
Meskipun Mu Xiang diam-diam mengomentari sikap buruk Wei Lan, tapi dia juga agak tergoda dengan cara berpikir pemuda elf itu. Mereka akan sangat diuntungkan jika berhasil mengorek beberapa informasi dari BaiLi Yun Xiao atau pun Yue Qing Ye.
Mu Xiang tersenyum malu-malu dan berkata, "Kami hanya akan meminta beberapa saran, Guru. Tidak perlu banyak, hanya sekecil ini."
Gadis itu membuat gerakan dengan kedua jarinya untuk menyatakan maksudnya. Mu Xiang menatap kedua guru mereka dengan wajah bersemangat dan penuh keingintahuan.
Dihadapkan dengan dua pasangan mata berbinar-binar itu, BaiLi Yun Xiao tertawa pelan.
BaiLi Yun Xiao pada dasarnya sudah terlahir dengan wajah yang tampan dan memikat. Biasanya orang ini sangat suka tersenyum dan membuat hati orang berdebar-debar. Siswa-siswa BaiLi Yun Xiao dan Yue Qing Ye telah agak terbiasa dengan dua wajah menakjubkan yang sering muncul ke pandangan mereka selama beberapa minggu ini.
Sekarang BaiLi Yun Xiao tertawa. Bukan jenis tawa yang biasa dia lakukan dengan sentuhan rasa kesopanan yang tertutup. BaiLi Yun Xiao tidak tertawa lepas, namun mereka masih bisa melihat kalau orang ini benar-benar terhibur dan bahagia.
BaiLi Yun Xiao mengangkat senyuman indah dengan sepasang mata phoenix-nya yang agak menyipit memancarkan cahaya yang berkilau dengan pancaran senyuman geli yang tidak tersamarkan.
"Jawabannya tidak."
Kelima siswanya tanpa sadar mulai bertingkah canggung di bawah pancaran cahaya seperti malaikat ini. Beberapa tersipu, beberapa mengalihkan pandangan mereka dengan setitik merah di cuping telinga mereka, beberapa bahkan terpana hingga hanya melongo menatap pemandangan yang ditampilkan di hadapan mereka.
Mu Xiang terpana dengan pemandangan di depannya dan tanpa sadar bertanya dengan suara pelan, "Kenapa...?"
Salah satu mata phoenix itu terangkat terhadap nada suara yang agak kebingungan itu, sebelum kembali menyipit dengan bulu mata panjang yang agak menyembunyikan kilatan emosi yang terpancar di pupil mata guru mereka.
"Karena begini akan lebih menyenangkan. Itu artinya aku akan memiliki tontonan yang menarik nantinya."
Mu Xiang dan Su Ling memerah seperti tomat yang direbus di atas sepanci air panas. Saat ini mereka merasa seperti sedang menghadapi godaan duniawi yang terlalu mematikan. Mu Xiang bahkan tanpa sadar mengangkat jarinya untuk menyentuh bagian bawah hidungnya untuk memeriksa apakah ada cairan mencurigakan yang mengalir dari hidungnya.
Sial... kenapa bisa ada makhluk secantik ini di dunia ini...
__ADS_1
Bahkan tertawa pun kelihatan cantik sekali...
Tentu saja pikiran ini hanya berani dipikirkan oleh Mu Xiang, tetapi tidak dikatakan dengan keras di depan umum. Kadang dia merasa beruntung karena bisa melihat wajah yang meruntuhkan hati ribuan orang ini setiap hari sebagai bahan untuk menyegarkan matanya.
Yah... memang banyak orang berwajah tampan dan cantik di Akademi. Mu Xiang sendiri dilahirkan dengan wajah yang membuat orang cemburu, ada juga Wei Lan yang memiliki paras indah khas elf, Su Ling yang terlihat cantik dan dewasa, Yu Feng yang terlihat tampan namun pendiam, dan masih ada banyak lagi.
Namun, semua kecantikan ini tidak bisa dibandingkan dengan dua orang di depan mereka. Kalau BaiLi Yun Xiao seperti malaikat musim semi yang membuat hati orang berdebar-debar, maka Yue Qing Ye memiliki jenis keindahan yang hanya membuat orang bisa mengaguminya dari jauh namun tidak berani mendekat dan menjangkaunya.
Wah... sejak kapan bahasanya tiba-tiba meningkat sebanyak ini...
Mu Xiang merasa geli dan tersipu pada saat yang bersamaan. Dia menepuk kedua pipinya secara mental dan memarahi dirinya sendiri. Sepertinya dia mulai menumbuhkan sikap bengkok yang berbahaya. Ck... lagipula siapa yang harus disalahkannya... Dua gurunya yang memiliki paras luar biasa? Heh...dia akan menjadi musuh sekelas jika teman-temannya mengetahui isi pikirannya ini.
