Ternyata Istriku Milioner

Ternyata Istriku Milioner
75. Serangan Balik


__ADS_3

Pasukan dari Tuan Gustaf sudah menguasai area istana Tuan Wiliam. Mereka masuk dengan menggunakan seragam yang sama seperti yang di kenakan oleh anak buat Tuan William, sehingga penyamaran mereka tidak diketahui oleh anak buah Tuan William.


Usai menjatuhkan lawan dan menghancurkan kamera CCTV yang sudah dikendalikan oleh anak buah Tuan Gustaf .


Tuan William yang belum tidur mendengar keributan di luar istananya, ia langsung sigap bangun dan melarikan diri lewat pintu rahasia yang berada di dalam kamarnya, yang sudah dimodifikasi olehnya melalui pajangan lukisan yang ada di dalam kamarnya.


Satu-satunya yang tidak diketahui oleh Tuan Gustaf adalah pintu rahasia yang bisa digunakan oleh Tuhan robot Jika ada musuh yang datang menyerangnya secara tiba-tiba.


Pintu rahasia yang biasa digunakan oleh Tuan William yang berupa lift yang tersambung ke basement rahasia yang di bawahnya, sudah tersedia sepeda motor untuk bisa meloloskan diri dari kejaran musuh, tentunya jalan yang dilewatinya berupa terowongan kecil yang hanya muat untuk kendaraan sepeda motor saja.


Jalan rahasia itu yang bisa membuat Tuan William meloloskan diri dari kejaran para musuhnya. Ketika penyergapan yang dilakukan oleh anak buah Tuan Gustaf ke kamar Tuan William, ternyata sudah kosong dan mereka tidak menemukan Tuan William.

__ADS_1


"Sial!" Dia sudah meloloskan diri" Ucap Jack yang sangat kesal pada Tuan William karena tidak bisa menangkap musuh dari Tuan Gustaf.


Jack melaporkan lagi kepada Tuan Fernandez karena mereka tidak berhasil menangkap penjahat mafia itu.


"Hallo bos!" Mohon maaf bos, kami tidak bisa menemukannya karena Tuan William berhasil melarikan diri melalui pintu rahasia yang ada di dalam kamarnya. Saat ini kami sedang menyelidiki pintu rahasia itu." Ujar Jack yang menghubungi Tuan Fernandez yang masih berada di Paris.


"Bagaimana kamu bisa mengetahuinya, jika ia berada di kamarnya, mungkin saat ini dia tidak berada di kediamannya atau di kamarnya?" Tanya Tuan Fernandez.


"Apa yang mesti kami lakukan sekarang bos?" Tanya Jack lagi.


"Kalian tetap mengawasi kediamannya karena kita berhasil menduduki istananya. Dan perintahkan anak buahmu yang lain untuk kembali ke markas kita dan membawa semua anak buah Tuan William." Titah Tuan Fernandez pada anak buahnya Jack.

__ADS_1


Mendengar kabar kalau Tuan William bisa kabur dari kejaran anak Buahnya, Tuan Fernandez sangat gusar. Ia memberi tahukan hal ini pada putranya Tuan Gustaf karena putranya yang lebih tahu seluk-beluk kediaman Tuan William dan tempat persembunyian Tuan William.


"Gustaf, Tuan William berhasil melarikan diri melalui jalan rahasia di kediamannya. Apakah kamu mengetahui sesuatu mengenai pintu rahasia yang ada di kamar pribadinya?" Tanya Tuan Fernandez.


"Kalau pintu rahasia dalam kamarnya saya tidak mengetahuinya sama sekali Daddy. Mungkin dia sengaja merahasiakannya dari saya karena selama ini saya hanya diberitahu hal-hal yang bersifat umum saja dan itu pun tidak begitu mendetail tentang sesuatu yang disimpannya secara rapi untuk berjaga-jaga" Ucap Tuan Gustaf pada ayahnya.


"Mungkin tempat persembunyiannya yang lain, apakah kamu mengetahuinya, nak?" Tanya Tuan Fernandez.


"Paling dia punya Club di tengah kota dan beberapa Club ditempat lain yang biasa ia kunjungi.


Paling tempat kasino yang sering ia datangi. Tapi, jika ia ke sana, mungkin tidak bisa karena semua nomor kartu kreditnya sudah saya blokir. Dia tidak akan bisa bertahan hidup kecuali dengan uang yang ada di dalam dompetnya." Ujar Tuan Gustaf dengan tersenyum penuh kemenangan.

__ADS_1


__ADS_2