
Happy Reading...
Natasya hampir melahap semua makanan yang terhidang di meja itu, entah karena lapar atau memang rasanya yang selalu membuat ketagihan para pengunjung restoran itu...
"Sayang, aku mau ketemu Riski dulu ya. Kamu ikut nggak??
Riski adalah Manager di restoran itu..
"Emmm.. aku disini aja ya sayang, nggak kuat berdiri ni, kekenyangan.. "ucap Tasya sambil mengelus perutnya...
"Oke sayang... "
Reyhan berlalu menuju ruangan Manager restoran itu. Sementara Tasya sibuk memainkan ponsel di tangannya. Tak lama kemudian Tasya melihat seorang nenek yang masuk ke ruangan itu sambil mencari tempat duduk yang kosong...
"Itukan Nenek Zahra?? pasien yang sakit ginjal kemaren.." gumam Tasya dalam hati
Nenek itu semakin mendekat kearah Tasya. Lalu Tasya berjalan menghampirinya..
"Nenek... "ucap Tasya sambil memegang tangan nenek itu...
"Ehhh.. dokter Natasya ya?? " ternyata nenek itu masih mengenal Tasya...
"Iyaa nek..." ayoo nek, duduk disini.. "ajak Tasya sambil menarik kursi supaya nenek itu duduk...
__ADS_1
"Makasih nak..." ucap nek Zahra sambil tersenyum...
"Nenek cuma sendiri? "tanya Tasya setelah melihat tak ada orang yang datang bersama nenek itu...
"Iya nak... kamu juga sendiri? "tanya nenek balik
"Nggak nek, aku tadi sama suami aku. dia lagi menemui manager kebetulan suami saya pemilik restoran ini nek " Tasya menyunggingkan senyum manisnya..
"Ohhh begitu.... nenek sangat suka makanan di restoran ini. semenjak pindah ke Kota ini nenek sering makan di sini.. "
Tak lama kemudian seorang pelayan datang membawa pesanan nenek. Mereka tidak perlu lagi betanya karena tau nenek itu selalu memesan makanan yang seperti itu..
"Ayoo nak kita makan... "ajak nek Zahra...
Mata nek Zahra terpana melihat Reyhan. Nenek itu tidak berkedip sedikitpun...
"Sayang... ayo kita pulang.. "ajak Reyhan..
"Bentar sayang.. kenalin dulu ini nek Zahra, beliau pelanggan di retoran ini lo... "
Nek Zahra masih menatap Reyhan...
"Ferdi... dia mirip Ferdi anak ku " nek Zahra
__ADS_1
"Hai Nek, kenalin aku Reyhan... " Reyhan mengulurkan tangannya sambil tersenyum manis...
"Reyhan cucuku.. " nek Zahra langsung menghambur memeluk Reyhan sambil menangis sejadinya..
"cucu ku, akhirnya nenek menemukanmu"
Semua pelanggan direstoran itu menatap ke arah mereka..
Reyhan menatap Tasya sambil menaikkan dua alisnya berharap Tasya tau apa yang terjadi, dan Tasya pun menaikkan kedua bahunya seakan menjelaskan kalau dia juga tidak mengerti..
"Maafkan nenek yang jahat ini nak, nenek sudah mengusir orang tua kamu dan juga kamu dulu. kini Tuhan sudah memberi hukuman pada nenek mu ini nak " Nenek menangis sesegukan...
Reyhan membalas pelukan nenek itu. Walau dia tidak mengerti kenapa nenek itu menganggap dia sebagai cucunya...
"Nenek duduk dulu ya, nenek makan dulu, habis ini kit antar nenek pulang.." ucap Reyhan sambil melepas pelukan nenek itu lalu memapah sang nenek untuk kembali duduk ke kursinya...
Air mata nenek terus mengalir..
"Nenek tidak mimpi kan nak bisa bertemu dengan mu? nenek sudah lama mencari mu nak... "nenek memegang kedua pipi Reyhan dengan tangannya..
Reyhan hanya tersenyum menatap sang nenek.. Tasya pun hanya terdiam melihat nenek itu dengan Reyhan.. dalam hatinya bertanya mungkin kah nenek ini beneran nenek nya Reyhan??
***
__ADS_1
like dan komen ya plisss😁😁