TERNYATA AKU ORANG KETIGA

TERNYATA AKU ORANG KETIGA
Tujuh Puluh Satu


__ADS_3

📲Mobil tersebut terpelosok jurang, dan kami menemukan 1 korban meninggal nyaris tidak dikenali wajahnya, sebab mobil sempat meledak sesaat setelah terjatuh. Silahkan Bapak ke RS daerah Bandung untuk mengecek apakah korban merupakan salah satu anggota keluarga Bapak.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


La ilaha illalloh ... La ilaha illalloh ....


Lantunan dzikir menjadi pengiring raga Shofi ke peristirahatan terakhir. Syafiq terus menahan air mata itu tak tumpah saat jasad yang sudah tidak dapat dikenali itu dimiringkan ke arah kanan dan ia adzani.


Hujan mengguyur bumi hingga suasana terik tampak meredup. Dan matahari perlahan kembali menunjukkan pesonanya saat doa itu selesai di panjatkan dan satu-persatu raga berhamburan meninggalkan makam.


Raga tegap tampak rapuh dan masih bersimpuh bersama seorang malaikat kecil nan cantik yang juga terlihat begitu kehilangan sebab beberapa waktu belakangan sosok yang dipanggil bunda itu selalu menemani hari-harinya.


Di seberang Syafiq duduk, tampak mang Anto dan mbok Santi dengan setia menemani sang majikan yang dirundung pilu. Belum lagi masalah kepergian Fura mengguncangnya, kini ia harus menyaksikan bidadari keduanya harus meninggalkannya pula dalam kondisi mengenaskan.


•


•


Malam itu Syafiq pulang ke rumahnya saat bersama Shofi. Ia melihat sekeliling rumah, bayangan kebersamaan mereka seakan muncul menghantarkan sesak begitu dalam. Shofi wanita baik yang masuk dalam ikatan hubungan 2 hati tanpa sepengetahuannya. Ikatan yang menghantarkan banyak kejadian yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.


Syafiq masuk ke kamar mereka. Kamar bernuansa kuning sesuai kesukaan Shofi. Kamar yang malam kemarin ia tinggalkan kini ia datangi dalam keadaan hening. Ia menyusuri setiap barang-barang Shofi, alat make up, parfum, tas, semua tampak masih tertata rapi pada tempatnya. Hanya pakaian yang tidak semua ada di sana.


Ya, saat kejadian naas itu memang Shofi berencana pergi dari Syafiq, Shofi menurunkan Hana di rumah Fura, baru setelahnya ia pergi melewati jalan setapak yang menjadi tempat terakhirnya melihat dunia.


Syafiq kini duduk mengeluarkan sebuah kertas yang ditinggalkan Shofi dalam tas ransel Hana.


Assalamu'alaikum Abi Zidna putriku.

__ADS_1


Terima kasih atas hadirmu yang membawa banyak warna dalam kehidupanku.


Diantaranya warna banyak yang kusuka, namun tidak sedikit pula warna yang kubenci.


Warna yang kuhindari namun ternyata menjadi warna yang ditetapkan sang Pencipta melengkapi hidupku.


Sering ingin kubuang warna-warna yang tak kusukai itu. Tapi cintamu yang begitu dalam mengisi relung hati, membuatku bukan membuang justru semakin mendekap warna-warnamu.


Hati kecilku sering menyesal mengenal dan berhubungan denganmu. Rasa menyesal yang begitu besar yang seketika kubuang sebab takut Penciptaku marah jika aku menyalahkan ketetapan itu. kamu tau Mas penyesalan apa itu? Ya ... penyesalan sebab aku bukan orang pertama yang hadir di hidupmu.


Wanita pilu mencari senyum di tengah asa. Ialah Fura, istri pertamamu. Sungguh aku bukan wanita yang sebanding dengannya. Aku tidak memiliki keikhlasan yang besar sepertinya. Ia yang ingin kukembalikan miliknya. Justru ego dan rasaku semakin membuat miliknya semakin dekat padaku.


Dan saat aku merasa yakin miliknya akan menjadi milikku selamanya, hatiku resah ... sebab pancaran mata itu tak tertuju untukku. Entah kemana rasa itu hilang, dalam mata itu seolah hanya mencari bayang bidadari pertamanya. Ya, aku selalu tak bisa menyingkirkan sosok Fura menjadi wanita nomer satu untukmu, walau ia nyatanya tak sesempurnaku.


Jika cinta itu tak lagi ada untukku ...


Untuk apa aku bertahan?


Memang aku akan menjadi satu-satunya ratu, tapi ratu yang hampa! Dan aku tak ingin itu.


Terima kasih atas kasih sayang yang pernah kamu beri untukku, Mas ...


Kalian ... kamu dan Fura menyadarkan arti ketulusan dan keikhlasan menjalani hubungan.


Bahwa mencintai sejatinya tak hanya bagaimana diri merasa nyaman dan bahagia, tapi bagaimana memberi kebahagiaan pada orang yang kita cintai. Ya, walau sesak menyelimuti, pengorbanan serta hati yang terpaksa munafik menjadi jalannya.


Aku ikhlaslan Fura menjadi satu-satunya ratu untukmu, sebab memang ia yang pantas mendampingimu. Terlebih ia kini tlah pulih, aku yakin kalian akan bahagia bersama.

__ADS_1


Lupakan aku! Talaklah aku! Agar kita bisa menjalani hidup ke depan dengan tenang tanpa terikat satu sama lain.


Tolong jangan sedih!


Sebab aku pun tak sedih!


Karena aku sungguh mantap dengan keputusanku!


Keputusan yang merupakan salah satu hal benar yang kuambil dalam hidupku dan aku bangga!


Salam cinta selalu untukmu.


Wasallam


Serpihan debu yang pernah mendiami hatimu.


💔Shofi


_______________


Syafiq terus bermonolog dalam diam.


"Maafkan aku Shofi ... maaf. Bukan aku tak memiliki cinta itu, tapi kebutuhan nyatanya lebih mendominasi hubungan kita. Terima kasih pula kau pernah hadir, Sayang ...."


"Inikah balasan untuk ketidakadilanku ya Rabb ... Kau menjauhkanku dengan raga-raga yang kucintai. Ampuni aku ya Rabb ...."


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


💔Happy reading😘


__ADS_2