
Setelah sekian lama akhirnya tangkai bunga yang melilit tubuh Zhang Me berhenti mengeluarkan cahaya terang. Perlahan ia mulai melepas lilitannya dari tubuh Zhang Me, namun tanpa diduga justru tubuh Zhang Me lah yang mengeluarkan cahaya terang berwarna hijau.
Zhang Me yang menyadari lilitan ditubuhnya perlahan melonggar mengerutkan alis tak suka, sebab ia masih ingin menikmati kenyamanan yang diberikan oleh tangkai bunga tersebut.
Ia membuka kedua matanya yang tadi terpejam setelah tangkai bunga melepas lilitannya pada bagian atas tubuhnya. Ia melihat tangkai bunga tersebut seakan terhisap masuk ke dalam lingkaran yang ada dibawah kakinya dan hilang begitu saja beserta lingkaran itu.
Setelah lingkaran itu menghilang, perlahan cahaya yang bersinar dari tubuhnya ikut menghilang dan menampilkan sosoknya yang berbeda.
Semua orang yang ada disana tak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka setelah melihat sosok Zhang Me yang berubah total.
Zhang Me mungkin tak menyadarinya, tapi semua orang menatap kagum pada dirinya yang terlihat sangat menawan.
Zhang Me mengangkat satu alisnya melihat tatapan semua orang padanya, "Ada apa dengan kalian? Mengapa kalian menatapku seperti itu?" tanya Zhang Me merasa tak nyaman.
"Tuan apa aku boleh mengetahui berapa usiamu?" tanya seseorang yang merupakan anggota Gazuura, dia adalah Guan Ji.
"16 tahun, memangnya ada apa?" balas Zhang Me ketus.
Memang apa yang salah dengan diriku?, pikirnya.
Guan Ji menggelengkan kepalanya dan berkata, "Aku tak bisa membayangkan seberapa cantik dirimu jika telah dewasa nanti..."
"Kau benar, dengan umur yang masih belia saja sudah sangat cantik seperti ini, bagaimana jika dewasa?" saut teman disebelahnya, dia adalah Liu Fe.
Mendengar pernyataan itu membuat Zhang Me merasa ada yang aneh, hingga pandangannya berhenti pada Ling Ho yang sedang tersenyum lebar.
"Apa yang telah kau lakukan padaku kakek? Mengapa mereka berkata seperti itu padaku?!" teriak Zhang Me penuh penekanan meminta penjelasan dari Ling Ho, ia bahkan tak perduli lagi meskipun Ling Ho lebih tua darinya.
"Tenanglah..." saut Ling Ho sambil berjalan mendekati Zhang Me.
Ia berhenti saat berada didekat Zhang Me, ia mengibaskan tangannya dan muncul sebuah cermin berukuran besar di depan Zhang Me.
Zhang Me menatap pantulan dirinya di cermin dan betapa terkejutnya dia melihat penampilannya yang sangat berubah.
"A-apa yang terjadi padaku?"
"Gaun ini, rambut dan bola mataku mengapa berubah? Apa yang kau lakukan padaku kakek?!" teriak Zhang Me pada Ling Ho.
Ling Ho mengangkat satu alisnya dan berkata, "Bukan kah kau terlihat sangat cantik?" balas Ling Ho.
"Tidak! Aku ingin diriku yang sebelumnya, cepat kembalikan!"
Tubuh yang awalnya hanya memakai jubah kini digantikan dengan gaun selutut berwarna hijau zamrud melekat di tubuhnya, Rambut panjang yang tadinya terikat kini terurai bebas dengan ujung rambut berwarna hijau zamrud serupa dengan gaunnya.
Tidak hanya itu, bola matanya juga berubah menjadi warna hijau zamrud seakan warna itu adalah ciri khas dari dirinya yang membuatnya terlihat begitu sempurna.
