
"Ya, aku lupa."
Ucapan acuh tak acuh Li Qing He membuat Li Qing Yu menampilkan senyuman kecil yang agak menyedihkan. Di luar dia tampil seperti kata-kata Li Qing He hanya membuatnya sedikit malu, namun di dalam Li Qing Yu sudah kesal secara mental.
Lupa? Orang ini bilang dia lupa tentang adiknya? Heh... tampaknya sejauh ini dia masih belum cukup hadir di sekitar Li Qing He, untuk mengingatkan saudaranya akan keberadaannya.
Wei Si An menggeleng kepalanya dan bergumam setengah tidak setuju, "Apanya lupa. Kamu harus lebih peduli dengan adik kecilmu ini. Saudara mana yang bisa melupakan soal adiknya sendiri?"
Li Qing He memasang ekspresi datar terhadap kata-kata Wei Si An yang tampak sangat berbelas kasih. Pemuda berambut perak ini selalu memiliki masalah dengan hubungan persaudaraannya sendiri dan sekarang orang ini ingin berpura-pura seperti orang baik dan datang menceramahi nya?
Apalagi Li Qing Yu sendiri selalu membuatnya jengkel belakangan ini, dia tidak akan bisa menyingkirkan bayangan bocah nakal ini dari pikirannya bahkan jika dia mau. Apanya yang harus lebih peduli dengan Li Qing Yu, jelas-jelas dia harus lebih peduli dengan dirinya sendiri jangan sampai kepalanya korslet karena harus menghadapi iblis parasit seperti Li Qing Yu.
Tidak cukup ada satu orang Li Qing Yu yang mengganggu ketenangannya, sekarang datang lagi satu aktor yang ingin memeriahkan suasana. Sebenarnya Li Qing He sendiri pun tidak tahu kalau sahabatnya yang satu ini akan datang ke tempatnya tanpa kabar. Ketika dia datang di pagi hari, dia sudah melihat Wei Si An yang semalam tidak kelihatan batang hidungnya sekarang duduk di ruangan VIP miliknya.
Li Qing He masih memiliki kenangan pagi ini. Ketika dia diteleportasikan melalui formasi, sosok pemuda berambut perak yang familiar sedang menyesap secangkir teh sebelum menyambutnya dengan sopan seolah pemilik ruangan itu adalah Wei Si An dan bukannya Li Qing He.
"Selamat pagi Qing He. Bagaimana kabarmu pagi ini?"
Li Qing He, "Kenapa kamu ada disini?"
Wei Si An hanya tersenyum dan menjawab dengan percaya diri, "Tentu saja datang untuk menyaksikan keseruan acara ini. Semalam aku memiliki urusan yang mendesak jadi aku terpaksa harus melewatkan pemandangan kemenangan kelas kita. Agak disayangkan, tapi tidak masalah. Karena itulah aku memutuskan untuk datang ke tempatmu mengingat aku belum memesan tempat."
Li Qing He hanya menerima alasan itu dengan apatis dan tidak terlalu memikirkannya, namun ketika melihat kehadiran baru di ruangan itu, sedikit sakit kepala mulai menyerangnya.
__ADS_1
Ya, bagaimana dia bisa lupa. Ada satu iblis yang suka memakai topeng ditambah dengan satu lagi yang juga hobi bermain peran sebagai orang suci...
Huh...
Hari ini akan jauh lebih menyebalkan...
......................
Sekelompok tim perwakilan dari berbagai kelas dengan cepat berkurang lebih dari setengahnya hingga hanya tersisa sepuluh besar yang memang memiliki kualitas untuk saling bersaing ketat.
Dari sepuluh tim tersebut, ada tim Wei Lan dan Yu Feng yang merupakan kelas B-4, tim BaiLi Yun Lan dan BaiLi Yun Yi yang berasal dari kelas B-1, serta tim kelas Li Qing Feng yang berasal dari kelas A-2.
Melalui serangkaian pertandingan yang ketat, beberapa sosok yang muncul ke permukaan mulai menjadi objek perhatian cermat. BaiLi Yun Yi dan BaiLi Yun Lan mendapatkan perhatian khusus dari beberapa orang karena kejadian sebelumnya dengan BaiLi Yun Hua yang agak memberi orang rasa kebas.
Sedangkan untuk tim kelas BaiLi Yun Xiao dan Yue Qing Ye, masing-masing juga menonjol dengan keunikan mereka sendiri. Bahkan yang lebih spesial adalah ada seorang kultivator manusia di tim itu.
