Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)

Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)
50


__ADS_3

Happy Reading gaesss...


Sudah tiga hari Reyhan meninggalkan Tasya untuk menemui Investor ke London sekaligus menemui pak Herlambang pemilik perusahaan yang dipimpin oleh Reyhan. Selama itu pula Tasya menahan rindu kepada suaminya itu. Reyhan hanya sekali mengiriminya sebuah pesan singkat yang hanya mengatakan kalau dia rindu dan akan segera pulang. Vara pun sudah pulang kerumahnya karena Ibunya sudah kembali dari kampung dan memintanya untuk pulang.


Hari ini kebetulan Tasya meminta izin untuk tidak datang ke Rumah Sakit. Sikap Arlan benar-benar sudah diluar batas. Walaupun dia tau Tasya sudah menikah tapi Arlan tidak pernah goyah untuk tetap mencari cara supaya bisa kembali lagi dengan Tasya. Sehingga membuat Tasya jadi malas untuk pergi bekerja apalagi Reyhan selalu menemuinya diruangannya...


Pagi ini bik Ani sedang sibuk mengurus bunga ditaman depan rumah. Lalu Tasya menghampirinya dan juga ikut mencabut rumput yang tumbuh di pot bunga itu..


"Non kenapa nggak pergi kerja?" tanya bik Ani yang heran melihat Tasya tiba-tiba muncul di taman. Biasanya nyonya rumah itu jam segini sudah bersiap untuk berangkat dinas...


"Lagi pengen libur aja bik... "ucap Tasya yang tangannya masih sibuk mencabut rumput...


"Non kenapa sih belakangan bibik liat sering murung, nggak nafsu makan. Bibik takut ntar den Reyhan pulang melihat kondisi non yang seperti ini dikiranya bibik nggak nyiapan makan buat non..." terdengar nada suara bik Ani yang khawatir.


Tasya memang terlihat pucat dan lesu karena selama Reyhan pergi Tasya jadi nggak nafsu makan...

__ADS_1


"hehe.. bibik aku tu nggak apa-apa, aku lagi nggak nafsu makan aja bik...


Lalu tiba-tiba sebuah mobil sport memasuki pekarangan rumah, mobil itu adalah milik Reyhan...


Tasya terlihat sangat bahagia melihat Soni turun dari mobil itu. Tapi dia tidak menemukan Reyhan.


"Pagii mbak Tasya, bik Ani... "sapa Soni...


"Pagi juga mas Soni.." ucap bik Ani...


"Ooohhh Pak Reyhan dia langsung ke Singapur mbak, ketemu Klien.. Oohh ya saya ke atas dulu ya mbak, mau ambil dokumen.. "ucap Soni sambil berlalu menuju ruangan kerja Reyhan di atas...


Tanpa terasa air mata Tasya jatuh dipipinya hingga tanpa sadar tangan nya tertusuk duri mawar dan berdarah. Tasya berlari menuju kamarnya dan menghempaskan badannya diatas kasur lalu membenamkan kepalanya di bantal dia menangis sejadinya, hingga tertidur...


Ceklet... pintu terbuka

__ADS_1


"Den Reyhan ?? "bik Ani terkejut melihat Reyhan yang masuk kedalam rumah...


"Kenapa bik? kok liat aku kayak liat hantu.. "ucap Reyhan dengan senyumnya yang melihat bik Ani melongo menatapnya...


"A...anu den, tadi kata Mas Soni den Reyhan langsung ke Singapur, kok malah udah dirumah? emang Singapur itu dekat ya den dari rumah...?" bik Ani terlihat bingung karena setaunya Singapur itu diluar Negeri, tapi kenapa Tuannya sudah pulang dengan cepat bahkan belum 2 jam setelah kedatangan Soni tadi...


"Hahahaha... Reyhan tertawa ngakak mendengar penuturan bik Ani...


"Oh ya bik, kok mobilnya Tasya ada dirumah, emang nggak berangkat kerja dia bik??


"Itu dia masalahnya den, semenjak den Reyhan pergi non Tasya itu sering ngelamun dan murung terus, nggak mau makan juga den. Bibik mah kasian sama non Tasya... "bik Ani menundukkan kepalanya dengan tampang sedih...


"Yaudah bik kalau gitu aku ke atas dulu ya.."


Reyhan berlalu meninggalkan bik Ani dan berlari menaiki tangga untuk menemui Tasya...

__ADS_1


Jangan lupa Like, komen dan Votenya ya gaess, terima kasih🙏😁😁


__ADS_2