The Most Wanted Queen (Pindah Dimensi)

The Most Wanted Queen (Pindah Dimensi)
Chapter 12- Gazuura


__ADS_3

Ditemani dengan kelompok Gazuura Zhang Me berjalan memasuki sebuah hutan, dimana saat ini ia sedang duduk santai disalah satu pundak pria yang merupakan anggota Gazuura.


Dengan postur tubuhnya yang kecil, membuat salah satu pria yang merupakan anggota dari Gazuura menawarkan Zhang Me untuk digendong dengan duduk dipundaknya agar tidak lelah melakukan perjalanan menuju markas kelompok Gazuura.


Meskipun ia tak lelah sedikitpun, tapi setelah jiwanya berpindah ketubuh anak kecil membuatnya tanpa sadar berperilaku seperti anak kecil pada umumnya walau sebenarnya ia sudah berusia puluhan tahun.


Setelah satu jam mereka berjalan, Zhang Me sudah mulai merasa bosan, ia ingin segera sampai.


Namun, mata Zhang Me langsung berbinar menatap kagum semua yang di sekelilinya dan kemudian berkata, "Tempat apa ini? Kapan kita akan tiba ditempat yang kalian maksudkan?"


Salah satu dari mereka menjawab, "Ini adalah Lembah Neraka tuan, tak sembarang orang yang bisa memasukinya..."


Zhang Me menyipitkan matanya memperhatikan kembali di sekelilingnya, saat ini ia dibawa memasuki sebuah lembah yang ada dihutan setelah melewati sebuah jalur rahasia yang disembunyikan dibalik dedaunan yang menjalar menutupi jalan masuk Lembah Neraka.


"Lembah Neraka? Mengapa sangat berbeda dari kelihatannya? Seharusnya ini dinamakan Lembah Surga!" ucap Zhang Me tak terima.


Tidak seperti namanya yang terkesan menyeramkan, Lembah Neraka justru terlihat indah dengan pepohonan yang tumbuh lebat dan subur serta banyak sekali tanaman bunga-bunga yang indah, begitupun dengan tumbuhan-tumbuhan lainnya.


Tidak hanya itu, Zhang Me dapat mencium aroma harum dari semua tumbuhan tersebut, aroma yang mampu membuatnya sangat bahagia sekaligus tenang.


"Aroma racun yang ada di lembah ini benar-benar tebal, dan membuatku merasa sangat tenang..." gumam Zhang Me sambil memejamkan matanya dan menghirup aroma Lembah dalam-dalam menikmati kesejukan yang ia rasakan.


"Sesuatu yang terlihat indah tak selamanya baik..." saut Fang Je datar ditengah langkahnya.


Dibalik jubah Zhang Me membuka matanya yang tadi terpejam lalu menoleh dan kemudian menunduk ke arah Fang Je, "Kau benar, tapi bagaimana jika sesuatu yang tak baik justru sangat aku sukai?" tanya Zhang Me dingin dan kembali menikmati aroma Lembah Neraka.


"Apa maksudmu? Kau menyukai sesuatu yang membahayakan nyawamu? Aku rasa kau belum tau jika Lembah ini sangat berbahaya." balas Fang Je tak terima mengenai pernyataan Zhang Me.


"Kau diamlah! Kau lancang sekali pada pemimpin kami, apa kau ingin mati ditempat ini?" Tegur Shen Zue melemparkan tatapan tajam pada Fang Je.


Kemudian ia mengalihkan pandangannya pada Zhang Me, "Maaf tuan, apa yang dikatakan Fang Je memang benar bahwa Lembah Neraka ini sangat berbahaya..." Jelas Shen Zue menengahi.


Zhang Me menghembuskan nafasnya kasar, "Lalu mengapa kalian membuat markas di dalam lembah ini?" tanya Zhang Me.


"Sebab Pemimpin pertama Gazuura dan Penguasa lembah Neraka adalah teman baik, dan sebenarnya penguasa lembah ini hanya memperbolehkan kita melintasi jalur ini sebagai jalan keluar masuk markas Gazuraa..." Jelas Shen Zue.


