
Happy Reading gaess... jangan lupa rate bintang lima, like dan juga komennya ya.
Tiba-tiba petir menyambar dan hujan lebat pun turun.... Hingga Tasya mempererat pelukannya karna suara petir yang menggelegar....
"Ya Tuhan ma'afkan aku yang tanpa malunya memeluk laki-laki ini. Karena saat ini aku begitu takut. Dia memang suamiku, tapi dia tidak pernah mencintaiku..."
Reyhan membalas pelukan Tasya, dan mengelus punggung wanita itu dengan lembut. Lalu mencium pucuk kepala istrinya itu. Aroma wangi rambut Tasya membuat Reyhan terus membenamkan hidungnya disana.
Entah kenapa Tasya merasa sangat nyaman berada di pelukan Reyhan... Belum pernah Tasya merasakan pelukan senyaman dan sehangat ini, rasanya tak ingin Tasya melepaskannya. Belum juga puas rasanya berada dipelukan suaminya itu, tiba-tiba lampu menyala kembali. Dengan cepat Tasya melepaskan pelukannya dan mendorong tubuh Reyhan, karena merasa malu...
"Ma'af.... " Tasya tertunduk malu..
Reyhan meraih kedua tangan Tasya dan membawanya kembali kepelukannya..
"Nat, aku boleh minta jatahku kan? "Reyhan berbisik dengan lembut ditelinga Tasya...
"Aku ingin memilikimu seutuhnya, karena aku mencintaimu.."
__ADS_1
Deg... jantung Tasya berdetak begitu kencang. Baru kali ini Reyhan mengungkapkan perasaannya. Air mata Tasya sudah tidak bisa dibendung lagi. Tapi kali ini air mata kebahagiaan. Sudah lama Tasya menantikan kata-kata itu keluar dari mulut laki-laki yang sudah menjadi suaminya itu, karena dalam hatinya dia pun juga mencintai Reyhan...
Reyhan menyeka air mata Tasya.. Lalu membawanya ke tempat tidur. Dan akhirnya mereka melakukan malam pertama yang sempat tertunda selama beberapa bulan dengan penuh rasa cinta. Walau penuh perjuangan untuk menembus pertahanan milik Tasya, hingga mengeluarkan bercak merah yang membuat Tasya kesakitan.
Malam itu malam yang sangat mengembirakan bagi Reyhan dan Tasya. Hingga mereka tertidur dalam dekapan hangat dan penuh kebahagiaan...
Pagi harinya matahari sudah menyisip melalului jendela kamar, suara burung berkicau kian kemari, seakan tau suasana hati dua sejoli yang lagi di mabuk asmara. Tasya membuka matanya perlahan, dan dia tersenyum melihat laki-laki yang ada disebelahnya yang masih tertidur pulas..
"Suami ku begitu tampan. Aku mencintaimu dan sangat mencintaimu.."
"Awww... Tasya meringis...
Hingga Reyhan menjadi terjaga....
"Kenapa Sayang, apa masih sakit? "tanya Reyhan sambil memegang pundak Tasya...
"Emmmm... "jawab Tasya dengan muka mengeryit menahan sakit...
__ADS_1
"Kamu mau kemana?" tanya Reyhan lagi...
"Aku mau ke kamar mandi Rey... "ucap Tasya lirih...
Lalu Reyhan bangkit dan membalut tubuh Tasya dengan selimut. Dan mengangkatnya ke kamar mandi.
Sesampainya dikamar mandi, Reyhan melepas selimut yang ada dibadan Tasya, dan meletakkan tubuh Tasya ke dalam bhat up.... Melihat Tasya yang tanpa busana, lagi junior Reyhan kembali menegang, lalu berbisik ke telinga Tasya...
"Sayang, kayaknya Reyhan junior pengen lagi nih..." ucap Reyhan dengan senyum nakalnya...
"Apaan sih Rey,, masih sakit tau...." Tasya memukul dada Reyhan
"Pelan-pelan aja Sayang please... boleh ya??"
Tanpa menunggu persetujuan Tasya pun Reyhan sudah tidak bisa lagi menahan nafsunya yang sudah memuncak hingga ke ubun2, akhirnya Reyhan melakukannya lagi didalam bat up. Tasya hanya pasrah sambil sesekali mengerang menahan sakit....
*****
__ADS_1