Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)

Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)
55


__ADS_3

Happy Reading....


Karena terlalu banyak menangis akhirnya nenek pingsan dalam pelukan Reyhan...


"Nekk... nek... "panggil Reyhan penuh kekhawatiran..


"Nenek pingsan.. tunjukkan kamar nenek biar aku bawa nenek ke kamarnya.. " teriak Reyhan pada pelayan rumah rumah itu..


"Ayoo tuan ikut saya.. "ucap pelayan itu sambil setengah berlari menuju lantai atas kamarnya nek Zahra. Reyhan membopong nenek naik ke atas.


Sesampainya di kamar besar nan mewah tersebut Reyhan membaringkan nenek diatas tempat tidur. Lalu seorang pelayan membawa minyak angin ditangannya untuk menyadarkan nenek.


"Tenang sayang, nenek cuma pingsan. nenek nggak apa-apa kok... " ucap Tasya sambil mengelus punggung Reyhan karena Reyhan terlihat begitu cemas..


Tak lama kemudian nenek membuka matanya...


"Reyhan... "panggilnya lirih


"Iyaa nek aku disini..." ucap Reyhan sambil memegang tangan nenek..


"Kamu jangan tinggalkan nenek ya, tetaplah disamping nenek nenek merasa umur nenek tidak panjang lagi..."


"Nek... tolong jangan bicara seperti itu. Nenek harus kuat, kita akan hidup sama-sama nek.. Nenek istirahat ya, jangan banyak gerak dulu..." ucap Reyhan


"Ina... "panggil nenek pada kepala pelayan rumah itu...


"iya nyonya..."


"Tolong antarkan cucu saya Reyhan bersama istrinya ke kamarnya... "titah nenek


"Baik nyonya...


"Ayoo den, non, bibik akan mengantarkan den Reyhan sama Non Natasya ke kamar...

__ADS_1


"Terima kasih bik.. " ucap Tasya


Ternyata kamarnya Reyhan bersebelahan dengan kamarnya nek Zahra. Kamarnya lebih luas dari kamar nenek, tentu juga lebih mewah..


"Akhirnya kamar ini bertemu tuannya juga.. "ucap bik Ina dengan senyum bahagia..


"Maksudnya bik? "tanya Tasya


"Kamar ini sengaja nyonya buatkan untuk Reyhan cucunya. Bibik nggak nyangka nyonya bisa bertemu cucunya setelah bertahun-tahun lamanya.."


"Baik lah non, den, bibik permisi dulu ya.. kalau butuh apa-apa panggil aja bibik..."


"Baik bik, terima kasih ya... "ucap Tasya...


"Sayang... aku lelah bangat. aku pengen istirahat bentar" ucap Reyhan sambil memegang tangan Tasya dan membawanya ke atas ranjang kamar itu..


"Aku pijitin ya sayang.. ?


Tak lama kemudian Reyhan tertidur pulas.. Sementara Tasya tak bisa memejamkan matanya, walau pun kasurnya sangat empuk dari kasur dirumahnya..


Jam sudah menunjukan pukul tujuh malam, namun Reyhan juga belum bangun dari tidurnya. mungkin Reyhan sangat lelah sehabis menempuh perjalanan jauh ditambah lagi dari tadi dia belum istirahat sedikitpun..


Tok...tok...tok...


seseorang mengetuk pintu dari luar. Lalu Tasya berjalan menuju pintu dan membukanya. Ternyata bik Ina yang mengetuk pintu...


"Non... nyonya menyuruh non sama aden untuk siap-siap makan malam.." ucap bik Ina sambil menyerahkan paperbag ke tangan Tasya...


"Iyaa... bik, terima kasih ya... " ucap Tasya lalu menutup pintu kembali..


"Sayang... bangun... " bisik Tasya ke telinga Reyhan sambil mengelus pipi Reyhan dengan lembut


Reyhan mengeliat, dan perlahan membuka matanya. Lalu menarik Tasya kedalam pelukannya...

__ADS_1


"Sayang... bangun dong udah ditungguin nenek lo dibawah.. "ucap Tasya sambil melepas pelukan Reyhan..


"Nanti dulu sayang.. "Reyhan kembali menarik Tasya kepelukannya...


"Sayang, nanti nenek marah lo...


"Emang udah jam berapa sekarang sayang?? "tanya Reyhan yang matanya masih mejam..


"Udah jam tujuh sayang, ayo bangun kita mandi dulu..."


"Nggak usah mandi sayang, ntar aja di rumah..."


"Tapi nenek memberikan ini untuk kita.. "ucap Tasya sambil memperlihatkan paperbag di tepi ranjang itu...


"Apa itu sayang ??


"Kayaknya baju ganti deh.. dan lagi kayaknya nenek nggak bakal ngizinin kita pulang deh malam ini... "ucap Tasya sedikit kesal..


"Hadeeehh... "Reyhan menggaruk kepalanya yang tidak gatal...


Tak lama kemudian tiba-tiba pintu diketuk kembali..


Tok...tok..tok...


"Aden, non, ditunggu nenek dibawah sekarang..." terdengar suara dari luar sana. Sepertinya suara bik Ina kepala pembantu di rumah itu...


"Tu kan sayang...." bisik Tasya


"Ya udah ayok kita kebawah.. "ucap Reyhan sambil melingkarkan tangannya di pinggang Tasya..


****


Like dan komen yuuuu, pleaseee..🙏😁

__ADS_1


__ADS_2