"Tapi tunggu!" lanjut Shen Zue menyadari sesuatu.


Shen Zue menghentikan langkah dan mengalihkan pandangannya dengan cepat pada Fang Je setelah menyadari sesuatu, "Darimana kau mengetahui bahwa Lembah Neraka ini berbahaya? Kau bahkan sama sekali tak pernah memasuki Lembah Neraka!" ucap Shen Zue penuh penekanan pada Fang Je dan kembali berjalan.


Fang Je dengan santainya melipat kedua tangannya didepan dada lalu menjawab, "Siapa yang mengatakan padamu bahwa aku tak pernah memasuki Lembah Neraka?"


"Apa maksudmu?" tanya Shen Zue penasaran.

__ADS_1


"Tentu saja aku pernah memasuki Lembah ini, dan aku bahkan memiliki informasi banyak tentang tempat ini daripada kau." jawab Fang Je tenang.


Dia atas pundak, Zhang Me tersenyum penuh arti pada Fang Je. Kemampuan Fang Je dalam memgumpulkan informasi tidak dapat diragukan.


"Tuan, markas Gazuraa sudah ada didepan..." ujar pria yang membawa Zhang Me dipundaknya.


Zhang Me memperhatikan bangunan yang didepannya dengan cermat.


Disana terdapat sebuah bangunan tinggi berlantai tiga yang terlihat cukup luas. Bangunan tersebut juga memiliki halaman yang begitu asri dan indah karena dihiasi oleh bunga-bunga dan sebuah gazebo yang bisa digunakan untuk bersantai. Bangunan itu bahkan tak pantas disebut sebagai markas kelompok pemberontak.


'Buk'


Zhang Me langsung melompat turun dari tempatnya dan menapak tanah saat ia berada di depan bangunan yang katanya markas dari kelompok pemberontak, Gazuura.


Shen Zue berjalan menuju pintu bangunan tersebut dan membukanya, "Silahkan masuk tuan..." pinta nya pada Zhang Me.


Dengan langkah pelan, Zhang Me berjalan menuju pintu dan memasuki bangunan tersebut.


Zhang Me menautkan alisnya lalu menengok pada Shen dan berkata, "Tidak ada siapapun disini..."


"Maaf tuan, seluruh anggota Gazuura menunggu anda dilantai dua..." saut Shen Zue.


Zhang Me manggut-manggut, "Baiklah..." katanya berjalan menaiki tangga yang menuju lantai dua dan disusul oleh yang lainnya.


Begitu Zhang Me menapakkan kaki nya dilantai dua, serentak semua pria yang ada disana berlutut padanya, "Salam hormat pada pemimpin Gazuura!!" ucap mereka bersamaan


Berbeda dengan Fang Je yang bersikap biasa saja karena banyak nya informasi yang ia ketahui membuatnya tidak penasaran pada Gazuura.


Zhang Me yang telah sadar dari keterkejutannya, segera meminta mereka untuk berhenti berlutut padanya.


"Silahkan duduk tuan..." Salah satu dari mereka berjalan ke arah Zhang Me dan membawakan sebuah kursi kayu yang cukup besar dan langsung diduduki olehnya.


Shen Zue dan semua pria yang ikut bersamanya tadi ikut bergabung dengan anggota lainnya dan berdiri tegak didepan Zhang Me dengan barisan yang rapi dan teratur, kecuali Fang Je yang dengan santainya bersandar pada tembok ruangan.


Seketika semuanya diam dan suasana menjadi hening. Zhang Me pun bingung dan akhirnya membuka suara, "Apa kalian menungguku berbicara?" tanyanya polos.


Semua menganggukan kepala menanggapi pertanyaan Zhang Me.


"Baiklah, Sebelumnya perkenalkan namaku Zhang Me..." jeda Zhang Me.


"Dan aku seorang gadis." lanjut Zhang Me dengan suara aslinya lalu manarik kebelakang tudung jubah nya dan memperlihatkan wajah mulus, lembut dan mempesona miliknya.


