Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)

Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)
41


__ADS_3

Sesampainya dikamar Tasya sudah tidak sabar lagi ingin membuka paperbag itu. Lalu di raihnya satu persatu. Dan alangkah terkejutnya ketika dia mengeluarkan belanjaan itu. Lingerie dengan berbagai warna. Lebih dominan putih sih...


"What ?? Lingerie ??" Tasya membelalakkan matanya sambil tangannya memegang lingerie itu...


Reyhan terkekeh...


"Sayaaang..." Tasya mengerucutkan bibirnya...


"Kenapa sayang?? nggak sabar lagi ya pengen makek" goda Reyhan....


"Bukan begitu sayang.... Kenapa banyak bangat sih beli yang kayak begini?? Aku nggak suka..."


"Terus sukanya gimana sayang, nggak usah pakai apa-apa gitu? " Reyhan tersenyum nakal


"Iiiiisss kamu tu otak mesum..." kata Tasya sambil melemparkan lingerie warna merah kemuka Reyhan....


"Kamu tau aja sayang kalau aku suka kamu makai lingerie warna merah ini"..


Kini Reyhan sudah mendekat pada Tasya. Lalu tangannya meraih pinggang Tasya dan mendekatkan bibirnya, namun tiba-tiba di dorong oleh Tasya..


"Iiisss Sayang.... Mandi dulu, aku gerah ni"..


"Oke baiklah."

__ADS_1


Reyhan mengangkat tubuh Tasya kekamar mandi, dan meletakkannya kedalam bhat up. Lalu melucuti pakaian Tasya satu persatu, dan melepaskan hasratnya yang sudah membara. Mereka bercumbu dengan panasnya, hingga terdengar desahan dan rintihan dari pasangan manusia yang sedang dimabuk asmara...


Setelah adegan dikamar mandi tadi mereka tertidur dengan nyenyaknya. Karena memang seharian mereka berkeliling di mall, ditambah lagi olahraga malamnya. Hingga pagi harinya setelah cahaya matahari masuk menyelinap dari jendela mereka terbangun karena merasa silau.. Senyum manis terukir dibibir mereka masing-masing...


"Sayang... Udah siang..." kata Tasya sambil mengucek matanya lalu terbagun. Tasya yang tanpa busana melirik seluruh tubuhnya yang banyak sekali stempel merah ulah Reyhan tadi malam Apalagi disekitar dadanya...


"Mau ditambah lagi nggak sayang? " goda Reyhan dengan senyum nakalnya...


"Iiiihhh pagi-pagi udah mesum.." kata Tasya sambil berlalu kekamar mandi. Kali ini Tasya mengunci pintunya karna tak ingin Reyhan mengganggunya. Bisa-bisa dia bakal terlambat sampai di Rumah Sakit...


Setelah Tasya selesai mandi, lalu brsiap-siap berangkat kerja... Dilihatnya Reyhan sudah tidak ada lagi dikamar, mungkin Reyhan sudah kebawah untuk sarapan. Lalu Tasya pun turun kebawah..


"Pagi kak... " sapa Anin yang sudah duduk dimeja makan sama Reyhan...


"Pagi juga An...."


"Sayang... Aku nggak ikut sarapan ya... Aku takut terlambat...." kata Tasya sambil melirik jam ditangannya...


"Iya sayang aku sudah suruh Bibik nyiapin bekal buat kamu. Ma'af ya aku nggak bisa nganterin kamu. Karna aku juga ada meeting pagi ini..."


" Nggak apa-apa kok sayang." Lalu Tasya mencium pipi Reyhan kiri dan kanan..


"Ini sarapannya non.." kata Bik Ani sambil menyodorkan kotak bekal kepada Tasya...

__ADS_1


"Makasih ya bik.."


"Sama-sama non...."


"Ginikan enak..." kata Tasya dalam hati...


**


Pukul 08.00 pas Tasya sampai di Rumah Sakit.. Matanya melirik kesana kemari mencari keberadaan Vara sahabatnya...


"Kemana Vara? biasanya dia sudah dulu menyambutku. Tapi kenapa nggak keliatan ya??."


Sudah jam 09.00 wib Vara juga tak terlihat batang hidungnya.. Sementara yang membantu Tasya adalah Mely..


"Mel, Vara kemana ya? " tanya Tasya


"Nggak tau Dok... " jawab Mely sambil menaikkan kedua bahunya keatas...


"Coba telpon aja Dok, " kata Mely


"Itu dia masalahnya Mel, nomornya Vara nggak aktif-aktif... Nggak biasanya Vara kayak begini..."


Tasya mulai gelisah memikirkan sahabatnya itu, ingin dia segera cabut untuk mencari Vara kerumahnya. Tapi dia tidak bisa meninggalkan tanggung jawabnya di Rumah Sakit....

__ADS_1


****


Like dan komen ya, please...


__ADS_2