The Legends : Tale Of Immortality

The Legends : Tale Of Immortality
Chapter 7: Firasat


__ADS_3

Mu Yin mengepalkan kedua tangannya. Dia kembali ke kamarnya dalam diam.


BaiLi Yun Xiao duduk di tempat tidurnya dengan suasana hati yang sedikit rumit. Dia kembali memikirkan ekspresi Mu Yin ketika memperjelas hubungan mereka.


Seutas rasa bersalah lahir dari lubuk hatinya.


Mungkinkah kata-katanya sedikit berlebihan?


Tapi jika dia tidak mengatakan pendapatnya dengan jelas, Mu Yin akan terus memegang harapan untuknya. BaiLi Yun Xiao sangat sadar bahwa Mu Yin menyukainya tetapi dia tidak memiliki sedikit pun perasaan khusus untuk Mu Yin dan tidak mungkin baginya untuk membalas perasaan Mu Yin. Setelah kejadian ini, mungkin lebih baik baginya untuk lebih menjaga jarak dari Mu Yin.


......................


Setelah dua hari, kelompok klan Yue tiba di Kota Luo Xing. BaiLi Yun Xiao sudah siap menunggu di gerbang kota. Ketika dia melihat kapal terbang klan Yue, senyumannya tumbuh semakin lebar.


Yue Qing Ye dan beberapa anggota klan Yue yang berdiri di atas kapal melihat sosok berjubah putih yang berada di gerbang Kota Luo Xing sedang menatap ke arah mereka dengan senyuman yang terukir di wajahnya.


Di antara anggota klan yang dibawa Yue Qing Ye, ada yang merupakan anggota utama dan jelas mengenali identitas pemuda berjubah putih. Beberapa yang tidak pernah melihat BaiLi Yun Xiao merasa penasaran dengan sosok pemuda berjubah putih yang tampak sedang menunggu kedatangan kapal mereka.


Ketika kapal terbang klan Yue mendarat, Yue Qing Ye melayang turun dari kapal dengan para anggota lainnya yang mengikuti tindakan Yue Qing Ye setelahnya.


Yue Qing Ye mencapai posisi BaiLi Yun Xiao hanya dalam kedipan mata.


"Kenapa kamu berdiri disini?" kalimat Yue Qing Ye mengejutkan beberapa anggota klan Yue.


BaiLi Yun Xiao tersenyum dan menjawab, "Tentu saja menunggumu." BaiLi Yun Xiao menghela nafas pelan setelah menyelesaikan kalimatnya dan melanjutkan, "Kenapa lama sekali? Membuatku menunggu sejak pagi."


Yue Qing Ye, "Kamu telah berdiri disini sejak pagi?"


BaiLi Yun Xiao, "Tentu saja. Aku bahkan melupakan sarapanku."


Yue Qing Ye, "Bagaimana dengan makan siang?"


BaiLi Yun Xiao mengeluh, "Aku telah berdiri disini sejak pagi tanpa meninggalkan tempat ini sedetik pun. Bagaimana aku bisa makan siang?"


Yue Qing Ye, "..."


Meskipun Yue Qing Ye lebih muda beberapa bulan dari BaiLi Yun Xiao, tetapi BaiLi Yun Xiao terkadang akan bersikap seperti anak kecil untuk mengganggunya. Pada awalnya Yue Qing Ye akan mengalami perubahan ekspresi dan merasa bersalah, tetapi setelah bertahun-tahun dia tidak lagi merasa terguncang dengan sikap kekanak-kanakan BaiLi Yun Xiao dan hanya akan merasa tidak berdaya terhadap kenakalan kakak yang lebih tua beberapa bulan darinya ini.


Yue Qing Ye tersenyum sedikit dan berkata, "Kalau begitu pergi mengisi perutmu, aku akan membayar tagihannya."


BaiLi Yun Xiao, "Tentu...tentu."


Setelah kedua sosok itu telah menghilang ke dalam kota, para anggota klan Yue masih menatap kosong ke arah kedua sosok tadi.


"I-itu..."


"Sepertinya tadi aku melihat Tuan Muda tersenyum. Mungkinkah aku berhalusinasi?"


"Aku juga melihatnya."


Para anggota utama yang mengenal BaiLi Yun Xiao tertawa ketika melihat reaksi anggota klan lainnya.


"Kalian benar, Tuan Muda memang tersenyum."


