The Legends : Tale Of Immortality

The Legends : Tale Of Immortality
Chapter 55: Kemalasan Lian Yi dan Kelompoknya


__ADS_3

Keesokan harinya.


Pertandingan kembali berlanjut dengan suasana yang semakin meningkat terutama ketika pemenang pada babak semifinal sudah dikumpulkan. Dari sekian banyaknya tim yang dibuang, sisanya yang tertinggal masing-masing memiliki kekuatan tim yang unik.


Tim Wei Lan dan Yu Feng menjadi salah satu tim yang memperoleh pusat perhatian tertinggi baik dari sisi penonton maupun sesama peserta kompetisi. Di kompetisi tingkatan kedua ini semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada kasus seperti Mo Lan dan BaiLi Yun Hua yang memiliki kemampuan yang tidak terkatakan.


BaiLi Yun Xiao hari ini telah menghadiri acara ini dengan suasana hati yang kembali cerah seperti biasa. Alasannya sangat sederhana, kondisi BaiLi Yun Hua ternyata membaik dengan drastis hanya dalam satu malam. Hal ini tentu saja terlihat tidak wajar di mata beberapa orang, namun tidak ada yang membuka mulut untuk menyuarakan keraguan mereka.


BaiLi Yun Hua kemarin masih seperti orang yang memiliki segala gangguan baik mulai dari fisik hingga mental. Kekuatan yang tidak dapat dipahami itu telah mengikis tubuh dan pikiran pemuda itu. BaiLi Yun Yi berpikir bahwa paling tidak temannya ini akan membutuhkan waktu sekitar seminggu untuk kembali ke kondisi puncak seperti semula.


Siapa tahu hanya butuh satu malam dan BaiLi Yun Hua telah mampu memulihkan luka-luka internalnya hingga setengah. Sekarang pemuda itu pada dasarnya telah mampu beraktivitas seperti orang normal. Kemampuan penyembuhan yang mencengangkan ini membuktikan bahwa BaiLi Yun Hua menyimpan rahasia yang tidak sedikit.


BaiLi Yun Yi melihat kejanggalan itu, namun dia tidak mempertanyakan temannya. Dia hanya perlu mengetahui bahwa BaiLi Yun Hua sudah keluar dari kondisi kritis dan merasa lega untuk berbagi informasi itu pada BaiLi Yun Lan.


Lian Yi dan beberapa anggota Penjaga Qing Yue milik BaiLi Yun Xiao telah ditugaskan untuk bergantian mengawasi BaiLi Yun Hua selama malam itu untuk membantu pemuda itu ketika kondisi tiba-tiba berubah drastis. Kelompok Penjaga Qing Yue ini telah lama melayani BaiLi Yun Xiao jadi mereka sangat paham seberapa pentingnya arti keberadaan BaiLi Yun Hua untuk tuan muda mereka.


Maka dari itu selama satu malam BaiLi Yun Hua harus membiasakan dirinya dengan keberadaan tambahan yang terus mengawasinya seperti elang.


BaiLi Yun Hua tentu saja merasa tidak nyaman dengan pengawasan kelompok orang yang dikatakan sebagai orang terpercaya BaiLi Yun Xiao, tapi Tuan Muda Pertama Klan BaiLi ini bersikeras membiarkan seseorang tinggal di sekitarnya atau dia akan turun tangan sendiri untuk menjaga BaiLi Yun Hua sepanjang malam.


Memikirkan kalau rahasianya yang akan terungkap di depan mata BaiLi Yun Xiao, BaiLi Yun Hua lebih memilih membiarkan orang lain mengawasinya. Setidaknya resiko pemaparan soal jati dirinya akan lebih rendah. Kalau orang-orang ini curiga, paling-paling mereka hanya akan memikirkan tentang harta tertentu yang menjadi rahasianya. Tidak ada yang akan berpikir ke arah darah suci.

__ADS_1


Logika BaiLi Yun Hua tidak salah. Lian Yi dan beberapa Penjaga Qing Yue hanya mengira kalau pemuda yang selalu menjadi sosok perhatian tuan mereka ternyata memiliki beberapa kemampuan yang tersembunyi di balik lengan bajunya. Tebakan-tebakan ini hanya dirumuskan di benak mereka, namun tidak dipertanyakan, diselidiki, atau pun dibongkar.


Lian Yi yang merupakan tangan kanan BaiLi Yun Xiao lah yang akan menyampaikan semua pengamatan para Penjaga Qing Yue tentang BaiLi Yun Hua kepada tuan mereka. Saat ini pun adalah giliran Lian Yi untuk mengurus BaiLi Yun Hua.


Beberapa waktu yang lalu BaiLi Yun Yi telah menggunakan formasi teleportasi untuk berteleportasi ke bawah dan berkumpul bersama timnya. Sistem penentuan lawan tidak memiliki aturan tertentu sehingga sulit memprediksi siapa yang akan menjadi lawan mereka. Tim BaiLi Yun Yi telah maju di hari sebelumnya hingga masuk ke babak semifinal.


