
Terdapat empat alam pada awal terciptanya dunia. Alam Binatang, Alam Manusia, Alam Kegelapan, dan yang tertinggi kedudukannya adalah Alam Langit.
Di Alam Langit merupakan tempat para Dewa dan Dewi. Alam Langit dikuasai oleh pasangan langit yaitu, Kaisar Langit yang bernama Dewa Wang Rao dan Permaisurinya Dewi Wang Wei Cha. Penduduk Langit begitu menyukai keduanya yang bijaksana dan berwibawa serta kepemimpinan mereka.
Namun Dewa yang biasanya dikenal murni dan suci berbanding terbalik, beberapa Dewa dan Dewi tidak suka dan berniat untuk merebut posisi keduanya sehingga beberapa Dewa dan Dewi menyusun strategi untuk membunuh Dewi Wang Wei Cha terlebih dahulu karena Dewi Wang Wei Cha sangat kuat dan cerdas sehingga sulit mencari celahnya.
Tidak langsung berhasil, rencana untuk membunuh Dewi Wang Wei Cha gagal total. Namun Dewa dan Dewi tersebut tidak langsung menyerah sehingga butuh ratusan tahun untuk berhasil membunuh Dewi Wang Wei Cha dengan memanfaatkan kedua putranya karena orang tua akan lemah jika menyangkut anaknya.
Dewa Wang Rao acuh terhadap penyebab kematian Dewi Wang Wei Cha karena sedari awal ia sudah tau bahwa ini akan terjadi. Ia hanya meminta kepada Dewi Reinkarnasi untuk membuat Dewi Wang Wei Cha kembali hidup dengan bereinkarnasi.
Tidak semudah membunuh orang, Dewi Wang Wei Cha hanya bisa reinkarnasi saat menemukan wadah yang cocok sehingga Dewa Wang Rao memutuskan untuk menyimpan tubuhnya dan setelah sekian lama, membutuhkan waktu ribuan tahun lamanya untuk Dewi bereinkarnasi. Pertama, ia di reinkarnasi ke dunia dimana Dewa dan Dewi itu mitos.
Dewa Wang Rao juga membuat sebagian dirinya lahir disana dan dengan sengaja membunuh Dewi Wang Wei Cha yang saat itu sebagai Alina Zhang dan kemudian Dewi Wang Wei Cha kembali bereinkarnasi sebagai Zhang Me begitupun dengan Lang Yizo yang merupakan sebagian dari Dewa Wang Rao atau bisa dikatakan bahwa itu adalah wujud lainnya.
***
"Akhirnya aku tau jati diriku dan siapa musuhku yang sebenarnya..."
"Setelah ini aku bisa menjalani hidupku tanpa harus merasa bingung dan kuatir mengenai semuanya."
"Tidak! Aku terlebih dahulu akan membalas perbuatan para Dewa dan Dewi itu!"
Zhang Me menarik nafasnya dalam-dalam lalu mulai melangkahkan kaki melewati gerbang yang terbuat dari tumpukan mayat.
Bukan untuk meredam ketakutan ataupun rasa gugupnya melainkan meredam rasa panas yang terasa di setiap aliran darahnya karena menahan amarah.
Zhang Me menggila, amarahnya tidak redam sama sekali melainkan terlampias pada yang lain. Ia membunuh semua orang yang mencoba menghentikannya. Tidak, ia membunuh semua orang yang mencoba mendekatinya meskipun hanya dengan niat bertanya.
__ADS_1
"Aku akan membalas kalian! Seharusnya aku sudah bahagia menjadi Dewi yang berkuasa tapi kalian mengacaukan semuanya dan membuat hidupku menjadi serumit ini!!" batin Zhang Me. Ia merutuki orang yang ada di pikirannya.
"Berhenti!"
Zhang Me mengalihkan pandangan ke sumber suara sambil melepaskan tubuh yang sudah menjadi mayat dari kedua tangannya saat puluhan pedang teracung ke arahnya.
"Kau harus ikut dengan kami bertemu dengan Raja!"
Baru saja Zhang Me ingin melancarkan serangan namun terhenti saat mendengar kata Raja. Ia akan mengambil kesempatan, dengan ini dirinya tidak perlu bersusah payah mencari keberadaan Raja Kegelapan.
Ia membiarkan dirinya ditangkap agar dapat bertemu dengan Raja Kegelapan. Ia harus segera menyelesaikan urusannya dan pergi secepat mungkin.