"Lalu Senior, siapa pemuda berjubah putih itu? Bagaimana bisa dia berbicara tidak sopan terhadap Tuan Muda?"

__ADS_1


Para anggota utama klan yang mendengar pertanyaan anggota muda mengubah ekspresi mereka dan menatap serius anggota muda tersebut.


"Jangan pernah katakan hal itu. Pemuda yang kalian maksud adalah Tuan Muda BaiLi, tentu saja Tuan Muda BaiLi dapat berbicara dengan santai kepada Tuan Muda."


Pernyataan anggota utama mengejutkan anggota klan lainnya.


"Tuan Muda BaiLi? Apakah itu Qing Yue?"


"Benar."


Jawaban positif itu menghantam pikiran kelompok orang tersebut. Mereka yang selalu mengagumi BaiLi Yun Xiao, bersorak dengan gembira.


Di dalam Kota Luo Xing, BaiLi Yun Xiao memimpin Yue Qing Ye menuju restoran yang sebelumnya dia kunjungi dengan Lian Yi. Sesuai dengan kata-katanya, Yue Qing Ye membayar semua biaya tanpa ragu. Pelayan yang melayani keduanya adalah pelayan yang sebelumnya melayani BaiLi Yun Xiao dan Lian Yi. Melihat BaiLi Yun Xiao, mata pelayan wanita itu menjadi cerah. Dia tersenyum dengan lembut dan memperkenalkan setiap hidangan satu persatu kepada BaiLi Yun Xiao dan Yue Qing Ye.


BaiLi Yun Xiao sama sekali tidak menahan diri dan memesan semua hidangan yang menarik perhatiannya. Yue Qing Ye tidak terlalu antusias ketika dihadapkan kepada makanan mewah, tetapi ketika dia berhadapan dengan sesuatu yang manis...


Mata pelayan wanita menatap setiap hidangan yang dipilih Yue Qing Ye dan dia merasa tidak dapat berkata-kata. Sembilan dari sepuluh bagian adalah makanan pencuci mulut dan manisan. Meskipun pelayan wanita itu pernah melihat seorang pencinta makanan manis yang rutin memakan manisan setiap hari, tetapi ini adalah pertama kalinya dia melihat seseorang seperti Yue Qing Ye yang menjadikan makanan manis sebagai makanan utamanya.


Jika Yue Qing Ye adalah seorang manusia biasa, maka tidak diragukan lagi orang ini akan mengidap diabetes. BaiLi Yun Xiao menatap Yue Qing Ye dengan senyuman tak berdaya, tetapi tidak menghentikan tindakan Yue Qing Ye karena dia tahu bahwa tegurannya tidak akan masuk ke telinga sepupunya yang satu ini. Keduanya segera menghabiskan makanan mereka dan meninggalkan restoran. Pelayan wanita menghitung bonus bulanannya di dalam hati dan senyuman indah tidak pernah lepas bahkan ketika kedua pelanggan berharganya telah pergi.


BaiLi Yun Xiao membawa Yue Qing Ye mengelilingi kota hingga matahari tenggelam dan bulan bersinar terang dengan tinggi di langit. Menatap langit yang telah gelap, BaiLi Yun Xiao akhirnya berpisah dengan Yue Qing Ye. Sebelum pergi, dia tidak lupa memberi tahu Yue Qing Ye dimana dia tinggal. Ketika BaiLi Yun Xiao kembali ke penginapan, BaiLi Yun Yi telah menunggunya di kamarnya.


BaiLi Yun Xiao menatap sepupunya yang berada di kamarnya dengan tatapan bertanya.


"Yun Yi, kenapa kamu mencariku?"


BaiLi Yun Yi, "Ge aku akan segera menerobos."


BaiLi Yun Xiao menatap BaiLi Yun Yi dengan kilatan terkejut di matanya.


BaiLi Yun Yi baru menerobos ke tingkat 4 beberapa hari yang lalu.


Semakin tinggi tingkat kultivasi seorang kultivator, kesulitan untuk meningkatkan kekuatan juga semakin tinggi.


Dalam kondisi umum, jika seseorang mencapai tingkat 2 dalam waktu dua tahun maka untuk mencapai tingkat 3 setidaknya diperlukan tiga tahun atau lebih. Selain itu, pemahaman dan keberuntungan juga sangat berpengaruh.


Itulah sebabnya sangat sulit bagi seorang kultivator untuk mendaki lebih tinggi.