"Ngomong-ngomong Lian Yi apakah kalian tidak ikut serta dalam kompetisi ini?" tanya BaiLi Yun Xiao yang menolehkan kepalanya pada sosok hitam yang berdiri tegak di dinding seperti patung.


"Tidak tertarik."


Jawaban singkat datang dengan nada datar tanpa sentuhan rasa hormat atau kepedulian yang agak di luar dari sikap seorang kenalan. BaiLi Yun Hua jarang berinteraksi dengan orang-orangnya BaiLi Yun Xiao, tapi sejauh yang dia ketahui kelompok Penjaga Guang Ming sangat menghormati tuan mereka dengan disiplin yang ketat.


Sebenarnya identitas sepuluh orang asing yang tinggal bersama mereka ini masih sangat ambigu. Sepuluh orang ini dikenal sebagai orang-orang kepercayaannya BaiLi Yun Xiao, namun masih tidak jelas apakah mereka itu sebenarnya teman BaiLi Yun Xiao, hanya kenalan, atau mungkin bahkan bawahan.


Sama seperti sekarang ketika BaiLi Yun Xiao memanggil Lian Yi, pemuda berjubah hitam itu akan secara otomatis memusatkan perhatiannya pada BaiLi Yun Xiao.


Sikap Lian Yi sangat pendiam dan terlalu disiplin seperti penjaga terlatih. Sepanjang yang BaiLi Yun Hua ketahui, Lian Yi adalah orang yang sangat dingin dan acuh tak acuh terhadap sekitarnya. Sikap dingin Lian Yi berbeda dari dinginnya Yue Qing Ye, pemuda itu lebih seperti kekosongan yang tidak ada kaitannya dengan dunia di sekitarnya.


Lian Yi juga sangat pendiam. Terlalu pendiam hingga dia sangat suka mengabaikan orang lain dari segala status. Namun perilaku orang ini memiliki pengecualian untuk sembilan orang temannya, BaiLi Yun Xiao, dan Yue Qing Ye. Tapi dibandingkan dengan yang lain, Lian Yi tampaknya secara khusus memberikan perhatian lebih untuk BaiLi Yun Xiao.


BaiLi Yun Hua tidak tahu mengapa BaiLi Yun Xiao mengganggu orang lain untuk melakukan pekerjaan sebagai pengasuh sementaranya, tapi dia juga tidak paham dengan logika berpikir kesepuluh orang asing yang bersedia diperintahkan untuk melakukan tugas yang membosankan dan tidak menyenangkan ini.

__ADS_1


BaiLi Yun Xiao mengangkat senyuman singkat terhadap jawaban datar Lian Yi dan kembali bertanya, "Mengapa? Tidakkah kalian ingin mengalami pengalaman menarik ini? Masa tidak ada satupun di antara kalian yang berpartisipasi dalam pertandingan."


Lian Yi sedikit menoleh untuk menatap BaiLi Yun Xiao sebelum memalingkan kepalanya ke depan untuk menatap udara dengan pandangan kosong.


"Membosankan."


BaiLi Yun Xiao tertawa pelan dengan jawaban khas Lian Yi dan berkata riang, "Kebiasaan ini harus diperbaiki. Kalau itu kamu aku masih mengerti, tapi kenapa mereka juga ikut-ikutan jadi pemalas. Biasanya Huo Feng kan paling suka ikut serta dalam suasana meriah seperti ini."


Sejak kemarin kelompok Lian Yi terlihat tidak terlalu peduli dengan acara tahunan ini. Seingat BaiLi Yun Hua bahkan sebelum timnya naik ke arena, kelompok Lian Yi sudah meninggalkan tempat ini dan menghilang entah ke mana tanpa meninggalkan pesan. Hari ini hanya Lian Yi yang ikut datang dengan kelompok mereka, itu pun karena dia perlu mengawasi BaiLi Yun Hua.


Lian Yi, "Katanya sibuk."


BaiLi Yun Xiao, "Sibuk?"


"Untuk persiapan kompetisi peringkat individu nanti."


Yue Qing Ye yang hanya mendengarkan dari samping ikut tertarik dengan informasi ini dan berujar, "Memangnya guru kelas kalian tidak keberatan?"


Lian Yi, "Tentu saja keberatan."


BaiLi Yun Xiao tersenyum, "Lalu kalian pasti sering ditegur kan. Tidakkah lebih baik ikut berpartisipasi saja daripada harus sakit kepala dengan teguran guru kalian?"

__ADS_1


Lian Yi menatap BaiLi Yun Xiao dan menjawab dengan serius, "Tutup telinga dan semua selesai."


"..."


__ADS_2