Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)

Warna Cinta Natasya (SEDANG DI REVISI)
71


__ADS_3

Happy Reading guys, jangan lupa like komen dan vote juga ya biar author lebih semangat lagi menulisnya..


"Bibik??? bibik udah pulang?


Reyhan terkejut sekaligus bahagia melihat bik Ani yang sudah pulang ke rumah.


"iya den, tadi bibik juga pamit pulang sama nyonya. kan bibik kerjanya untuk den Reyhan sama non Tasya, kalau den Reyhan pulang bibik juga pulang.." jelas bik Ani.


"tapi gimana ceritanya sih bik? kok bibik udah di rumah nenek aja.." Reyhan penasaran


"anu den.. kemaren waktu non Tasya di Rumah sakit, bibik di datangi sama neneknya aden. Beliau bilang kalau den Reyhan sama non Tasya bakalan tinggal di rumahnya. Terus nenek den Reyhan juga meminta bibik untuk ikut pindah dan kerja di sana. yaudah, bibik mah setuju-setuju aja selagi ada den Reyhan.."


"ooo gitu.. makasih ya bik, karena bibik udah perhatian bangat sama aku dan juga Tasya. Bibik juga bela-belain pindah kerja ke tempat nenek demi kita. Tapi memang belum saatnya ya bik kita ninggalin rumah ini. Walaupun rumah ini kecil dan nggak sebesar dan semewah rumah nenek, tapi rumah ini membawa kenyaman untuk kita bersama..." ucap Reyhan sambil memandangi atap-atap rumahnya.


Dia sama sekali tidak menanyakan gimana keadaan neneknya setelah dia meninggalkan rumah tersebut. Reyhan sangat kesal dengan sifat neneknya yang dari dulu tidak pernah berubah. Dengan mudahnya menjanjikan dan menjodohkan dirinya dengan orang lain. Padahal dulu neneknya juga melakukan hal yang sama kepada papanya. Hingga membuat papa dan mamanya pergi menjauh ke luar Negri.


"oh ya den Reyhan sama non Tasya mau makan apa? biar bibik masakin.."


"iya bik.. Natasya mau makan sop gurame katanya. Kita masih punya stok gurame nggak bik dalam kulkas??

__ADS_1


"kayaknya ada den.."


Bik Ani langsung memeriksa kulkas yang ada di depannya..


"ada den, tinggal satu ekor.. tapi cukup kayaknya, ikannya kan besar.." ucap bik Ani sambil menyodorkan ikan gurame ke Reyhan.


"Untung aja bibik pulang ke rumah, nggak kebayang bik aku di suruh masak sop ikan. Bibik tau sendiri kan aku nggak pernah masak. Mana nggak mau pake G-food lagi, harus di masakin sendiri. Aneh-aneh aja Natasya tu bik.."


"namanya juga lagi ngidam den.." bik Ani terkekeh


"satu lagi bik, masa baru nyampe rumah dia udah tutup hidung katanya rumah ini bau bangat sampai muntah-muntah. Padahal nggak ada bau sama sekali. Terus aku udah mandi dan berendam lama pake sabun yng biasa di pakai, dia masih juga bilang aku bau bahkan mau muntah lagi. aneh ya bik..?"


"sayang... kok bibik yang masak sih??" tanya Tasya kesal..


Reyhan dan bik Ani jadi kaget karena Tasya sudah berdiri di belakang mereka yang asyik ketawa-ketawa. Mereka tidak menyadari kapan Tasya turun ke bawah.


"sayang.. kok kamu ada di sini? "


"aku pengen lihat kamu masak secara langsung, malah kamu nyuruh bibik.."

__ADS_1


"aku nggak bisa masak sayang.. ntar kalau kamu mules-mules gimana? kan kasian sama dedek bayinya.." jelas Reyhan


"pokoknya aku maunya kamu yang masak.." ucap Tasya manja


Reyhan dan bik Ani saling pandang.


"bibik... kayaknya bunga yang di depan mulai layu deh, kasian bik nanti mati lo bunganya" ucap Tasya sambil mengedipkan sebelah matanya. Tasya hanya mencari alasan supaya bik Ani segera meninggalkan Reyhan.


"ahh masa non? ya udah kalau gitu bibik ke taman dulu ya non.." bik Ani menyadari kode dari Tasya..


Reyhan nampak kebingungan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Gimana cara bikinnya ni?


Reyhan mengambil hp nya di dalam saku celananya, dengan cepat Reyhan mencari resep sop gurame di google.


"sayang... jangan lama-lama ya aku lapar.." ucap Tasya


"iya sayang ku, kamu duduk dulu ya. Nanti pegel kalau berdiri terus.." ucap Reyhan sambil membawa Tasya menuju sofa depan TV lalu menyetel drama korea kesukaan Tasya..

__ADS_1


"untung aja aku cinta"


__ADS_2