
Seperti biasa Tasya memesan taksi online untu mengantarkankan nya ke Rumah Sakit..Reyhan sudah berusaha memaksa wanita itu untuk masuk ke mobil, tapi tetap aja wanita itu bersikukuh tak ingin pergi dengan Nya....
Sesampainya di Rumah Sakit, Tasya langsung menuju ruangan Direktur Rumah Sakit itu dengan menyodorkan surat izin cuti..Tasya memohon cuti untuk 5 hari kedepan tanpa sepengetahuan Reyhan...
Kejadian tadi pagi benar benar membuat Tasya frustasi. Wajah wanita dalam foto tadi dan senyum kebahagiaan yang Tasya lihat di foto itu benar-benar membuat Tasya ingin pergi jauh dari hidupnya Reyhan...
Apa maksud dari pernikahan ini, kenapa Reyhan mau menikah dengannya sementara Reyhan punya kekasih lain.. Dan bahkan laki- laki itu lebih mementingkan meeting nya dari pada menjelaskan permasalahannya...
Setelah menyerahkan surat cuti Tasya memesan taksi online dan menuju ke bengkel milik Mas Bagas... Kebetulan dua hari yang lalu Dimas mengiriminya pesan kalau mobilnya udah nggak dipakai lagi sama Dimas.
Setelah sampai di bengkel Tasya langsung menemui Dimas yang sedang sibuk memeriksa mobil pelanggan. Walaupun Dimas adalah Bos nya disana sekarang, tetap saja dia tidak bisa berdiam diri hanya mengandalkan karyawannya.
"Selamat pagi Mas Dimas " sapa Tasya
"Eeehhh... Natasya... Selamat pagi juga Nat....
Tumben kamu datang di jam kerja Nat??" ucap Dimas Lalu berjalan ke arah Tasya sambil matanya terus melirik keluar mencari keberadaan Reyhan...
"Aku lagi ambil cuti Mas.."
"Oooohhh lagi cuti.. Sini Nat, duduk dulu.." ajak Dimas
"Oh ya Reyhan mana??" tanya Dimas setelah tidak berhasil menangkap keberadaan Reyhan disana...
__ADS_1
"Hmmmm... Reyhan kerja Mas. Tadi aku kesini naik taksi online..."
"Mas pikir kamu ambil cuti karena mau honeymoon sama Reyhan..." goda Dimas
"Ma'af ya Nat, Mas nggak sempet antar mobil kamu.. Belakangan bengkel sedang ramai.."
"Iyaa mas, nggak apa apa.."
Dimas berjalan mengambil kunci mobil dan menyerahkannya kepada Tasya....
"Ini nat, kamu hati-hati ya... Titip salam sama Reyhan..."
"Iyaa Mas... Nanti di salamin..." Tasya bangkit dan menyalami Dimas... lalu meninggalkan laki-laki itu....
Tasya bicara sendiri pada mobilnya, sembari menancapkan gasnya...."
Akhirnya setelah menempuh perjalanan kurang lebih 200 km, sampai lah Tasya pada sebuah Desa yang sangat asri, dikelilingi lautan sepanjang jalannya... Tasya menghirup nafas segar sambil mengeluarkan kepalanya di jendela...
"Desa ini,, sudah lama aku tidak menginjakkan kaki ku di sini... Mudah- mudahan Bik Nah masih tinggal dirumahnya yang lama.." gumam Tasya
Tak lama kemudian Tasya menghentikan mobilnya pada sebuah rumah semi permanen yang menghadap ke laut. Lalu Tasya segera turun dari mobil. Tasya langsung melihat sosok wanita paruh baya yang dirindukannya itu...
"Itu dia Bik Nah...."
__ADS_1
"Bik Naaaaahhh...." teriak Tasya sambil berlari memeluk wanita itu....
"Non Tasya.." teriak Bik Nah kegirangan...
"Bik Naaaahhh... Tasya rinduuuuuuu...."
"Iyaa non....Bibik juga rindu. Ayooo non, masuuuukkkk.." Bik Nah menarik tangan Tasya masuk kedalam rumah...
"Non pasti capek banget bawa mobil sendiri.." ucap bik Nah setelah yakin kalau hanya ada Tasya tanpa di dampingi suaminya....
"Lumayan kok bik,, tapi aku seneng kok... Aku juga dah rindu banget desa ini Bik.." Sejenak Tasya melupakan kesedihannya....
"Tapi kenapa non nggak datang bareng Den Reyhan non?? "tanya Bik Nah penasaran....
"Biikkk.... Pernikahan aku itu nggak bahagia Bik... Kami tidak saling mencintai.. Dan aku juga berencana ingin bercerai dari Reyhan.." Tasya menahan air matanya yang akan segera tumpah....
"Non... Bibik ikut sedih non.." Bik Nah memeluk majikannya itu....
"Makanya Bik, aku datang kesini... Saat ini hanya Bik Nah yang menjadi tujuan ku... Bik Nah tau kan aku nggak punya siapa2 selain Mas Bagas dan Bibik.." ucap Tasya dan Akhirnya bulir bening yang Tasya tahan dari tadi tumpah juga....
*********
Jangan lupa like, komen, dan vote pake koin gaesss.....😘
__ADS_1