
Reyhan mendengus membuang kasar nafasnya...
"Terserah lo aja deh Nat mau mikir kayak gimana, yang jelas gua nggak ada niat seperti yang lo pikirin...
Reyhan kembali ke ranjang nya dan merebahkan badannya perlahan...
Bukan pertengkaran yang ia inginkan saat ini, entah kenapa setelah beberapa hari Natasya pergi Reyhan merasakan kerinduan terhadap wanita itu. Entah karna rasa cinta yang mulai tumbuh di hatinya, atau karna hampir sebulan ni wanita itu menemani hidupnya, yang jelas Reyhan ingin wanita itu ada di sisinya, apalagi saat-saat seperti ini...
Sementara Tasya terlihat menguap berkali- kali.. Perjalanan jauh dari tempat Bik Nah tadi benar-benar menguras tenaganya.Apalagi tadi Tasya hanya nyetir sendiri dengan kecepatan tinggi karna ingin cepat sampai di Rumah Sakit.
Stelah menguap beberapa kali,
akhirnya Tasya membaringkan tubuhnya di sofa, dan perlahan memejamkan matanya, hingga tertidur pulas.... Melihat Tasya yang sudah tidur, Reyhan juga segera memekamkan matanya...
Beberapa jam kemudian Tasya terbangun karna perutnya terasa perih.. Diliriknya jam di dinding kamar itu, jam 1 dini hari...
"Ya Tuhan kenapa aku melewatkan makan malam?? Kenapa aku tidur begitu nyenyaknya?? Apa aku keluar aja ya cari makanan?? Kantin rumah sakit inikan buka 24 jam..."
Tasya berjalan perlahan takut Reyan akan terbangun, namun baru saja Tasya menarik gagang pintu Reyhan memanggilnya...
"Mau kemana Nat malam-malam gini??
__ADS_1
Tasya membalikkan badannya, menatap Reyhan yang sudah terduduk di ranjangnya.. Padahal tadi Reyhan terlihat tidur pulas....
"Sejak kapan laki laki itu bangun???"
"Gua laper..... Mau cari makanan dulu... Apa lo juga laper??
"Diluar dingin Nat, lagian disini banyak makanan.. Kara tadi membawakan begitu banyak kue...
Akhirnya dengan terpaksa Tasya meraih kotak yang berisi kue di nakas.Setelah dibukanya terlihat berbagai macam kue yang enak-enak tertata disana..
Tasya mengambil sepotong red velvet dan mengunyahnya pelan...
"Lo mau?? Tanya Tasya sambil menyodorkan potongan red velvet ke mulut Reyhan...
Reyhan tak henti-hentinya menatap Tasya yang lagi sibuk mengunyah red velvet...
"Sepertinya dia sangat lapar... Entah kenapa di saat makan begini Natasya terlihat sangat cantik.Apalagi tanpa riasan make up...."
"Elo kenapa liat gua terus dari tadi?? Tasya mulai menyadari tatapan Reyhan....
"Nggak ada apa-apa kok.... Oh ya Nat, gua minta ma'af ya karna udah marah-marah ma lo waktu itu...
__ADS_1
Reyhan sangat merasa bersalah karna membuat Tasya pergi, karna bagaimanapun Reyhan sudah berjanji pada Bagas untuk menjaga adik satu-satunya itu...
"Gua juga minta ma'af karna udah salah paham ma lo dan pergi meninggalkan lo....
"Jadi kita baikan ni??
"Emm... Tasya tersenyum ke arah Reyhan.... Mereka seperti anak kecil yang habis berantem lalu saling minta ma'af dan berbaikan.
Lega rasanya hati Reyhan setelah permintaan ma'afnya diterima oleh Tasya...
"Oh ya Nat, besok gua mau pulang ya?? Bosan nih di Rumah Sakit terus.Lagian kan ada lo yang ngerawat gua di rumah...
"Iyaa iyaa... Besok kita akan pulang....
Sekarang lo lanjut tidur gih, gua juga dah ngantuk lagi nih...
Hooooaaammmm... Tasya menutup mulutnya dengan tangannya.... Lalu berjalan kembali ke sofa dimana tadi dia tidur.. Reyhan pun perlahan merebahkan badannya setelah melihat Tasya berbaring di sofa.....
****
Boleh kasih masukan ya gaess, otak author lagi buntu nih... wkwkwkwk
__ADS_1
jangan lupa like nya juga... terima kasih....