
Happy Reading...
"Sayang, apa kamu sudah siap? ayo kita makan dulu.." panggil Reyhan dari ruangan makan..
"iya sayang,aku udah siap.." sahut Tasya sambil berjalan menuju ke meja makan. Tasya mengenakan dress hitam selutut dengan rambut panjang yang di biarkan terurai dia tersenyum manis ke arah Reyhan. Hingga Reyhan terpana melihat kecantikan istrinya. Namun tiba-tiba langkah kaki Tasya terhenti saat hidungnya mencium aroma telur dadar yang menyengat dari meja makan, seketika perutnya terasa mual.
Kenapa di mana-mana selalu ada telur dadar sih? apaan bau bangat!!
"uweeeekkkk..."Tasya tak bisa lagi menahan mualnya. Dia kembali berbalik ke kamar dan berlari menuju kamar mandi dan langsung berjongkok di wastafel lalu memuntahkan semua isi perutnya.. Reyhan pun segera menyusul Tasya ke kamar karena dia sangat khawatir melihat Tasya yang ingin muntah. Melihat Tasya yang muntah muntah, Reyhan merasa sangat panik lalu dia mengelus lembut punggung Tasya yang masih berjongkok di wastafel.
"sayang.. kamu kenapa sih?
"aku nggak tau sayang, setiap kali mencium aroma telur dadar aku jadi mual dan pengen muntah.. "ucap Tasya sambil menangis dan mengelap mulutnya dengan tissu yang ada di sana.
"ya udah kalau gitu aku panggilin pelayan dulu ya biar telur dadarnya di buang. Mereka tau kalau itu kesukaan ku, jadi menu itu selalu ada. Aku nggak tau kalau kamu nggak suka..."
Reyhan meraih gagang telpon di nakas dan menelpon pelayan untuk mengambil kembali telur dadar di kamar mereka.
"sayang... aku panggil dokter ya..."ucap Reyhan
__ADS_1
"nggak usah sayang, aku udah baikan kok.. lagian aku kan juga dokter sayang.." ucap Tasya sambil tersenyum
"iyaa sih... tapi kan kalau dokter yang sakit, mereka juga butuh dokter sayang. ya udah kalau gitu aku suapin kamu makan ya.." Reyhan membaringkan Tasya di atas tempat tidur..
"Tapi aku udah nggak nafsu makan nasi lagi sayang..." ucap Tasya manja
"Terus kamu mau makan apa??"
"Pengen bakso.. " ucap Tasya sambil memonyongkan bibirnya..
"ya udah kalau gitu kita pesan pake G-food aja ya sayang... " Reyhan meraih ponselnya di nakas..
"Tapi sayang, kenapa yang di pinggir jalan sih, kita G-food aja ya..." bujuk Reyhan
"Nggak mau, aku pengennya bakso yang di sana sayang. Tadi aku liat banyak yang beli, pasti rasanya enak.. "rengek Tasya
"Yaudah kalau gitu aku minta pelayan yang belikan ya..."
"nggak mau, aku maunya kamu yang beliin... "rengek Tasya lagi
__ADS_1
ini istri gua kenapa sih..??
Reyhan berjalan menuju jendela kamar dan menyibak tirainya sedikit, lalu dia melihat ke arah tukang bakso di seberang sana. Begitu ramai pembeli semuanya terlihat dari kalangan perempuan.
Natasya seleranya aneh bangat.
"yaudah kalau gitu aku beli dulu ya...."
"makasih sayang ku... oh ya sayang,, banyakin sambelnya ya. kalau nggak pedes aku nggak mau.. " Tasya menggoda Reyhan dengan mengedipkan sebelah matanya..
"oke nona cantik.." ucap Reyhan sambil berlalu
Tasya tersenyum puas melihat Reyhan yang mau menuruti permintaannya. Lalu seorang pelayan datang ingin mengambil kembali dadar telur dan membawanya keluar. Tasya merasa lega karena hidungnya sudah tidak terganggu lagi. Dia bangun dan berdiri di jendela menatap Reyhan yang berjalan menuju tukang bakso hingga setibanya di sana Reyhan di kerubungi sama cewek cewek, mereka terlihat menggoda Reyhan. Reyhan nampak begitu kesal, tapi Tasya sangat puas melihat pemandangan di depan matanya...
Tak lama kemudian Reyhan kembali dengan membawa satu bungkus bakso. Dia hanya membeli satu, karena Reyhan tidak suka jajan sembarangan....
******
mohon like dan komennya ya gaess.. tengkiu
__ADS_1