Tentara Malaikat: Sisi Gelap

Tentara Malaikat: Sisi Gelap
Pergi Meninggalkan Desa Menuju Kerajaan Elf


__ADS_3

Itu sudah berlalu beberapa hari semenjak pertemuanku dengan Putri yang pemimpin pasukan itu.


Semenjak hari itu dia belum datang kembali ke desa ini. Tapi aku yakin dia akan segera kembali ke desa ini.


Selain itu, kemarin pesan gagak datang ke desa ini memberitahu bahwa pasukan tambahan dari ibukota akan datang hari ini.


Maka dari itu, setelah aku berhasil mengalahkan dan menyekap dua orang yang bertugas menjagaku di dalam kamar. Aku datang menemui kepala desa untuk berpamitan.


Aku menceritakan semuanya. Tentang Prajurit yang ku sekap itu dan tentang keputusanku untuk pergi hari ini.


" Apakah tidak apa kita menyekap para prajurit itu? "


Fenrid merasa kuatir setelah desanya dijadikan tempat menyekap prajurit kerajaan.


" Tidak apa. Mereka hanya terikat dan tidak menerima luka. Kau bisa membebaskan mereka setelah kami pergi dari desa. "


" Huh. Baiklah. Saya juga tidak bisa menghentikan Anda untuk pergi. "


" Jika begitu saya mengucapkan terima kasih sudah mengizinkan kami menginap dan merepotkan Anda. Saya tidak tahu apakah ini cukup, tapi saya harap anda dapat menerimanya. "


Aku menyerahkan kantong uang berisi 50 koin emas dan 40 koin perak yang sebelumnya kudapatkan dari orang yang kukalahkan kepada Fenrid.


" Ini terlalu banyak Tuan. Terlebih, tindakan Anda yang menyelamatkan desa kami dengan mempertaruhkan diri anda sendiri. Seharusnya itu lebih dari cukup. Saya tidak bisa menerima ini! "

__ADS_1


Fenrid hendak menyerahkan kantong uang kembali kepadaku.


" Tidak-tidak. Aku sudah berjanji, ingat? Jika aku ambil kembali itu berarti aku tidak menepati janjiku dan aku akan tidak senang akan hal seperti itu. Maka terimalah!"


" Kalau begitu akan saya terima. Saya dan seluruh orang di desa ini tidak akan melupakan kebaikan Tuan. Perlukah saya kembalikan jumlah yang terlalu banyak?"


" Tidak. Anggap saja itu juga donasiku untuk perbaikan desa ini ke depan. Tolong jaga Archilles dan kau Archilles, jangan merepotkan mereka! "


" Terima kasih Tuan. "


" Baik, Tuan. "


Archilles kusuruh untuk berjaga didesa ini sampai aku kembali.


" Glen. Apakah kau yakin untuk pergi? "


Siena masih juga menanyakan tentang keputusanku pergi ke kerajaannya.


Aku sudah tahu berbagai masalah yang membuat Siena begitu kuatir untuk kembali ke sana.


Jujur akupun sempat ingin membatalkan rencanaku untuk pergi ke kerajaan itu.


Tapi, terdorong oleh ucapan Siena yang lain menjadikanku untuk malah lebih ingin kesana.

__ADS_1


Siena mengatakan bahwa ibunya adalah Pahlawan yang berasal dari dunia berbeda seperti diriku dan memiliki dua harta peninggalan.


Pertama, busur panah yang memiliki kekuatan sihir luar biasa dan memiliki kekuatan penghancur yang sama hebatnya. Sementara yang kedua adalah sebuah buku.


Harta yang pertama disimpan sebagai harta kerajaan sementara harta kedua dimiliki oleh Siena secara Pribadi.


Daripada busur panah yang dikatakan memiliki kekuatan luar biasa, aku lebih memilih buku yang dikatakan itu. Toh, aku juga tidak mungkin untuk diberi busur panah itu.


Maka dari itu, aku memilih untuk merubah tujuanku yang sebelumnya hanya untuk imbalan, sekarang beralih untuk mengambil buku itu.


Setelah pertarunganku dengan pemimpin penyerang kemarin, aku menyadari bahwa aku ini masih lemah. Terutama Sihir, di dunia yang ada sihir seperti ini, mempelajari sihir akan lebih menguntungkan daripada kita hanya berlatih fisik saja. Toh, aku juga memiliki kemampuan untuk mempelajari sihir itu.


Aku ingin mengambil buku itu untuk kupelajari dan membuatku semakin kuat.


" Aku yakin. Aku ingin bertambah kuat dari diriku yang sekarang ini. Aku tidak ingin sesuatu yang menimpamu kemarin akan terjadi lagi. Kau bisa tetap disini jika kau masih ragu untuk pergi denganku. "


" Tidak. Aku akan bersamamu, kemanapun kau pergi. lagipula, hanya aku yang tahu letak buku itu kan. Jadi aku akan menemanimu. "


Siena tersenyum dengan manis.


" Baiklah, jadi sudah diputuskan. "


Kami pergi diantar oleh seluruh penduduk desa dipagi yang ceria ini.

__ADS_1


Dan perjalanan kami menuju kerajaan Elf dimulai.


__ADS_2