Tetapi bagi individu-individu yang berbakat dan istimewa seperti BaiLi Yun Xiao dan Yue Qing Ye, kondisi ini tidak ada artinya bagi mereka. Tentu saja selain keduanya, masih ada bakat-bakat unggul yang tersebar di dunia. Dan BaiLi Yun Yi serta anggota klan lainnya juga termasuk bakat-bakat yang cukup baik, tetapi mereka masih tidak dapat dibandingkan dengan BaiLi Yun Xiao dan Yue Qing Ye.


Jadi, ketika BaiLi Yun Yi mengaku ingin menerobos lagi, wajar bila BaiLi Yun Xiao terkejut. BaiLi Yun Yi menghela nafas dan berkata, "Ketika aku merenungkan kembali bimbinganmu yang sebelumnya, aku kembali mencapai pencerahan."


"Begitu efektif?"


BaiLi Yun Yi tidak menjawab pertanyaan BaiLi Yun Xiao yang dimaksudkan untuk mengganggunya.


"Baiklah, baiklah. Berkonsentrasilah untuk menerobos, aku akan mengawasimu." Melihat BaiLi Yun Yi tidak memedulikannya, BaiLi Yun Xiao kembali ke topik utama. BaiLi Yun Yi menutup matanya dalam posisi bersila dan mulai mengisolasi dirinya dari dunia luar. Energi spiritual di sekitarnya, mulai berfluktuasi.


Pemilik penginapan menatap ruangan BaiLi Yun Xiao dengan tatapan terkejut.


Yu Feng yang sedang berkultivasi di kamarnya, membuka matanya dan berdiri dari tempat tidur. Energi spiritual di sekitarnya dibubarkan dan berlarian ke kamar BaiLi Yun Xiao. Anggota klan BaiLi menghentikan aktivitas mereka dan berkumpul di depan kamar BaiLi Yun Xiao. Dua puluh Penjaga Guang Ming dengan sadar membentuk barisan formasi di lantai dasar.


Pemilik penginapan menatap dua puluh Penjaga Guang Ming dengan tatapan serius. Meskipun setiap dari mereka berdiri di tempat yang berbeda dan tidak beraturan, tetapi jika diamati dengan lebih teliti, posisi mereka sebenarnya adalah titik yang dihubungkan satu sama lain hingga membentuk suatu formasi tertentu.


Kedua puluh Penjaga Guang Ming menyadari tatapan pemilik penginapan dan setiap dari mereka menyimpan kejanggalan ini di pikiran mereka. Barisan formasi mereka tidak mungkin disadari oleh seseorang kecuali orang tersebut seorang ahli.

__ADS_1


Dengan begitu, pemilik penginapan telah masuk ke dalam daftar 'yang perlu diperhatikan' milik para Penjaga Guang Ming.


Fluktuasi energi tidak hanya berlaku di dalam penginapan, tetapi area beberapa meter di luar penginapan juga mengalami kekacauan energi spiritual.


"Seseorang akan menembus ke tingkat 5?"


"Siapa itu?"


"Sepertinya dari penginapan lusuh itu. Mungkinkah seseorang dari luar? Sepertinya bukan seseorang yang berpengaruh."


"Tsk, tsk, tsk, sepertinya orang itu akan dalam masalah."


Orang-orang yang berada di jalan langsung menyingkir dengan cepat. Beberapa rumah di sekitar penginapan juga menutup pintu mereka. Dalam sekejap, jalanan telah dikosongkan dan setiap aktivitas juga telah dihentikan. Keheningan yang mematikan, membuat seseorang merasa dingin.


BaiLi Yun Hua juga berdiri di depan kamar BaiLi Yun Xiao, tetapi keheningan di luar penginapan dapat dirasakannya. Tanpa sadar dia telah mengerutkan keningnya.


Ada yang salah!


Alarm berbahaya diaktifkan di benaknya. BaiLi Yun Lan yang berdiri di samping BaiLi Yun Hua juga menyadari ada sesuatu yang janggal. Dia menatap ke pintu yang terbuka di lantai dasar. Intuisinya memberitahu bahwa akan ada sesuatu yang mengerikan menuju mereka.


BaiLi Yun Lan membuat gerakan tertentu dengan tangannya. Gerakan yang dibuatnya sangat halus dan tidak disadari oleh orang-orang disekitarnya. Setelah gerakan tangan BaiLi Yun Lan, lima orang bawahannya telah diam-diam bercampur di lantai dasar dan bersembunyi di tempat yang gelap dan tidak diperhatikan.