Ketika Yu Feng pertama kali muncul dengan hanya sepasang pistol biasa, banyak orang mengira kalau pemuda itu hanya naik ke arena untuk bermain dibantai. Dalam pemikiran para kultivator ini, kultivator ras manusia adalah yang paling langka dan dengan sepasang pistol biasa yang digunakan oleh para manusia sebagai senjata yang hanya ampuh terhadap daging rapuh para manusia itu...
Ini agak terlalu kurang meyakinkan bukan?
Tidak ada yang tidak tahu soal pistol, senjata yang dibuat oleh para manusia untuk berburu hewan-hewan biasa atau jenis yang digunakan oleh beberapa aparatur keamanan di wilayah manusia untuk berurusan dengan penjahat kriminal mereka.
Pistol yang digunakan oleh manusia tidak akan mempan terhadap para kultivator seperti mereka. Mungkin kalau pelurunya agak spesial, mereka hanya akan meninggalkan sedikit luka ringan pada kultivator. Jadi ketika Yu Feng berdiri di arena dengan sepasang pistol, banyak yang mulai membicarakan pemuda itu.
__ADS_1
Para penonton mengira kalau Yu Feng akan segera dijatuhkan, namun yang tidak mereka duga adalah Yu Feng yang menjadi objek pembicaraan mereka ini ternyata mampu menghadapi lawannya dengan luar biasa.
Peluru pada pistolnya ternyata mampu berhadapan dengan energi spiritual lawannya dan menembus masuk ke tubuh lawan. Ternyata pistol nya itu bukan pistol biasa, kedua senjata sederhana itu memiliki kemampuan untuk menyakiti seorang kultivator!
Selain itu Yu Feng memiliki kemampuan menembak yang cukup baik. Setiap tembakan pelurunya tampak berputar dengan lintasan yang rapi dan indah. Pemuda ini memiliki akurasi menembak yang cukup tinggi. Yu Feng tidak pernah terlihat khawatir dengan jumlah pelurunya yang mungkin akan habis karena sejauh di segala pertandingan yang dilalui timnya, para penonton tidak pernah sekali pun melihat pemuda itu mengisi pistolnya kembali dengan peluru baru seolah sepasang pistol itu memiliki biji peluru tanpa batas.
Selain Yu Feng, ada juga Wei Lan. Pemuda elf ini terlihat cukup kecil ketika berdiri bersama dengan anggota timnya. Wei Lan memiliki ukuran yang hampir sama dengan BaiLi Yun Hua kecuali tentang masalah BaiLi Yun Hua yang memiliki tubuh yang terlalu kurus seperti akan patah hanya dengan sekali cengkraman.
Wei Lan memiliki wajah yang indah khas para elf. Mereka yang tidak melihatnya bertarung mungkin akan menganggapnya sebagai kesemek lembut yang mudah diganggu. Faktanya selama pemuda elf ini naik ke arena, dia akan berubah dari peri kecil yang tampan menjadi predator berbahaya yang gesit.
Ada juga Mu Xiang dan tiga anggota tim lainnya yang tidak bisa diremehkan. Begitu tim mereka naik, keenam peserta ini akan mengibaskan lawan mereka dari arena.
Di tim kelas A-2 ada juga beberapa sosok yang telah menjadi terkenal selama pertandingan. Salah satunya adalah Li Qing Feng, Tuan Muda Kedua Klan Li dan Li Qing Xia, Nona Muda Klan Li.
Li Qing Feng dan Li Qing Xia adalah pasangan kakak beradik yang memiliki identitas khusus. Selama pertandingan tim mereka, Li Qing Feng telah menunjukkan keahlian dan kekuatan yang meledak seperti gunung berapi. Sebagai perbandingan, Li Qing Xia tampak lebih lemah dari saudaranya, namun kenyataannya gadis ini bertindak jauh lebih kejam.
Li Qing Xia tidak segan-segan menyerang lawannya dengan serangan ganas menggunakan cambuknya. Meskipun tingkat kultivasi Li Qing Xia setingkat lebih rendah dari saudara laki-lakinya, namun cambuk gadis itu tampaknya terbuat dari bahan yang aneh. Senjata itu mampu meninggalkan jejak menakutkan pada lawannya.
Di luar dari tokoh-tokoh ini, ada banyak eksistensi lainnya yang layak mendapatkan perhatian. Dari sepuluh tim ini, masing-masing memiliki anggota yang luar biasa.
Jadi bisa dikatakan, situasi kali ini cukup berbeda dengan perseteruan antara tim Mo Lan dan tim BaiLi Yun Hua sebelumnya. Peringkat pertama masih belum bisa dipastikan akan jatuh ke tangan siapa.
Dan hasil inilah yang tidak sabar ditunggu-tunggu oleh berbagai pihak.
__ADS_1