
Menghadapi tindakan licik BaiLi Yun Hua, saat ini bukan hanya penonton yang merasa marah, tapi Mo Lan juga kesal. Pemuda yang menjadi lawannya ini entah sengaja mau mengulur waktu atau memang sengaja membuatnya kesal, Mo Lan tidak tahu. Tapi saat ini dia benar-benar merasa emosinya hampir meledak. Di waktu biasanya emosinya tidak akan begitu mudah dipengaruhi oleh orang lain, namun adik perempuannya baru saja terluka parah di hadapannya dan pelakunya sekarang mempermainkannya.
Mo Lan bukan dewa, dia masih memiliki emosi dan keinginan. Wajar jika dia terprovokasi dan ingin menghabisi orang sekarang. Kalau tadi dia masih memiliki kesan yang baik untuk BaiLi Yun Hua, sekarang dia hanya ingin menarik kerah lawannya dan menyeret pemuda itu ke hadapan Xiao Yin untuk menyembuhkan kondisi adik perempuannya.
Dia tidak tahu apakah kondisi Xiao Yin-nya sekarang sudah stabil atau masih sekarat. Sekarang dia hanya ingin segera mengakhiri pertandingan ini dengan kemenangan dan segera kembali ke sisi adiknya. Tapi BaiLi Yun Hua, pemuda menyebalkan ini mencegahnya melakukan keinginannya.
Mo Lan menghembuskan nafas dan menariknya dalam-dalam sebelum menurunkan pandangannya. Dia harus rasional, kalau ingin menyelesaikan semuanya dengan cepat dia harus berpikir jernih. Setelah menghibur dirinya sendiri, berbagai pikiran rasional berebut menganalisis situasi lawan saat ini.
Dia yakin formasi klan Li ini pasti memiliki batasan. Tidak mungkin BaiLi Yun Hua bisa mempertahankan keadaan saat ini dalam waktu yang cukup lama karena segala bentuk kekuatan yang bukan milik seseorang akan memberikan efek negatif sampai batas tertentu bagi penggunanya jika sudah melewati batas, sama seperti Mo Lan sendiri.
Li Qing He mengajari dan membiarkan siswa-siswanya menggunakan formasi ini, itu artinya formasi ini tidak akan menimbulkan efek samping yang terlalu berat bagi penggunanya. Dengan kata lain, formasi ini sendiri memiliki batasan yang cukup ketat dan tidak terlalu mendominasi.
Sederet pemikiran itu sudah cukup membuat Mo Lan membuat keputusan. Daripada membiarkan BaiLi Yun Hua kembali mengakali dirinya, lebih baik sekarang dia mengakhiri semua ini secara paksa.
Mo Lan menelan ludah. Keputusannya ini bisa melukainya lebih dari yang sudah dia terima dan mungkin tubuhnya juga tidak akan tahan, namun begitu mengingat hal tertentu gadis itu kembali membulatkan tekadnya.
Harus menang.
Dan kemudian kembali ke sisi Xiao Yin...
BaiLi Yun Hua yang berada di udara merasakan perilaku lawannya yang agak terlalu tenang dan...
Terganggu?
__ADS_1
Serangkaian kecurigaan melintas di benak BaiLi Yun Hua.
Ada apa dengan gadis ini?
Tidak lama kemudian keraguan BaiLi Yun Hua pun terjawab begitu dia merasakan aura Mo Lan berubah. Tekanan ekstrim dari Mo Lan membebani BaiLi Yun Hua, tepatnya bukan hanya pemuda itu tetapi juga semua yang berada di arena.
Ini...
Sudut bibir BaiLi Yun Hua menegang. Ini adalah tekanan dari kultivator yang lebih tinggi. Perasaan yang dia rasakan ketika Si Ying dari Asosiasi Pembunuh datang membuat kekacauan. Jadi... inikah tingkat sebenarnya dari gadis ini?
Sementara semua yang berada di arena terguncang dengan tekanan Mo Lan, para penonton yang duduk diam juga mulai serius mengamati gadis itu.
Li Qing Yu yang berada di langit-langit arena mengerutkan keningnya dengan ekspresi serius yang tajam. Dia tidak menyangka ada makhluk lain yang bisa membuatnya merasa tidak nyaman seperti ini. Yang mengganggunya adalah fakta bahwa tekanan spiritual ini tidak dia rasakan dari eksistensi top yang beberapa kali lebih tinggi darinya, tapi dari seorang gadis di tingkatan pertama.