Huh... tidak mudah harus mempertahankan kekuatan jantungnya di bawah sosok-sosok yang menakjubkan ini...
Orang tampan memang berbahaya...
Setelah serangkaian babak, giliran tim Wei Lan akhirnya tiba kembali. Untungnya tidak lama sebelum kelas mereka naik ke arena, Yu Feng akhirnya bangun dari tidur pulasnya.
Kali ini lawan mereka adalah tim Li Qing Feng.
Wei Lan tidak tahu apakah dia harus merasa kesal karena nasib buruk tim mereka yang baru saja dilemparkan seperti kain rusak atau mungkin harus merasa lega karena tidak dipertemukan kembali dalam waktu yang sesingkat ini dengan sekelompok gadis yang baru merobek mereka hingga berkeping-keping.
BaiLi Yun Xiao yang sebelumnya sedikit bermain dengan para siswanya sekarang sudah memulihkan kembali sikapnya seperti biasa. Dia melihat kelas yang ditampilkan dan mengangguk singkat.
"Klan Li memang tidak buruk."
"Oh ya, ngomong-ngomong guru kelas mereka adalah...," BaiLi Yun Xiao sebelumnya tidak terlalu memperhatikan daftar yang disusun oleh gurunya. Dia memang ingat kalau tim Li Qing Feng sepertinya ditugaskan kepada rekan sekelasnya, tapi dia tidak begitu ingat siapa yang memegang kelas itu.
__ADS_1
"Luo Min," jawab Yue Qing Ye.
BaiLi Yun Xiao mengangguk, "Benar Luo Min, Putri dari klan Luo."
"Tapi berbicara soal Luo Min. Bukannya Wei Lan juga berasal dari ras elf?" lanjut BaiLi Yun Xiao.
"Benar, tapi anak itu sepertinya memiliki beberapa masalah pribadi dengan klan Luo," jawab Yue Qing Ye.
Kelas mereka juga memiliki beberapa orang dari klan Luo, tapi yang paling menonjol adalah Luo Xiu. Hubungan Luo Xiu dan Wei Lan masih tidak terlalu jelas di depan umum. Luo Xiu kelihatannya seperti sangat mengenal Wei Lan dan sering bersikap ramah dan ingin mendekati pemuda elf itu, tapi Wei Lan justru tidak terlalu dekat dengan gadis Luo Xiu dan bahkan terkesan menjauhinya.
Beberapa kali Yue Qing Ye perhatian kalau hubungan kedua orang ini tampaknya tidak seramah yang kelihatan di permukaan. Wei Lan adalah pemuda yang licik dan suka menyembunyikan perasaannya pribadinya di bawah topeng kepura-puraan miliknya, tapi dia masih bisa melihat kalau Wei Lan tampaknya menyimpan permusuhan tertentu pada Luo Xiu. Tepatnya bukan hanya Luo Xiu, tapi lebih ke seluruh klan Luo.
"Anak didiknya Luo Min ternyata. Kalau aku tidak salah ingat klan Luo sepertinya memiliki metode tertentu dalam mendidik anggota klan mereka melalui tradisi pelatihan khusus yang tersembunyi," ujar BaiLi Yuk Xiao.
Seperti biasa, pemuda itu kembali memuntahkan serangkaian informasi tersembunyi yang hanya diketahui beberapa orang. Selama BaiLi Yun Hua tinggal bersama BaiLi Yun Xiao dan Yue Qing Ye, banyak informasi yang bersifat umum ataupun rahasia telah didengar olehnya. Dia tidak tahu apakah boleh bagi kedua orang penting ini untuk membeberkan informasi-informasi penting milik klan lain di depan orang luar sepertinya, tapi pada saat yang sama ini juga menjadi kesempatannya untuk menyerap semua pengetahuan yang bisa membantunya nanti.
Lian Yi yang sering diam menanggapi pernyataan BaiLi Yun Xiao, "Benar. Luo Min berada di peringkat teratas di antara anak-anak klan Luo."
"Kalau dia tulus mengajar siswa-siswanya ini, mungkin pertandingan akan menjadi lebih seru dari yang kita duga."
BaiLi Yun Hua tidak ikut campur dalam percakapan orang-orang ini, namun rasa penasarannya juga berkembang ketika mendengar penilaian BaiLi Yun Xiao. Memangnya ilmu apa yang akan diajarkan oleh sosok bernama Luo Min ini hingga membuat BaiLi Yun Xiao bisa tertarik?
Karena dari yang dia dengar Luo Min berasal dari klan Luo, klan ternama di ras elf. Untuk klan besar seperti ini biasa mereka tidak akan mengajarkan teknik klan mereka bahkan kalau itu hanya teknik yang biasa saja.
Tentu saja Li Qing He adalah pengecualian.
Jadi... apa yang menarik dari klan Luo ini?
__ADS_1