ini raina tapi entah Kenapa ia berubah. batin shanum


Hari demi hari kami lewati di kapal pesiar itu, kak shanum sangat bahagia karna kak Hamson sangat memperhatikannya, malam ini adalah malam yg Terindah karena pihak kapal membuat pesta meriah yg membuat orang sangat terpesona akan keindahan kapal di malam hari



Shanum menggunakan gaun yang indah, dan sangat terlihat cantik hamson menyambutnya dan mereka berjalan menuju balkon kapal



"Kau sangat cantik cinta" Hamson menciumi shanum bertubi tubi


"Biarkan mereka melihatnya"


Inilah yang ku rinduku dari mu mas, perhatian mu dan kehangatan mu yang berbulan bulan ini telah menghilang bahkan aku berprasangka buruk padamu. batin shanum


"Hm sosweet sekali ..kalian pasangan bulan madu? " seorang wanita setengah parubaya bertanya pada hamson dan shanum


Hamson akhirnya melepas pagutannya, muka shanum memerah seketika


"iya nyonya" jawab hamson


"ahhh kalian pasangan yang serasi" balas wanita itu lagi


"Terimakasih nyonya" serentak shanum dan hamson


"Iya, lanjutkan lah maaf aku mengganggu kalian" wanita setengah parubayah itu terkekeh


Hamson dan shanum hanya tersenyum malu


"Mari berdansa dengan ku, kita akan mengulang kencang kita, saat kau memberiku kesempatan dulu" terah hamson


"kau masih mengingatnya mas? "


"Tentu saja cinta"


Mereka ikut berdansa bergabung dengan banyak pasangan bulan madu, hamson dan shanum menjadi pusat perhatian

__ADS_1


"Pengantin baru ya?" tanya salah satu pasangan di sampingnya


"Bukan tuan, kami sudah menikah selama berbulan bulan" jawab shanum


"Oh, kenapa baru berbulan madu?" pasangan itu semakin kepo


Shanum menoleh ke arah hamson ia menatap hamson seolah bertanya apa yang harus ia jawab


"Kami sibuk" jawab hamson singkat


"ohh " pria itu hanya menggangguk


"Sibuk... tidak ada pekerjaan yang lebih penting dari pada seseorang istri, Benarkan Honey" potong wanita itu sambil bergelayut manja di dada pria tersebut


"iya honey, apapun untuk mu" jawab pria itu


"Maaf tuan kami permisi" Hamson merasa risih karna dansa nya terganggu


Mereka pindah ke ujung kapal suasana di sana cukup sepi, hamson dan shanum melanjutkan berdansa di sana..


"Sayang maaf kan mas" ucap hamson


"Mas kenapa kau suka sekali meminta maaf?"


"tidak, mas hanya merasa bersalah"


"Mas bolehkah shanum tau kenapa mas berubah?"


"Suatu saat nanti kamu pasti akan tau sayang , tapi yang harus kamu tau, cinta mas tidak akan pernah berubah" jawab hamson kemudian mencium kembali pucuk kepala shanum


Saat shanum ingin kembali bertanya hamson telah membungkam mulutnya, ciuman yang cukup lama dan memabukkan


Hamson melepas pagutannya dan menggendong shanum alah bridal style membawanya ke dalam kamar mereka, Hamson meletakkan shanum ke kasur secara perlahan kemudian kembali mencium pucuk kepala shanum


"Tidurlah cinta kamu pasti lelah" ucap hamson kemudian


derrr bagaikan tersengat listrik ucapan hamson membuatnya murung


"Kenapa Mas tidak melakukannya?" Lagi lagi shanum merasa aneh


"Mas kan sudah bilang kita akan membuat moment terindah, aku hanya akan melakukannya di tempat bulan madu kita"


"Bukan kah di sini sama saja mas, ini juga tempat bulan madu" Shanum ngotot bukam karna ia kegatelan tapi ia hanya penasaran kenapa hamson selalu bisa menahan hasratnya


"Tapi di sana akan lebih indah sayang, tidur lah"


"Baiklah mas" shanum selalu mengalah


Baiklah Mas sebentar lagi kita akan sampai entah apa lagi alasan mu setelah itu aku akan tau segalanya. batin shanum


Flashback off


"Setelah itu apa yang terjadi Reina bukan ka kau mengatakan kisa cinta mereka berakhir disana? apa hamson meninggalkan shanum karna wanita lain?" Tanya frisyam kemudian


"iya dan aku penasaran kenapa hamson tidak pernah menyentuh shanum? sepertinya ada yang ganjal" potong jeck


"Kau benar tuan jeck ada yang ganjal, namun fikiran mu salah kak hamson" Balas Raina


"Reina kami hampir mendapatkan titik Terang, Tolong ceritakan secara detail" Titah frisyam

__ADS_1


Reina kembali menangis, kali ini tangisnya terasa berat suaranya sangat parau, ia menghembuskan nafasnya kasar ...


Bersambung...


__ADS_2