
Seperti biasa selama dirumah Bik Nah Tasya selalu menyempatkan bangun pagi...Tak ingin melewatkan suasana pagi dengan udara yang sangat segar ditepi pantai yang tidak pernah dijumpainya di Jakarta...
Setelah membuka pintu Tasya merentangkan kedua tangannya menghirup lembut udara pagi itu. Ketika Tasya melemparkan pandangannya ke arah mobil nya yang terparkir di samping rumah itu, betapa terkejutnya dia ketika dia melihat sebuah mobil honda jazz milik Arjuna pacarnya Vara mejeng di sebelah mobilnya....
"Haahhhh... itu kan mobilnya Arjuna????
Kok bisa ada disini??
Terus dimana orangnya??"
Tasya memutar bola matanya mencari pemilik mobil itu... Tak lama kemudian matanya menangkap sepasang kekasih yang tengah berlari-lari kecil ditepi pantai penuh canda tawa...
"Benerkan itu Arjuna sama Vara??"
Tasya mengucek matanya seolah tak percaya...
"Mau ngapain coba mereka kesini?? Terus darimana mereka tau alamatnya Bik Nah??"
Berbagai pertanyaan muncul di kepala Tasya...
Akhirnya Tasya menghampiri sahabatnya itu...
"Vara??? panggil Tasya...
"Natasya.... Vara berlari memeluk sahabatnya itu
"Aku rinduuu Nat....
"Lebay lo ahh, baru juga 2 hari gua tinggalin..Tasya melepaskan pelukannya...
__ADS_1
"Ada apa kalian berdua jauh-jauh kesini??Dan dari mana lo tau kalau gua kesini?? Tasya menatap bola mata Vara menanti jawaban...
"Haduuuuhh Nat, lu kebanyakan nanya deh.. Nggak suruh teman mu ini masuk dulu. Capek tau... Cebik Vara
"Oohhh iya... Ayok kita masuk dulu... Juna, masuk dulu.... Ajak Tasya sambil menarik tangan sahabatnya itu....
"Bik nah..... Ada tamu nih...." Teriak Tasya
"Siapa non? Bik Nah berlari ke luar...
"Non Vara ???
"Bik Nah?? Vara menghambur kepelukan Bik Nah... Selama ini Vara cukup dekat dengan Bik Nah, karena Vara sering menginap di rumah Tasya...
"Ayoo duduk dulu non, Bibik siapkan sarapan ya.....
Mereka menyantap sarapan yang sudah dibuatkan Bik Nah...
"Var,, lo belum jawab pertanyaan gua tadi... Elo ngapain kesini?? Dan siapa yang ngasih alamat Bik Nah ama lo??" Tasya melirik Juna yang duduk di sebelah Vara...
"Iyaa Mas Dimas lah... Jawab Vara
"Perasaan waktu itu gua nggak bilang-bilang deh Var sama Mas Dimas kalau gua mau ke tempat Bik Nah... "Tasya sedikit berpikir
"Udah deh Nat, itu nggak penting.. Yang lebih penting sekarang adalah Reyhan...
"Reyhan,, emang kenapa dengan dia?? Tasya pura-pura tidak tau padahal dia sudah membaca pesan dari Vara..
"Reyhan kecelakaan Nat..... Sekarang lagi dirawat di Rumah Sakit kita....Gua udah hubungi lo berkali-kali, tapi no lo nggak pernah aktif...
__ADS_1
Tasya menghentikan suapannya....
"Terus kenapa kalau Reyhan kecelakaan??
"Nat... Reyhan itu suami lo Nat....
"Suamii??? Suami yang masih berhubungan dengan wanita lain, suami yang sudah punya kekasih yang sangat dicintainya... Apa itu bisa dikatakan suamii???
"Lo salah paham Nat, Juna menyela....
"Salah paham apanya?? Udah jelas-jelas wanita itu masih berhubungan dengannya. Dan Reyhan itu sudah terang-terangan memakai foto mereka di layar utama ponselnya, Juna... Jika Reyhan nggak bisa mencintai gua, setidaknya hargai gua yang statusnya istri sah...
Lagian gua juga nggak habis pikir, kenapa laki laki itu mau menikah dengan gua sedangkan dia punya kekasih..."
"Nat... lo itu nggak tau siapa Reyhan... Reyhan itu nggak punya kekasih lain Nat, hanya kamu istri yang dimilikinya..."
Tasya tampak kebingungan...
"Sebenarnya, wanita yang elo liat di ponsel Reyhan itu adalah mantan pacarnya, namanya Wulan... Wulan meninggal dunia 3 tahun yang lalu karna mengalami kecelakaan... Dan semenjak Wulan meninggal, Reyhan udah nggak pernah dekat lagi sama cewek Nat... Reyhan sangat depresi... Makanya Reyhan mau menerima tawaran Mas Bagas untuk menikah dengan lo, karna Reyhan ingin bangkit dan memulai hidup yang baru.... Dan yang suka menghubungi Reyhan itu adalah Kara.. Kara itu sekretaris Pak Herlambang yang sekarang jadi sekretaris Reyhan.... Kara sangat menyukai Reyhan sejak pertama dia bergabung di Perusahaan Abadi Grup..Tapi Reyhan nggak pernah membuka hatinya untuk Kara... Dan walaupun Kara tau Reyhan sudah menikah, dia tetap masih ngejar Reyhan Nat....
Gua mohon sama lo Nat,, lo pulang untuk Reyhan... Reyhan sepertinya sangat mengharapkan kehadiran lo.Walaupun dia tidak pernah mengungkapkannya, tapi gua bisa liat ada kesedihan di matanya Nat...."
Tasya terdiam dengan penjelasan Juna..Dia tidak tau kalau laki-laki yang sudah menjadi suaminya itu menyimpan luka yang sangat dalam...
Vara mengelus punggung tangan sahabatnya itu,, ayoo Nat kita pulang...
*****
Jangan lupa like, komen dan vote nya ya gaess.... tq
__ADS_1