TERNYATA AKU ORANG KETIGA

TERNYATA AKU ORANG KETIGA
Tujuh Puluh Tujuh


__ADS_3

"Jangan ... jangan pergi Mas! Jangan tinggalkan aku! Mas ... Masss ....!


"Shofi, sadarlah!"


Mata itu terbuka. Tampak seorang pria tegap dengan jemari yang masih berada di bahunya.


"Om ...!"


"Mimpi buruk kejadian itu lagi?" Wajah itu mengangguk.


Seketika netra sang wanita berkaca, satu-persatu bulir menetes mengingat kejadian naas pagi itu.


________________


"Kenapa mbak Shofi terlihat sangat terburu-buru? Kita mau ke mana sebetulnya, Mbak?" Karin sang perawat di rumah sakitnya terdahulu yang sudah ia anggap sahabat dan seperti adik itu tampak heran.


Pasalnya sekarang baru pukul 5 dan wanita semampai di hadapannya telah berdandan cantik, merapihkan barang-barang putri suaminya tersebut pula.


"Aku sudah letih, Karin! Aku akan pergi ke tempat yang sangat jauh!"


"Tapi Mbak, bukankah mbak sudah jadi wanita satu-satunya kini?" ucap Karin.


"Wanita satu-satunya yang memiliki sedikit cinta dari suaminya."


"Maksud, Mbak?"


"Bahkan mas Syafiq semalam menghabiskan waktu bersama istri pertamanya."


"Bukankah kata mbak mereka akan bercerai dan 7 bulan ini mas Syafiq tidak pernah bertemu istrinya itu?"


"Iya ... segalanya baik-baik sebelum kemarin wanita paruh baya itu datang."


"Si-apa?"

__ADS_1


"Mertua mas Syafiq. Ia ke sini memberitahukan kebenaran bahwa dokter Billy dan Fura ternyata satu ayah. Hal yang membuat mereka tak bisa bersama. Setelahnya mas Syafiq tampak bimbang, ia seakan memiliki jalan dan bersemangat kembali untuk bersama istri pertamanya itu."


Hahh ...


Napas kasar itu keluar. "Sabar, Mbak." iba Karin. Shofi kembali mengeluarkan bulir itu.


"Lalu apa yang akan mbak lakukan setelah ini?" tanya Karin kembali.


"Aku sudah memesan tiket melalui online untuk tujuan Surabaya. Aku akan menenangkan diri di rumah teman di sana. Setelah mengantar Hana ke tempat yang seharusnya, aku akan ke Bandara dan kau bawalah mobil ini. Pakai dan rawatlah sampai aku kembali."


"Sungguh, Mbak?" Shofi mengangguk.


"Sudah sana mandi! Pesawatku jam 9, jadi kita harus bergegas! Oh ya, pakai saja bajuku di lemari ...  tubuh kita kan tak beda jauh!" Karin mengangguk.


Setelah mandi, Karin melihat-lihat acsesoris milik Shofi. Shopi menangkap pemandangan itu.


"Kalau ada barangku yang kamu suka ambil saja. Toh akan kutinggalkan!"


"Ahh, Mbak Shofi kenapa begitu baik?"




Suasana semakin terik. Setelah mengantar Hana, Shofi yang khawatir akan terlambat ke Bandara jika melalui jalan utama yang padat di jam itu, akhirnya memutuskan melewati jalan setapak yang sedikit terjal.


Hingga di tengah jalan, kemudi itu tak terkendali. Roda bannya bocor. Laju mobil oleng ke kanan dan ke kiri tak tentu arah hingga roda itu terpelosok dalam jurang dan peristiwa itu terjadi.


_______________


"Shof ...!"


"Ahhh ...." Ia tersadar dari lamunnya.

__ADS_1


Ya, ia adalah Shofi sang istri kedua yang lagi-lagi menerima takdir tak mengenakkan untuk hidupnya. Bersyukur saat itu ia bertemu jiwa-jiwa tulus penuh asih yang tanpa pamrih merawat dan menyembuhkan segala lukanya.


Sosok pria matang itu hadir ... Jiwa kesepian itu memiliki andil besar dalam hidup kedua Shofi. Ia juga masih membiarkan Shofi tinggal gratis dalam vila itu. Ya, pria itu yang bersisian kamar dengannya lagi-lagi menyadarkan saat mimpi buruk itu kembali hadir. Mimpi buruk bayangan kejadian naas yang selalu mengganggu tidurnya.


Ditatapnya pria dengan sorot mata sayu yang meneduhkan dengan seberkas senyum tulus mengarah pada wajahnya.


"Ayo minumlah air ini dulu! Tarik napas dan buang perlahan. Yakin segalanya akan baik-baik saja! Hal buruk itu sudah terlewat. Jangan ingat!"


"Tidak bisa, Om ...! Karin! Karin yang terbaring dengan nisanku! Bagaimana aku menutup rasa bersalah ini! Andai aku tak mengajaknya bersamaku hari itu!"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


❤Untuk cerita Shofi sampai di sini dan masuk judul baru ya, karena sudah tidak sesuai dengan judul awal🙏


❤Monggo yang mau ngikut, yang berhenti sampai kisah ini juga tidak apa-apa😊


❤Sudah ada bayangan sosok jodoh Shofi kelak, kan? Selalu ada pro kontra kenapa jodoh Shofi pria matang, duda pula! Yang baca novel lain Thor pasti kenal dengan sosok mas Dimas yang tulus dan sangat mencintai istrinya. (TAKDIR CINTA LYRA) Dan tokoh ini yang Thor pilih sangat pas dengan Shofi. Dia yang tulus dan tidak pernah membagi hatinya jika sudah mencintai 1 wanita😄


❤Sekedar info, mas Dimas ini ayahnya Mayra, tunangan babang Billy ya😘


❤Berikut judul novel terbaru mbak Shofi.



❤Visual Lyra yang kini menjadi Shofi



❤Om Dimas, ini visual saat usia 35 ceritanya ya. sekarang 53 banyangin sendiri aja😄



❤Anak Om Dimas ini 4 orang dengan berbagai karakter berbeda menyikapi kehadiran Shofi.

__ADS_1


❤Sekarang lanjut bab End Novel ini\=\=\=>>


__ADS_2