
BaiLi Yun Yi dan BaiLi Yun Lan yang duduk di bangku penonton masing-masing memiliki wajah yang jelek.
"Bagaimana bisa pemuda bernama Luo Hong itu menawarkan saran gila seperti itu kepada rekannya?! Dari perilaku Luo Hao, sudah jelas orang itu memiliki gangguan kebersihan yang serius. Bagaimana bisa saran berbahaya seperti itu ditawarkan hanya untuk main-main," geram BaiLi Yun Lan dengan ekspresi yang penuh kemarahan.
Ini adalah pertama kalinya BaiLi Yun Yi melihat sisi baru BaiLi Yun Lan. Biasanya BaiLi Yun Lan berperilaku sangat tenang dan teratur dalam segala situasi, tapi reaksinya masih bisa dipahami. Pemandangan yang mereka lihat ini memang sangat menyakiti mata. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau timnya melawan tim kelas A-2 ini.
Di sisi kelompok Li Qing He, Wei Si An menggeleng kepalanya, "Orang gila lain yang keluar dari tempat itu."
Li Qing Yu benar-benar terkejut dengan adegan yang dia saksikan. Siapa yang tidak merasakan sakit ketika memutilasi diri mereka sendiri? Tapi Luo Hao dari klan Luo ini benar-benar memotong dirinya sendiri dan menggerutu soal masalah kebersihan? Tidakkah orang ini merasakan sakit?
Wei Si An mengerutkan keningnya, "Kenapa Luo Min mengirim dua orang ini berpartisipasi dalam pertandingan sederhana seperti ini? Gadis itu tidak akan melakukan hal ini hanya untuk menyakiti pemuda yang bernama Wei Lan itu kan?"
"Wei Lan adalah seorang darah tabu," ujar Li Qing He.
Wei Si An, "Aku tahu, tapi kelompok klan Luo ini tidak akan benar-benar bertindak sejauh ini hanya untuk satu orang kan? Lagipula mereka telah membiarkan pemuda itu hidup hingga saat ini, jadi tidak masuk akal jika mereka tiba-tiba membuat kekacauan di depan umum hanya untuk melampiaskan kekesalan mereka."
Li Qing He, "Siapa yang tahu dengan jalan pikiran mereka. Sejak dulu urusan internal mereka memang sangat rumit."
Li Qing Yu diam-diam mendengarkan percakapan kedua orang ini dan menyerap informasi yang tidak diketahuinya. Dia pernah mendengar soal kelahiran darah tabu yang paling dibenci oleh para elf. Dia hanya tidak menyangka kebencian itu akan separah ini. Terlintas dalam benaknya jika para anggota klan elf ini sangat membenci pemuda elf yang berdarah tabu ini, kenapa mereka tidak menyelesaikannya saja dari awal. Kenapa harus sekarang?
Wei Lan yang mengambang di udara menatap serangkaian adegan itu dan bergumam, "Dasar gila."
Kata-kata nya menarik perhatian Luo Hao dan Luo Hong.
Luo Hao kembali menunjukkan senyuman ramah dan tertawa kecil sebagai tanggapan atas penilaian Wei Lan. Sebaliknya Luo Hong yang juga disebut gila menatap Wei Lan dengan pandangan jijik, "Bajingan kecil sepertimu yang hanya membawa kesialan tidak berhak untuk memarahi orang lain. Lagipula dia seperti ini juga sebagian besar karena dirimu."
Melihat keadaan tiga orang di udara kembali berbentrok. Mereka yang berada di bawah juga kembali menyelesaikan apa yang seharusnya mereka selesaikan.
Li Qing Xia menatap muram ke arah Yu Feng. Penampilan Yu Feng jauh lebih rapi dibandingkan dengannya. Kebenaran ini sudah cukup membuatnya kesal, malu, dan marah. Sekarang dia pasti sudah menjadi bahan tertawaan orang lain dengan penampilan berdarah seperti ini.
Li Qing Yu yang melihat bagaimana Li Qing Xia kembali berperilaku seperti antagonis, menarik kembali rasa simpati yang sempat dirasakannya untuk gadis itu atas pengalaman buruk yang baru menimpanya.
__ADS_1
Yu Feng bergerak menghindari cambukan yang terus melesat ke arahnya tanpa jeda dengan ekspresi dingin. Bukannya dia tidak ingin melawan, sejak pertama kali gadis bermarga Li ini memperlakukannya seperti karung tinju dengan penghinaan yang dibencinya dia ingin sekali menembakkan peluru ke kepala gadis itu. Tapi saat cambukan pertama mengenai kulitnya, dia langsung merasakan ada yang salah.
Kekuatan vampirisme nya gelisah.
Dia bisa merasakan binatang buas yang tertidur jauh di dalam darahnya mulai bergetar.
Ini buruk.
Saat serangan kedua menyayat lengannya hingga meninggalkan jejak gerigi yang jelek, perasaan sebelumnya semakin jelas. Kali ini dia benar-benar yakin.
Hanya benda-benda milik kelompok itu yang mampu membuat tubuhnya bereaksi seperti ini.
Di tengah ketegangan batin Yu Feng, luka yang disebabkan oleh cambuk Li Qing Xia mulai mengirimkan rasa terbakar dengan campuran arus listrik yang familiar dan tubuhnya juga secara otomatis memancarkan respon yang sudah lama terekam.