Bahkan Li Qing He tidak memberinya kejutan sebesar ini. Dan Li Qing He tidak terlihat terkejut dengan perubahan ini, maka itu artinya saudara laki-lakinya sudah mengetahui kalau-
Li Qing He memang sudah mengetahuinya kan?
Li Qing Yu mengingat kembali informasi yang dibagikan saudaranya melalui percakapan tadi. Astaga, kenapa otaknya bisa selambat ini. Jelas-jelas tadi Li Qing He sudah menyiratkan kalau dia mengetahui sesuatu mengenai tim kelas B ini.
"DaGe, apa identitas gadis itu? Kenapa untuk sosok yang istimewa seperti ini tidak pernah terdengar namanya di publik? Apa ada sesuatu yang tersembunyi di balik bentuk manusia gadis itu?" tanya Li Qing Yu. Mengingat kekuatan misterius yang dibawa oleh Mo Lan, dia yakin gadis itu bukan manusia biasa. Gadis itu pasti memiliki sejenis garis keturunan dari ras tertentu.
"Aku tidak bisa memberitahumu pasti soal identitasnya, tapi dia memang memiliki latar belakang tertentu," jawab Li Qing He setelah mempertimbangkan pertanyaan adiknya.
__ADS_1
"Ge, jangan berbelit- belit. Siapa pun yang punya mata pasti bisa melihat kalau gadis itu memiliki latar belakang yang tidak biasa. Yang ingin kuketahui adalah identitas gadis itu. Dengan kekuatan seperti itu, gadis itu pasti berasal dari garis keturunan yang cukup kuat dari ras tertentu," ujar Li Qing Yu dengan kesal.
Li Qing He agak terdiam seolah sedang mempertimbangkan seberapa jauh informasi yang akan dibagikannya. Perilaku Li Qing He yang plin-plan ini membuat Li Qing Yu semakin penasaran dengan identitas Mo Lan. Memangnya informasi apa yang membuat Li Qing He seragu ini?
"Gadis itu bernama Mo Lan, dari klan Mo."
Kebingungan merayapi Li Qing Yu.
Klan Mo?
Beberapa klan bergengsi dari berbagai ras melintas di benak Li Qing Yu, namun dia masih tidak bisa menentukan klan Mo yang mana. Infromasi Li Qing He benar-benar rancu sekali.
"Klan Mo yang mana?" tanya Li Qing Yu.
"Klan Mo dari ras kita. Klan ini sudah lama tidak muncul ke mata publik," jawab Li Qing He.
Li Qing Yu bisa mendengar kilasan emosi dari nada Li Qing He. Sebelum Li Qing Yu kembali bertanya, saudaranya sudah menyelanya dengan dingin, "Jangan tanya lagi. Disini tidak nyaman untuk berbicara, nanti kamu sendiri juga akan tahu di masa depan."
Di arena, Mo Lan sekarang sudah kembali ke kondisi yang dikenal BaiLi Yun Hua sebelumnya. Gadis ini sekarang dikelilingi oleh ratusan untai benang energi spiritual yang sama seperti sebelumnya dengan aura mencekam.
Ini dia...
BaiLi Yun Hua juga sudah mempersiapkan dirinya begitu aura Mo Lan berubah. Dia tahu gadis ini akan menggunakan kekuatan ini sekali lagi. BaiLi Yun Hua masih merasakan tekanan yang menghancurkan tulang-tulangnya, namun kali ini rasa takut karena hampir trauma tidak terlalu mempengaruhinya lagi.
__ADS_1
Yang ada sekarang malah rasa senangnya kembali meningkat. Tubuh dan pikirannya merespon kekuatan Mo Lan dengan antisipasi yang abnormal. Mungkin karena formasi klan Li, tapi masa iya?...
Segila apa pun pikirannya berubah, tapi nalurinya tidak mungkin begitu mudah dibuyarkan oleh pengaruh asing. Apalagi menurutnya naluri bertahan hidup adalah jenis naluri yang sudah tertanam di jiwa makhluk apa pun begitu mereka memiliki pikiran sadar. Jadi biar pun kondisi pikirannya sekarang tidak stabil, tidak akan separah ini hingga bisa senang bahkan ketika memiliki ancaman hidup.