
Butuh waktu satu jam bagi Reyhan untuk memasak sop gurame permintaan Tasya. Baginya memasak adalah suatu tantangan besar dalam hidupnya. Tapi karena permintaan istri yang sangat dia cintai, apapun akan dia lakukan. Apalagi saat ini istrinya sedang hamil anaknya. Sesekali Reyhan mengelap keringat yang mengucur dari dahinya. Jarinya juga sempat berdarah terkena pisau waktu Reyhan mengiris bawang merah. Setelah di rasa matang, Reyhan menghidangkan sop buatannya di meja makan.
"sayang... sopnya udah siap ni. ayoo silahkan di makan dulu mumpung masih panas.." ucap Reyhan
"sip sayang kuh..." Tasya tersenyum lebar lalu berjalan menuju meja makan..
Tasya menatap sop yang ada di depannya, dan kedua tangannya menopang dagunya.
"kenapa sayang, kok cuma di liatin? pengen aku suapin ya.." tanya Reyhan
"emmmm... kamu duluan yang makan, habis tu baru aku.." jawab Tasya sambil tersenyum.
"tapi aku belum lapar sayang, kan tadi aku udah sarapan di Rumah sakit sebelum kita pulang.."
"ya udah, kalau gitu aku juga nggak mau makan.." ucap Tasya sambil berlalu meninggalkan meja makan..
dengan cepat Reyhan meraih tangan Tasya..
"ya udah, ini aku makan. Abis tu kamu juga makan ya..." bujuk Reyhan
"eeeemmm..." Tasya mengangguk.
Reyhan langsung memasukkan sesendok nasi ke dalam piringnya lalu menuangkan sedikit sop buatannya. Lalu dengan perlahan mengangkat sendok ke mulutnya. Sebenarnya Reyhan sendiri tidak yakin dengan masakannya, tapi karena Tasya terus memaksanya dia pun menurut. Dan benar saja ketika nasi itu masuk ke mulutnya tiba-tiba Reyhan menyemburkan nasi itu dari dalam mulutnya...
"uweeeekk.. kok rasanya gini?? nggak enak bangat..! "ucap Reyhan
"gimana rasanya sayang?? " tanya Tasya penasaran dengan ekpresi Reyhan.
"nggak enak.. kan aku udah bilang kalau aku nggak bisa masak.."
"yaaahh padahal udah berharap bangat bisa makan sop buatan kamu.." ujar Tasya kecewa.
__ADS_1
"G-food aja ya sayang??
"nggak mau.. aku tiba-tiba pengen makan bebek goreng yang di depan Kampus ku dulu..."
"apa?? bebek goreng depan kampus XX? itu kan jauh bangat sayang, kamu kan belum sembuh masih lemes. Kita G-food aja ya, di dekat sini kan juga ada bebek goreng. Enak kok aku udah pernah coba..." ujar Reyhan.
"aku nggak mau sayang, aku pengennya bebek goreng yang di depan kampus.." ucap Tasya manja.
Ya ampun kok gini amat ya cobaannya?
"ya udah kalau gitu kita ke sana sekarang.."
"horeee.. aku siap-siap dulu ya sayang.." ucap Tasya kegirangan seperti anak kecil sembari menuju ke kamarnya.
Tiga puluh menit kemudian Tasya sudah selesai melakukan ritual make upnya. Entah kenapa Tasya berdandan agak lain dari biasanya. Tasya kelihatan sangat cantik sempurna dengan memakai kaos putih yang di padukan dengan rok jeans selutut serta rambutnya di biarkan terurai ke samping. Tasya bahkan tidak terlihat seperti orang yang baru keluar dari Rumah sakit. Reyhan terkesima melihat kecantikan wanita yang ada di depannya itu hingga matanya tak berkedip.
"sayang.. ayo..." ucap Tasya sambil merangkul mesra tangan Reyhan.
"udah dong.."
"cantik bangat istri gua..." ujar Reyhan sambil mencubit mesra hidung Tasya.
"makasih sayang ku..."
"Bik... kita keluar bentar ya..?
"baik den, non... hati-hati ya.." ujar bik Ani.
Sepanjang perjalan Tasya memutar lagu-lagu romantis sambil mulutnya juga komat kamit ikut menyanyikan lagu tersebut. Reyhan hanya tersenyum melihat tingkah istri cantiknya itu. Hingga satu jam kemudian tiba lah mereka pada sebuah Restoran bebek goreng yang sangat hits di sekitaran sana.
Tasya yang sudah mengenal baik pemilik Restoran itu di sambut hangat oleh pemilik restoran..
__ADS_1
"selamat datang Natasya, udah lama ya kita nggak ketemu..." ucap wanita cantik yang tiga tahun lebih tua di atas Natasya.
"kak Ica? apa kabar kak? "Tasya memeluk wanita itu
"baik Nat... ini suami kamu ya??"
"iyaa kak..
oh ya sayang kenalin, ini kak Ica pemilik Restoran.."
Reyhan mengulurkan tangannya dan di jabat oleh Ica..
"Reyhan..."
"Ica..."
"ganteng bangat Nat, Arlan mah kalah ma dia.." bisik Ica sembari tersenyum ke arah Reyhan.
"kakak bisa aja..." sahut Tasya
"silahkan duduk Nat, Rey, mau pesan apa ni??"
"pesen bebek goreng lengkap. Tapi sambelnya yang level 5 ya kak.."
"sayang.. punya ku yang standart aja jangan yang pedes-pedes.."ucap Reyhan menimpali.
"kalau Tasya hantunya pedes Rey, kalau nggak pedes dia nggak suka.." ujar Ica yang di sambut gelak tawa Tasya..
*****
Jangan lupa tinggalkan jejak ya shay dengan cara like komen dan vote juga kalau bisa biar authornya bisa semangat terus up nya tiap hari๐๐
__ADS_1