"Hahaha tenanglah, ini adalah wujudmu sebagai pemimpin dari Gazuura, kau bisa mengubahnya kapan pun kau mau." jelas Ling Ho.
"Benarkah?" tanya Zhang Me sambil menyipitkan matanya dan dibalas anggukan oleh Zhang Me.
Zhang Me mengangguk-anggukan kepalanya tanda mengerti, ia kembali memperhatikan penampilannya di depan cermin hingga pandangannya terhenti pada sesuatu yang menarik.
Ia sedikit memiringkan tubuhnya, memperhatikan sebuah tanda yang ada pada leher sebelah kirinya.
Sebuah tanda dengan gambar bunga melati seperti anggota Gazuura, namun milik Zhang Me lebih indah dan berwarna hijau zamrud berbeda dengan mereka yang berwarna hitam.
Ling Ho yang mengerti ekspresi Zhang Me angkat bicara, "Itu adalah tanda bahwa kau adalah pemimpin dari Gazuura..." jelasnya.
Sekarang Zhang Me mengerti bahwa perubahan yang ada pada dirinya itu disebabkan karena dirinya telah menjadi pemimpin Gazuura.
"Baiklah, sekarang katakan padaku bagaimana cara aku kembali pada penampilanku yang semula..."
Ling Ho mengangguk lalu menggerakkan tangannya dan diletakkan pada kepala Zhang Me. Tangannya bersinar, Zhang Me merasakan sebuah aliran menjalar memasuki kepalanya.
Tiba-tiba saja muncul dikepala Zhang Me cara mengubah penampilannya kebentuk semula ataupun sebaliknya.
__ADS_1
Zhang Me terheran, ia menatap Ling Ho penuh makna, apa yang dilakukan Ling Ho padanya bukan sesuatu yang biasa dilakukan oleh seorang pendekar.
"Siapa kau sebenarnya?" tanya Zhang Me pada Ling Ho.
Ling Ho tersenyum, "Tentu saja aku penguasa Lembah Neraka ini..." jawabnya.
"Tidak, kau tahu apa yang aku maksud." sanggah Zhang Me.
"Baiklah, karena peresmiannya telah aku lakukan jadi aku akan pergi." ucap Ling Ho dan menghilang begitu saja tanpa menjawab pertanyaan Zhang Me.
Zhang Me menghentakkan kakinya kasar sehingga menyebabkan bangunan yang dipijakinya bergetar sesaat, itu semua karena Ling Ho yang tiba-tiba menghilang disaat ia ingin menganalisa dan ingin mengetahui siapa Ling Ho sebenarnya.
Semua yang ada disana menjadi kaget, mereka tak bisa membayangkan sekuat apa pemimpin mereka yang sekarang.
Zhang Me menggerakkan tubuhnya menghadap ke arah anggota Gazuura yang sekarang adalah bawahannya.
Ia mengarahkan pandanganya ke seluruh bawahannya dengan tatapan tegas dan tajam miliknya, "Baiklah, karena aku sudah menjadi pemimpin kalian, aku ingin kalian memenuhi beberapa keinginanku..." ucapnya.
Tanpa menunggu persetujuan, Zhang Me langsung menyebutkan keinginannya, "Pertama, kecuali anggota Gazuura aku tidak ingin orang luar mengetahui identitasku sebagai pemimpin Gazuura..."
"Memang mengapa jika orang lain mengetahuinya?" tanya Liu Fe.
"Aku kuatir, jika nanti semua orang akan lebih memilih bertarung memperebutkanku untuk dinikahi daripada memperebutkan posisi menjadi pemimpin Gazuura..." jawab Zhang Me santai dengan tingkat kepercayaan diri yang begitu tinggi.
Zhang Me tertawa mendengar ucapannya sendiri lalu memasang ekspresi serius dan berkata, "Tentu saja aku tidak ingin keluargaku mendapat masalah, karena tidak mungkin kelompok seperti Gazuura tidak memiliki banyak musuh...." jelas Zhang Me.
