Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)

Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)
61


__ADS_3

Happy reading....


Suasana kembali hening, Tasya tidak berani menatap laki laki itu dan juga tidak mau memutuskan untuk berhenti bekerja. Bagaimana mungkin dengan mudahnya Reyhan menyuruhnya untuk berhenti bekerja hanya karena Arlan mantan kekasih yang sudah tidak di cintainya lagi..


"kalau kamu hanya diam, berarti kamu setuju kalau aku yang akan berhenti kerja. Baiklah aku akan telpon pak Herlambang dan mengundurkan diri sekarang juga.. "ucap Reyhan sambil mengeluarkan ponselnya dari saku jas yang di pakainya..


"sayang jangan, biar aku saja yang berhenti.." ucap Tasya seraya mengambil ponsel Reyhan dari tangannya...


Untuk saat ini Tasya terpaksa menuruti perkataan Reyhan, dia tidak punya pilihan lain selain mengatakan bersedia berhenti kerja, demi mereda amarah Reyhan. Karena selama ini Tasya belum pernah melihat Reyhan semarah itu.


"baiklah kalau gitu besok kirimkan surat pengunduran diri mu.." ucap Reyhan tegas seraya berdiri menuju ke dapur untuk mengambil air minum di kulkas. Karena kerongkongannya begitu kering..


Ternyata Reyhan serius nyuruh aku berhenti kerja. Ya Tuhan, aku bingung.. aku masih ingin bekerja. bagaimana mungkin aku berhenti begitu saja, menjadi dokter adalah cita cita ku dari kecil, dan aku sangat menikmati profesi ku. Semoga saja Reyhan berubah pikiran...


"sekarang kamu mandi lalu istirahat, malam ini kita akan nginap di sini.. "ucap Reyhan yang ternyata sudah berdiri disamping Tasya yang lagi ngelamun.


"kenapa kita nginap di hotel? aku tidak punya persiapan.."ucap Tasya sambil menatap Reyhan


"Ini hotel ku, semuanya ada di sini. kamu tidak perlu persiapan apapun..."


"baik lah..."


Tasya berjalan gontai menuju kamar tidur mereka..


Kamarnya bagus bangat dan besar, dan juga pemandangan di luar sangat indah, aku bisa melihat laut lepas dari sini. tapi sayangnya sekarang aku lagi nggak mood, jadi aku tidak bisa menikmatinya. saat ini yang aku inginkan adalah Reyhan bisa berubah pikiran..


Tasya meletakkan tasnya di atas tempat tidur lalu masuk kedalam kamar mandi dan berendam dengan air panas di bhat up hingga dia tertidur di sana.

__ADS_1


Sedangkan Reyhan berkeliling hotel untuk mengecek karyawannya secara langsung. Reyhan memang sering melakukan kunjungan mendadak hingga membuat karyawannya terkejut. Tapi karyawan di sana melakukan tugasnya dengan baik, mereka sangat takut pada Dino Manajer hotel yang di percayakan Reyhan. Dino sangat keras dan disiplin. Dino merupakan anak dari sahabat papanya Reyhan yang di percayakan mengurus hotel itu.


"Selamat datang pak Reyhan. "sapa Dino sambil menundukkan badannya..


"Dino, bagaimana keadaan di sini?" tanya Reyhan


"Semuanya baik pak.. Kapan bapak datang, dan mengapa tidak mengabariku? "


"aku tadi menghadiri acara di dekat sini, jadi sekalian aja aku nginap di sini. dan juga aku membawa serta istriku. jadi kamu tolong suruh pelayan hotel ini untuk melayani istri ku dengan baik.."


"baik lah pak, aku akan memerintahkan para pelayan untuk melayani nona dengan baik"


Reyhan kembali ke kamarnya. Sesampainya di kamar dia tidak menemukan Tasya di sana.


kemana perginya Natasya


Ya ampun... istriku ternyata dia tertidur di sini. ma'afkan aku sayang karna aku udah marah marah sama kamu. itu karena aku tidak mau kehilangan kamu, aku tidak rela jika kamu di rebut kembali oleh mantan mu itu..


"sayang.. bangun.. kenapa tidur di sini?? "ucap Reyhan sambil membelai rambut Tasya


Tasya membuka matanya..


"sayang, ma'afkan aku. aku tertidur di sini.."


"sekarang bersihkan dirimu, sebentar lagi kita akan malam.."


"baiklah... "

__ADS_1


Setelah selesai mandi Tasya menuju ruang ganti baju. dan matanya terpana melihat banyaknya pakaian dengan berbagai macam model. mulai dari pakaian formal, dress pesta, piyama dan lingerie semuanya lengkap di sana..


Sejak kapan Reyhan mempersiapkan semua ini??


"kenapa sayang, kok malah di liat aja? apa perlu aku yang akan pilihkan baju untuk mu? "tanya Reyhan yang tiba-tiba mengagetkan Tasya sambil melingkarkan tangannya di pinggang Tasya..


"aku hanya heran saja, sejak kapan kamu mempersiapkan semua ini?" sahut Tasya


"sudah sejak lama sayang.. tapi aku belum sempat aja bawa kamu ke sini.." ucap Reyhan sambil menempelkan bibirnya di leher Tasya...


Tok.....tok...tok...


terdengar ketukan pintu dari luar..


"siapa sih? ganggu aja.." ucap Reyhan kesal..


"buka aja sayang, aku akan memakaikan baju ku dulu.. "


Reyhan berjalan dengan kesal untuk membukakan pintu. Ternyata pelayan yang mengantarkan makan malam untuk mereka.


"ma'af tuan, kami mengantarkan makan malam untuk tuan dan nona.. "ucap pelayanan itu..


"silahkan masuk.." ucap Reyhan


Para pelayan itu menghidangkan makanan di meja makan dengan berbagai macam menu. Setelah itu mereka langsung keluar..


*******

__ADS_1


__ADS_2