"Tuanku, seorang manusia telah menyusup dan membunuh beberapa penjaga yang sedang berpatroli..."
Hanya sebuah singgasana yang biasa saja, ada dua orang yang duduk di sana. Raja Alam Kegelapan Bei Tang Yi dan permaisurinya Shang Li.
"Apa kau gadis yang dikirim dari Alam Manusia untuk menikahi putraku?" tanya Raja Bei Tang Yi, hanya itu satu-satunya yang dipikirkan ketika melihat manusia datang ke Alam Kegelapan.
Raja Bei Tang Yi tertawa lalu berkata, "Keberanian mu patut untuk di sanjung."
"Aku rasa ucapanku tadi cukup jelas, Apa perlu aku mengulanginya?"
"Sungai Suci merupakan kontrak pernikahan antara keluarga Kerajaan Suci dengan Alam Kegelapan. Sungai Suci akan kembali seperti semula setelah pernikahan dilakukan..." jelas Raja Bei Tang Yi.
Zhang me terdiam, ia mencoba berpikir berharap ada solusi untuk masalah ini, "Berarti tidak ada yang dapat dilakukan selain melangsungkan pernikahan?"
"Tentu saja, jika tidak ada pernikahan maka Sungai Suci tidak akan pernah kembali seperti semula." jawab Raja Bei Tang Yi.
__ADS_1
Zhang Me menggaruk-garuk pipinya sambil bergerak berjalan menuju sebuah meja kosong tanpa kursi dengan ukuran rendah lalu duduk tanpa risih dengan puluhan pedang yang masih mengacung padanya.
Kemudian tanpa sungkan sedikitpun ia menuangkan isi teko kedalam cangkir kecil yang sudah tersedia di meja, lalu dengan sekali tegukan cairan merah kental didalam cangkir tandas tak tersisa.
Raja Bei Tang Yi melotot dengan mata berbinar, "Hahaha! Kau memang sangat menarik! Kau manusia pertama yang mampu meminum minuman kelam bermutu di Alam Kegelapan tanpa ekspresi apapun."
"Hm?" Zhang Me melihat bekas cangkirnya, "Hanya darah, apa yang istimewa?"
"Minuman tersebut merupakan minu--"
"Lupakan saja! Aku di utus oleh Kerajaan Suci untuk menyelesaikan masalah ini. Kerajaan Suci memiliki keturunan untuk dinikahkan namun bukan Putri langsung." ucap Zhang Me memotong ucapan Raja Bei Tang Yi.
"Bagaimana jika kau saja?"
Zhang Me mengangkat sebelah alis seraya memutar bola matanya, sebuah reka adegan nakal terbesit dalam pikirannya. Ia ragu, apakah ia akan memulainya dari sini atau tidak?
"Alam Langit dan Alam Kegelapan merupakan musuh bebuyutan, apa aku perlu menjadi bagian dari Alam Kegelapan untuk membalas mereka? Lagipula aku sangat membenci orang-orang yang ada di Alam Langit jadi aku tidak akan pernah kembali kesana. Tapiii...." batin Zhang Me mengungkapkan keinginannya.
Kemudian ia beralih menatap Raja Bei Tang Yi dengan cukup lama, lalu reflek memukul jidat sendiri untuk menyadarkannya dan berkata, "Bagaimana mungkin aku menikah dengan kakek tua sepertimu?"
"Hahaha! Kau sungguh berani dan tak ada rasa takut sedikitpun."
Cukup aneh, Raja Bei Tang Yi hanya tertawa dan tidak tersinggung sama sekali dengan perkataan Zhang Me. Sangat berbeda jauh dengan dugaan Zhang Me tentang Raja Alam Kegelapan yang sangat menakutkan, menyeramkan, sadis, kasar, dan tanpa ampun.
Raja Bei Tang Yi menghentikan tawanya yang cukup lama, bahkan istrinya Shang Li cukup terkejut karena ini adalah tawa terlama dari suaminya yang pernah ia lihat.
"Kau mungkin salah paham, tapi yang akan menikah adalah salah satu putraku yang akan menjadi Raja Alam Kegelapan selanjutnya..." ungkap Raja Bei Tang Yi.
__ADS_1
"Jika kau ingin, aku tak keberatan memperkenalkannya padamu dan sepertinya mereka juga tertarik padamu." tambahnya.
Zhang Me melongo, "Jadi bukan kakek tua itu yang menikah? Lalu siapa?" pikirnya sambil menoleh kemana-mana mencoba mencari dan menebak wajah yang terlihat seperti Pangeran.