Semua orang yang ada disana tak bisa menyembunyikan keterkejutannya, begitupun dengan Fang Je yang seketika menjadi limbung setelah melihat wajah Zhang Me.

__ADS_1


Mereka tak pernah berfikir bahwa orang dibalik jubah yang telah mengalahkan Shen Zue dengan sadis adalah seorang gadis kecil yang terlihat masih lugu.


"Bagaimana mungkin pemimpin Gazuura adalah seorang gadis kecil! Ini tidak masuk akal!" teriak salah seorang pria yang ada diantara barisan.


"Ya kau benar, aku tidak sudi di pimpin oleh seorang gadis kecil yang lemah!" saut pria lainnya.


'Syuuttt'


Dua pisau melayang dan tertancap tepat di leher kedua pria yang baru saja mengatakan ketidaksukaannya terhadap Zhang Me.


"Tak ada yang boleh menolakku sebagai pemimpin dari Gazuura, aku telah mengalahkan pemimpin sebelumnya. Seharusnya kalian menyambutku dengan baik..." ungkap Zhang me menyenderkan punggungnya pada sandaran kursi.


Semua terdiam, tatapan kagum mengarah ke Zhang Me. Mereka sekali lagi dibuat terkejut oleh pemimpin mereka yang baru. Seorang gadis kecil yang kejam dan tanpa ampun.


"Katakan padaku, ada berapa anggota yang dimiliki oleh Gazuura ini?" tanya Zhang Me sambil memejamkan matanya.


"Seperti yang tuan lihat saat ini, Gazuura memiliki anggota sebanyak seribu lebih, dan masih ada beberapa anggota yang ada diluar karena keperluan penting." jawab Shen Zue mewakili semuanya.


Zhang Me mengangguk lalu kembali membuka matanya dan menatap kearah tempat ribuan pria sedang berbaris, "Apa tanda pengenal yang kalian gunakan bahwa kalian adalah anggota Gazuura?" tanya Zhang Me.


"Disetiap leher kami terdapat ukiran Bunga Neraka sebagai penanda bahwa kami bagian dari Gazuura yang juga berasal dari Lembah Nereka..." Lagi-lagi Shen Zue yang membuka suaranya menjawab pertanyaan Zhang Me.


"Bunga Neraka?" ungkap Zhang Me mengulangi.


Ia melihat keseluruh leher anggota Gazuura dan memang terdapat ukiran bunga seperti melati dan berwarna hitam pekat.


Zhang Me kemudian menatap Shen Zue dan berkata, "Lalu bagaimana dengannku? Apa yang menjadi penanda bahwa aku pemimpin kalian?"


"Tuan hanya perlu bertemu dengan penguasa Lembah Neraka ini karena memang sejak dulu ia yang memberikan penanda pada anggota maupun pemimpin Gazuura..." jawab Shen Zue.


Zhang Me mengangkat sebelah alisnya, berfikir siapa sebenarnya Penguasa Lembah Neraka ini? Dan bagaimana bentuk dan rupanya? Mengapa ia bisa memiliki peran penting pada Gazuura.


"Bagaimana aku bisa bertemu dengannya?" tanya Zhang Me tak sabaran.


Shen Zue tampak berfikir sebelum menjawab, "Seharusnya ia datang saat ini, karena memang sudah menjadi haknya untuk meresmikan pemimpin Gazuura yang baru..."


"Ah maaf, sepertinya aku sedikit terlambat..."


Terima kasih sudah membaca.


Jangan lupa untuk selalu menduku g cerita ini yaa:')


Oh ya, aku minta maaf karena baru update setelah sekian lama, soalnya aku kehilangan akun aku grgr ga sengaja logout terus lupa pass hehe.

__ADS_1


Tapi sekarang aku dah dapetin akun aku lagi karena dibantuin doi yang ngerti gituan. Tau gitu aku ngasih tau dia sejak lama.


Curhat dikit gapapa yaa wkwk


__ADS_2