
Tasya senyum-senyum melihat Reyhan yang terlihat kesal..
"kenapa sayang, kok cemberut aja sih? "goda Tasya
"aku tuh di godain cewek cewek tadi tau nggak..." sahut Reyhan kesal
"terus... terus...?? "tanya Tasya penuh semangat
"ya aku bilang aja kalau aku udah punya istri, dan istri aku lagi hamil dia lagi ngidam bakso... " ujar Reyhan
untung aja Reyhan pernah mendenger temannya cerita kalau istrinya hamil ngidam yang aneh-aneh.
Tasya terdiam sejenak, seakan Reyhan tau kalau dia memang lagi hamil, karena sudah telat datang bulan selama dua minggu.
"kalau aku hamil beneran gimana sayang??" tanya Tasya sambil mengambil posisi duduk di samping Reyhan
"ya bagus dong sayang, berarti sebentar lagi aku bakalan jadi papa.." ucap Reyhan senang
"kalau aku nggak hamil gimana? "tanya Tasya lagi
"ya berarti kita harus coba lagi, dan lagi..."
"tapi kamu nggak kecewa kan??
__ADS_1
"ya nggak lah sayang, bagi aku memiliki kamu aja merupakan anugrah terindah yang Tuhan berikan untukku.." ucap Reyhan sambil melingkarkan tangannya di pinggang Tasya lalu mencium pipi Tasya lembut..
"makasih ya sayang... aku juga bahagia bangat bisa memiliki kamu dalam hidupku.."
ma'af ya sayang, aku belum bisa kasih tau kamu kalau aku lagi hamil. aku pengen kasih kamu surprise..
"yaudah, kalau gitu kita makan dulu ya sayang, soalnya aku dah lapar bangat..."ucap Reyhan sambil meraih piring yang ada di depannya
Reyhan memakan makanan yang telah di sajikan pelayan hotel sedangkan Tasya memakan bakso yang di beli Reyhan. Tasya terlihat sangat menikmati bakso tersebut sampai Reyhan bergidik ngeri membayangkan betapa pedasnya bakso yang di makan Tasya, karena tadi Reyhan meminta abang tukang bakso memasukkan sambal yang banyak sesuai permintaan Tasya. Sedangkan Tasya dengan santainya memakan bakso hingga ludes tak tersisa..
Setelah selesai makan mereka bersantai sejenak di depan TV, setelah itu mereka tidur karena esoknya pagi pagi sekali mereka akan kembali lagi ke rumah.
Setelah menempuh perjalanan hampir dua jam akhirnya mereka sampai juga di rumah. Reyhan langsung bersiap siap berangkat ke kantor karena ada meeting penting.
"sayang... kamu istirahat aja ya nanti kalau aku udah siap meetingnya aku akan pulang cepat.. " ucap Reyhan sambil mencium kening Tasya.
"Bik..."
"ya Den..."
"Tolong anterin sarapan Natasya ke kamar ya, dia lagi kurang enak badan. Dan lagi bik, tolong jagain dia ya, jangan biarkan Natasya pergi ke luar ya bik..."ucap Reyhan
" baik den..." sahut Bik Ani..
__ADS_1
Sepeninggalnya Reyhan, bik Ani bergegas menuju ke lantai atas untuk mengantarkan sarapan untuk Tasya..
tok...tok...tok...
"non, ini bibik mau nganterin sarapan buat non..."
"iya bik, masuk aja..." sahut Tasya
"Non kenapa?? "tanya bik Ani khawatir..
"aku nggak apa apa bik, cuma sedikit pusing... oh ya bik, dulu waktu bibik hamil bibik ngidam yang aneh aneh nggak? "tanya Tasya
Bik Ani langsung tersenyum menatap nona mudanya itu...
"jadi non Tasya sedang hamil ya?? waahh... bibik senang bangat non..."
"tapi bibik jangan bilang bilang Reyhan ya??"
"lo.. emangnya den Reyhan belum tau ya?? kenapa non nggak ngasih tau den Reyhan non..." bik Ani terlihat bingung..
"abisnya Reyhan itu nggak peka bik, biarin aja nanti dia tau sendiri.." jawab Tasya..
bik ani menggeleng gelengkan kepalanya sambil tersenyum..
__ADS_1
******
buat pembaca setianya aku mohon bantu like dan komennya ya... dan ma'af saat ini belum bisa update tiap hari. karena lagi ada kesibukan.