Para Penjaga Guang Ming menyadari keberadaan lima orang bawahan BaiLi Yun Lan. Bawahan BaiLi Yun Lan juga merupakan pasukan terlatih dan mereka sangat sadar dengan formasi tersembunyi Penjaga Guang Ming, sehingga posisi yang mereka ambil saat ini tidak mengganggu formasi, tetapi memperkuat formasi.


Setelah beberapa saat, beberapa anggota cabang luar juga telah menyadari adanya kejanggalan. Bagaimanapun juga, mereka adalah individu yang telah mengalami pelatihan khusus dari keluarga mereka. Meskipun reaksi mereka lebih lambat, tetapi mereka dapat segera mengondisikan diri mereka dengan tepat untuk menghadapi sesuatu yang akan datang.


Angin dingin berhembus dari luar pintu. Suhu di penginapan turun beberapa derajat.


Di dalam kamar, BaiLi Yun Xiao telah membuat beberapa lapisan penghalang yang mengelilingi BaiLi Yun Yi.


Meskipun dia yakin dengan kekuatannya saat ini, setidaknya penghalang yang diciptakannya tidak akan mudah ditembus, tetapi demi keamanan BaiLi Yun Yi, dia menambahkan beberapa lapisan lagi. Kondisi BaiLi Yun Yi saat ini tidak boleh diganggu atau konsekuensinya akan sulit ditanggung.


Bagaimanapun, mereka tidak berada di klan BaiLi saat ini dan Kota Luo Xing bukan situs mereka. Disini adalah tempat bercampurnya para ahli yang tidak boleh diremehkan. Sarung tangan putih yang tampak pucat dan sedikit transparan telah melilit tangan BaiLi Yun Xiao dan pedang besi biasa telah berada di tangannya.


BaiLi Yun Xiao menyamarkan levelnya menjadi tingkat 5.


Yu Feng yang berada di kamarnya, sudah lebih dulu merasakan krisis. Dia telah mengalami pengejaran selama bertahun-tahun dan telah mengandalkan intuisinya sendiri untuk keluar dari bahaya. Sepertinya malam ini benar-benar akan menjadi malam yang kurang beruntung.


Bawahan BaiLi Yun Yi telah bercampur di lantai bawah dengan kelompok Penjaga Guang Ming dan bawahan BaiLi Yun Lan.


Anggota klan yang berada di luar kamar BaiLi Yun Xiao siap membentuk barisan rapi yang melindungi kamar BaiLi Yun Xiao dan masing-masing mengeluarkan senjata mereka. BaiLi Yun Lan menatap orang disampingnya dengan serius dan berkata, "Kamu sebaiknya kembali ke kamarmu terlebih dahulu. Di kamarmu akan lebih aman."


BaiLi Yun Hua tidak memiliki ekspresi tegang di wajahnya. Dia masih mempertahankan ekspresinya yang biasa dan menjawab, "Tidak perlu."


BaiLi Yun Lan menatap profil dingin BaiLi Yun Hua dan berkata dengan suara rendah yang hanya dapat didengar oleh mereka berdua, "Kalau begitu jaga dirimu."


BaiLi Yun Hua juga tidak menyembunyikan dirinya dan membalas, "Tidak perlu khawatir."


Setelah beberapa hari bergaul dengan BaiLi Yun Hua, BaiLi Yun Yi dan BaiLi Yun Lan menyadari bahwa BaiLi Yun Hua menyembunyikan kemampuannya dalam kegelapan dan sama sekali bukan sampah seperti yang dirumorkan.


BaiLi Yun Hua juga tidak repot-repot menyembunyikan dirinya terlalu dalam karena setelah pengamatan selama beberapa hari, dia tahu bahwa BaiLi Yun Lan dan BaiLi Yun Yi adalah individu yang jujur dan tidak berhati hitam seperti orang lain.


Setidaknya keduanya bukanlah tipe orang yang akan menikam orang lain dari belakang.


Meskipun BaiLi Yun Hua telah meyakinkan BaiLi Yun Lan, tetapi wanita ini masih mengambil inisiatif untuk melindungi BaiLi Yun Hua. BaiLi Yun Hua juga tidak menolak karena dia ingin memainkan profil rendah, maka perlindungan BaiLi Yun Lan adalah hal yang tepat diperlukan untuk menyingkirkan kecurigaan orang lain.

__ADS_1


__ADS_2