"Lalu bagaimana denganku? Apa kau lupa bahwa aku bukan bagian dari Gazuura?" saut Fang Je.
"Tentu saja aku tidak melupakannya, kau memang bukan bagian dari Gazuura tapi kau akan menjadi bagian dariku." balas Zhang Me.
Fang Je memasang ekspresi tak mengerti setelah mendengar perkataan Zhang Me, "Apa maksudmu?"
Zhang Me menghembuskan nafasnya pelan, "Tentu saja kau akan menjadi pengawal pribadiku, aku sangat membutuhkan seseorang sepertimu, pendekar langit tingkat akhir yang menguasai seni tarung pengendali bayangan." jelasnya.
Fang Je menganga tak percaya mendengar penuturan dari Zhang Me yang seenaknya mengklaim bahwa dirinya akan menjadi pengawal pribadi seorang anak kecil, dan lagi mengetahui kemampuannya.
"Atau aku akan membunuhmu..." lanjutnya dengan tatapan mengancam.
Fang Je melihat sekelilingnya, semua bawahan Zhang Me menatapnya bengis sehingga dengan sangat terpaksa menuruti perkataan Zhang Me, "Baiklah..."
Ia tak bisa berbuat apapun karena saat ini bisa dikatakan bahwa dirinya sedang berada di wilayah kuasa Zhang Me.
Zhang Me mengangguk-ngangguk menanggapinya. Ia kembali memfokuskan pandangannya pada semua orang.
"Kedua, jangan panggil aku dengan sebutan tuan, itu terlalu kaku untuk aku yang sangat manis dan lembut..." ungkapnya dengan ekspresi imutnya.
Tak bisa mereka pungkiri, Zhang Me memang gadis termanis dan sangat menawan yang pernah mereka lihat.
"Lalu kami harus memanggilmu apa?" tanya seseorang, dia adalah Bui We.
"Panggilan yang cukup manis misalnya..."
"Bagaimana dengan Ratu? Ratu Gazuura!" sorak Bui We antusias.
"Hidup Ratu Gazuura!"
"Hidup!" sorak semuanya.
Dengan senyum bangga Zhang Me mengangkat tangan agar mereka berhenti bersorak, "Sudah cukup."
"Kemudian ketiga, kalian harus menuruti semua perkataanku karena aku tidak menerima penolakan..." semuanya terdiam, tak ada yang menolak karena mereka memang tak punya kesempatan untuk menolak.
Zhang Me menyebutkan tiga keinginannya, berbagai macam ekspresi yang ditunjukkan bawahannya.
Namun ia tak perduli, yang terpenting sekarang adalah ia telah menjadi pemimpin dari sebuah kelompok pemberontak, Gazuura.
__ADS_1
"Baiklah, perintah pertamaku dariku, aku ingin meminta bantuan dari kalian untuk mencari keberadaan ibuku." ucap Zhang Me terkesan angkuh namun tak terdengar memerintah tetapi meminta bantuan.
"Tetapi sebelumnya aku ingin menunjuk beberapa orang yang bisa kupercaya untuk membantuku mengurus Gazuura, karena aku tak bisa untuk setiap saat bersama kalian..." ungkap Zhang Me.
"Mengapa?" tanya Shen Zue.
"Ayolah, aku ini masih kecil, aku masih ingin bermain, jika bukan karenamu yang berniat ingin mengambil koin-koin itu aku tidak akan menjadi pemimpin kalian." jawab Zhang Me.
Entah mengapa Shen Zue justru tak menyesali perbuatannya, dan membuat Zhang Me menjadi pemimpin Gazuura.
Zhang Me mengedarkan pandangan ke seluruh bawahannya dan menggunakan kemampuan menganalisa yang diperolehnya dari Zhang Me pemilik tubuh sebelumnya untuk mengetahui siapa yang terkuat diantara mereka.
