Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)

Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)
69


__ADS_3

Happy reading...


Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit akhirnya tibalah mereka di rumah nenek..


Setibanya di depan rumah semua pelayan di rumah itu sudah bersiap menyambut kedatangan mereka. Di dalam deretan para pelayan itu Tasya dan Reyhan begitu terkejut melihat bik Ani juga ada di sana. Bik Ani juga menggunakan seragam yang sama dengan para pelayan itu. Bik Ani tersenyum sumringah begitu pun dengan Tasya dan Reyhan terlihat jelas kebahagiaan di wajahnya karena bisa bersama lagi dengan bik Ani. Tasya rasanya ingin memeluk bik Ani saking bahagianya, tapi dia tidak bisa melakukannya karena tidak enak dengan pelayan yang lainnya..


Seketika Tasya melirik bik Ina kepala pelayan di rumah itu, Tasya melihat raut kecemasan di wajahnya. Ternyata nenek pun menyadarinya lalu bertanya pada bik Ina..


" Ina, kamu kenapa?? "tanya nenek sambil menatap bik Ina..


"A.. anu... nyonyaa... "


bik Ina menundukkan kepalanya..


"kenapa?? " tanya nenek makin penasaran..


"Di dalam ada mbak Renata nyonya.."

__ADS_1


"Renata???? nenek terlihat terkejut dan bergegas menuju ke dalam rumah.


Reyhan dan Tasya mengikuti nenek dari belakang.


"nenek..." sapa gadis itu sambil menghambur kepelukan nenek..


"Renata ?? kamu ngapain di sini? bukannya kamu masih kuliah di Australi?? " tanya nenek terkejut..


"aku sudah tidak ingin melanjutkan kuliah ku lagi nek, aku datang untuk menagih janji nenek untuk di nikahkan dengan Reyhan cucu nenek, dan papa bilang cucu nenek sudah di temukan makanya aku buru-buru pulang.." ucap gadis itu manja.


Reyhan terkejut mendengar ucapan gadis itu, begitu pula dengan Tasya..


Walaupun kini Renata baru berusia 21 tahun tapi dia sangat lah dewasa dan sangat agresif. Renata tidak segan-segan memakai baju seksi yang memperlihatkan lekuk tubuhnya..


Nek Zahra teringat kalau dia sudah menceritakan pada pak Budi kalau cucunya Reyhan sudah di temukan. Dan juga nek Zahra sudah menceritakan kalau ternyata Reyhan sudah punya istri. Tapi entah kenapa Renata masih mengharapkan Reyhan..


Nenek terdiam sejenak di tatapnya wajah Reyhan dan Tasya yang penuh tanda tanya dan kebingungan dengan apa yang mereka saksikan.

__ADS_1


"nenek, siapa laki-laki itu?? dia pasti Reyhan kan cucu nenek??.." tanya Renata sambil melirik ke arah Reyhan dengan senyum manisnya..


"Dia begitu tampan, dan aku tidak salah karena mau menerima perjodohan nenek waktu itu tampa berniat menolaknya.." ucap Renata sambil berjalan mendekati Reyhan tampa mempedulikan Tasya di samping Reyhan..


Renata memandang Reyhan lekat dengan senyum menggoda..


"kamu apa-apaan sih? saya sudah punya istri dan saya tidak sudi menikah dengan mu" ucap Reyhan tegas


Lalu Reyhan menarik Tasya dan memeluk pinggang istrinya itu..


"ayo sayang kita pulang..." ajak Reyhan sambil menarik tangan Tasya..


"Rey... kamu jangan tinggalkan nenek.. Ma'afkan nenek nak, ini hanya kesalahpahaman..." ucap nek Zahra yang sudah tidak bisa menahan tangisnya..


"salah paham gimana nek?? aku nggak mau di jodohkan. Aku sudah punya istri nek, dan aku sangat mencintai Tasya.."


Reyhan dan Tasya meninggalkan rumah itu tanpa peduli dengan nenek yang memohon untuk tetap tinggal.

__ADS_1


****


setor dikit dulu ya, ngantuk berat soalnya...🙏


__ADS_2