Otot-otot tubuhnya kejang.
Kejang yang sudah lama tidak dia rasakan kembali menyerangnya di posisi yang tidak aman saat ini. Dari luar Yu Feng memang tidak menunjukkan kejanggalan, gerakan masih semulus seperti awal. Hanya dia yang tahu kalau niat membunuh yang jarang dilepaskannya akan segera keluar kandang.
Hanya fakta ini saja sudah membuat kewaspadaannya naik ke level tertinggi. Li Qing Xia mampu mengeluarkan sesuatu milik organisasi itu, itu artinya besar kemungkinan mereka sudah menggapai akademi ini.
Di sini tidak aman. Tidak ketika dia tidak bisa mengetahui apakah ada anggota organisasi itu yang bersembunyi di antara ribuan kultivator ini dan diam-diam menyaksikan semua yang terjadi sekarang.
Mu Xiang yang sedang bertarung berdampingan dengan Su Ling melihat kejanggalan Yu Feng. Gadis itu mengerutkan keningnya.
Apa yang terjadi dengan Yu Feng, kenapa dia hanya menghindar dan tidak membalas? Li Qing Xia memang sangat baik dalam menggunakan cambuk, tidak sedikit peserta di babak sebelumnya yang dicambuk dengan parah oleh gadis sadis itu. Tapi itu juga tidak berarti kalau Yu Feng lemah. Jelas-jelas Yu Feng bisa menghadapi Li Qing Xia, lalu apa yang menyebabkan pemuda itu sekarang mundur?
Saat Mu Xiang lengah, tinju spiritual milik lawannya menabrak perutnya.
Mu Xiang mundur ke belakang setelah berguling di udara dan jatuh dengan satu lutut. Segaris darah mengalir dari sudut bibirnya. Dia bisa merasakan perutnya seperti dihantam oleh palu besar, untung saja dia belum makan sebelum kompetisi ini atau perutnya mungkin akan memuntahkan sisa-sisa makanan yang menjijikkan.
Gadis kembar yang menjadi lawan Mu Xiang dan Su Ling adalah petarung tangan kosong. Mereka bergerak dengan pola yang aneh dan memiliki teknik tinju yang sama anehnya. Tidak hanya itu, kedua gadis itu memiliki kontrol energi spiritual yang sangat bagus, setiap gerakan mereka membawa jejak spiritual yang meningkatkan ketangkasan dan ledakan tinju mereka.
__ADS_1
Salah satu kembar yang sebelumnya mendaratkan tinjunya pada Mu Xiang sekarang berdiri dengan gerakan kuda-kuda yang mantap dan menatap lawannya dengan keseriusan yang tidak berkurang meskipun lawannya terluka.
Posisi Mu Xiang saat ini tidak terlalu jauh dari Yu Feng dan keduanya sepenuhnya berada dalam jangkauan pengamatan satu sama lain. Mu Xiang mengeluarkan sepuluh pisau kecil dan melemparkannya ke arah lawannya. Tangannya yang menyelipkan sebuah manik-manik kecil menembak ke arah Li Qing Xia.
Tatapan Mu Xiang bertemu dengan Yu Feng ketika aksinya berlangsung.
Aku telah membuka kesempatan untukmu. Gunakanlah sebaik-baiknya.
"Boom!"
Manik-manik itu melesat ke depan wajah Li Qing Xia dan meledak saat kedua mata gadis itu menangkap benda asing yang melayang ke garis pandangnya.
Pupil Yu Feng berkelebat dengan cahaya tajam. Saat asap mengaburkan pandangan Li Qing Xia, dia menangkap ekor cambuk gadis itu dan menariknya dengan keras untuk merebut senjata itu dari tangan tuannya.
Tangannya yang bersentuhan dengan besi tajam cambuk langsung berdarah, namun dia mengabaikannya dan menembakkan beberapa cambukan ke arah Li Qing Xia dengan cahaya dingin yang berkilat di matanya.
"Ah!"
Teriakan Li Qing Xia bergema nyaring saat cambukan tajam menyerang pinggangnya.
"Qing Xia!"
Li Qing Feng yang mendengar teriakan adiknya, berbalik untuk mencari sumber suara itu dan langsung dihadapkan dengan adegan dimana Yu Feng mengarahkan cambuk kepada adik perempuannya dengan ganas. Pemuda itu langsung berkobar dan melemparkan serangannya ke arah pemuda yang berani memperlakukan saudarinya seperti itu.
Yu Feng merasakan tekanan berbahaya yang menuju ke arahnya dan segera berlari ke samping untuk menghindarinya, namun angin ganas memotong puluhan bagian dari tubuhnya dan langsung mengubahnya menjadi manusia berdarah.
Yu Feng melompat menjauh dari Li Qing Xia sebelum menatap Li Qing Feng yang sekarang terlihat ingin membunuhnya. Jeda waktu ini sudah cukup membuat Li Qing Xia memulihkan pandangannya dan menatap ganas ke lawannya yang mengambil senjatanya dan mengarahkannya kepadanya.
Li Qing Xia berlari ke arah Yu Feng dengan kedua telapak tangannya yang sekarang memiliki aura spiritual tipe kegelapan milik garis keturunan ras iblis dan menembakkan api hitam itu ke arah Yu Feng.
"Matilah!"
__ADS_1