Setelah melakukan analisa, Zhang Me dapat mengetahui bahwa anggota Gazuura rata-rata memiliki kemampuan pendekar langit tingkat awal, cukup kuat untuk sebuah kelompok yang memiliki anggota ribuan dengan kemampuan seperti itu.
Dan menunjuk 3 orang terkuat yang sama-sama memiliki kemampuan pendekar langit tingkat akhir.
"Guan Ji, pendekar langit tingkat akhir yang menguasai ilmu pedang."
"Liu fe, pendekar langit tingkat akhir yang sangat ahli menggunakan tombak."
"Bui We, yang terlihat biasa saja ternyata pendekar langit tingkat akhir yang bisa memanipulasi gaya."
Ungkap Zhang Me satu persatu pada mereka yang telah ditunjuk. Mereka cukup kaget karena Zhang Me dapat mengetahui kemampuan mereka dengan mudah.
"Dan kau Shen Zue, aku ingin kau menjadi tangan kananku untuk mengurus Gazuura, bisa dikatakan bahwa kau adalah pemimpin Gazuura selagi aku tak ada." ucap Zhang Me.
"Mengapa aku? Keadaanku sekarang tak memungkinkan untuk melakukan itu..." sautnya.
Zhang Me mendekat pada Shen Zue, "Telan pil ini." katanya sambil memasukkan sebutir pil berwarna emas ke mulut Shen Zue.
Tak lama cahaya emas muncul dikedua lengan Shen Zue yang tadinya terpotong kini menjadi utuh.
"Lenganku..." ucap Shen Zue pelan dengan perasaan bahagia.
Ia menatap Zhang Me dengan mata berbinar, pil yang ditelannya adalah pil regenerasi tingkat tinggi.
Sebelum Shen Zue mengucapkan terimakasih, Zhang Me langsung berkata, "Tak usah berterima kasih, sekarang pergilah bersama beberapa orang untuk mencari ibuku."
"Ibuku bernama Meng Ye, ia kepusat perbelanjaan yang ada di kota ini untuk membeli perlengkapan kedai." lanjut Zhang Me.
"Baiklah Ratu, aku akan membawa mereka semua untuk mencarinya agar lebih cepat." ucap Shen Zue.
"Terserah kau sajalah, aku akan menunggu disini, kalian hanya perlu mencari tahu dimana ibuku."
Shen Zue mengangguk, ia memberi isyarat pada semua anggota Gazuura hingga mereka semua hilang seperti terbawa angin.
"Cukup mengesankan mengetahui bahwa mereka bisa melakukan teleportasi, aku rasa aku tidak menyesal menjadi pemimpin mereka." ungkap Zhang Me pelan tapi masih bisa didengar oleh Fang Je.
"Tapi bagaimana mungkin mereka bisa berteleportasi? Pendekar tingkat sejati saja belum tentu mampu, tapi mereka?" lanjutnya terjeda.
Ia menatap Fang Je penuh arti lalu berkata, "Tugas pertamamu, mencari tahu tentang itu."
Masih dengan ekspresi terpaksa Fang Je mengangguk tanda setuju.
"Bagus..."
Zhang Me memejamkan matanya dan membaca sesuatu sehingga membuat penampilannya kembali dari semula yang hanya memakai jubah berwarna hijau daun.
Ia kembali membuka matanya dan berjalan kearah kursi kebesarannya di markas Gazuura lalu mendudukinya dengan Santai.
Fang Je yang melihat tingkah Zhang Me hanya memutar bola matanya malas karena saat ini hanya tinggal mereka berdua, bagi orang yang tidak menyadari keberadaan lainnya kecuali Zhang Me.
"Kalian semua, cepat keluar, jangan terlalu lama bersembunyi!"
Terimakasih sudah membaca...
__ADS_1
Jangan lupa untuk selalu mendukung cerita ini yaa:')
Salam Hangat^^