
...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...
...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....
...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....
...JANGAN LUPA FOLLOW !! ...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN ...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!! ...
Darren tak memberitahu mereka kalau Vior habis berkelahi di bar, salah satunya karna lupa dan saat ingat Darren memang tak ingin memberitahu bisa-bisa dirinya di jadikan samsak oleh Jean.
“Lo bilang apa? Biarin? Lo punya otak gak si hah!!” Ucap Marvel yang juga ikut emosi.
“Lo pada jangan emosi lah anj gak bakal nemu jalan keluarnya!!” Ucap Aksa.
Angel devils sudah tau kebiasaan Vior jika di hari ulang tahun nya, dia akan pergi ke pantai di tengah malam namun tak ada yang tau apa yang dilakukannya.
Pernah beberapa kali inti Angels devils kepo dengan apa yang Vior lakukan jika ke oantai tengah malam, merekapun meretas cctv namun hasilnya tak ada selain cctv itu error yang ke arah pantai tak hanya satu tapi semua kecuali yang di arah berlawanan.
Bahkan mereka pernah mengikuti Vior yang akan pergi ke pantai namun saat tiba di parkiran mereka malah salah orang, seperti di tipu penglihatan mereka semua. Dan yang terakhir mereka memaksa ikut tapi malah dapat omelan dan ambekan oleh Vior selama satu minggu full.
Dan sejak saat itu juga Justin ketua sebelumnya mengetahui kalau Vior memiliki alterigo dan juga indigo, karan Justin mengetahui itu dirinya mencoba berbicara dengan Vior tentnag hal itu dan Vior jujur menjawab iya pertanyaan tersebut.
Namun dua tahun setelahnya Justin meninggal dunia dan saat itu juga posisi Vior sebagai anggota inti bagian strategi menjadi ketua.
“Percaya sama gue Xav!” Ucap Jean yang langsung di angguki Xavier.
“Btw, Vior bersntem sama Dara dan Gaby di bar tadi” mereka kaget namun hanya bisa menghela nafas saja toh saat inu mereka percaya kakau Vior tak akan kenapa-kenapa.
Kembali ke Vior,
Vior duduk saja di ujung dermaga sambil bersenandung merdu sesekali berbincang entah dengan siapa.
“Afghanistan? Jadi ingat Justin”
“Apa kamu bilang!! Jangan gila dia abangnya Vior”
“Ck jangan mengajak ku bicara setan!!”
“Labelyn terlalu bagus buat kamu! Kamu itu setan”
__ADS_1
“Hahhaha, ah sepertinya Vior harus bangun”
“Sebelum itu, aku harap kalian menepati janji kalian! Vior akan pergi ke Afghanistan jadi jaga dia dari luar!!”
Kesadaran Vior kembali, helaan nafas terdengar.
“Brisik Vivian!!” Seketika itu suara di otak Vior menjadi hening.
Masih pagi dan Vior berjalan menyisiri pasir pantai untuk menuju parkiran, Setiba di parkiran Vior langsung saja memasuki mobilnya untuk menuju pulang ke rumah.
“McD dulu deh” gumamnya mencari lokasi McD terdekat yang ada di pantai karna seafood d pantai belum ada yang buka sepagi ini.
Vior drive thru memesna beberapa menu untuks sarapan paginya ponselnya terus berdering sedari tadi dari abang dan yang lain menghubungi.
“Makasih mba” ucap Vior,
Sambil menyetir dirinya mengemudikan mobil menuju arah rumah walau cukup jauh harus melewati tol dulu tapi Vior menikmati saja.
...Bunda (calling)...
Assalamualaikum,
anak bunda dimana?
^^^Lagi di tol bun^^^
Abis dari mana?
Bukannya abang dan yang
lain di rumah depan ya?
^^^Iya bun cuman tadi malam Vior ambil pesenan lupa hehe ^^^
Kamu udah sarapan?
^^^Ini lagi makan bun^^^
Pinter ya adek sekarang!!
Nepi dulu abisin makan
nya jangan sambil nyetir bahaya!!
^^^Gapapa bun aman ko^^^
Nurut Xaviora,
^^^Oke Vior nyari rest area dulu^^^
Hati-hati,
kalau udah pulang bunda
mau ngomong sama kamu
juga abang nanti
^^^Ngomongin apa?^^^
Nanti aja tunggu kamu di rumah
^^^Kenapa gak sekarang aja bun?^^^
Nunggu kumpul semua ya?
^^^Yaudah iya bun^^^
Bunda tutup ya?
__ADS_1
Kamu cari rest area dulu baru nyetir lagi.
^^^Iya bunda^^^
...Panggilan berakhir....
“Serius amat nunggu kumpul emang mau ngomong apa si bunda” gumam Vior.
“Wait!! Jangan bilang perjodohan!!! Oh noooo gak mauuu!!!” Teriak Vior di mobil.
Dirinya tak peduli rest area, bahkan burgernya tak lagi dimakan langsung menancapkan gas menyelip setiap mobil.
...🌑🌑🌑...
“Lo ngapain di sini bngsd!!!” Tanya Vior,
Vior baru tiba namun saat masuk gerbang terlihat di depan pagar rumah nya ada Ganesh juga beberapa temannya yang sedari tadi kayaknya berada di depan sini.
“Aku mau bicara sama kamu! Aku mau perbaikin hubungan kita!” Ucap Ganesh,
“Kita udah selesai ya monyet!!”
“Kamu kasar banget sekarang ya Vi”
“Pergi gak lo dari rumah gue!!” Ganes medekat hendak memegang tangan Vior namun badan Vior yang sudah gemetar takut.
“Sayang ma..af” Ganes hendak memeluk Vior namun Bior langsung berteriak.
“ABANGGGGGGGGGGG!!!!” Teriakan itu sontak membuat mereka yang di dalam kaget.
“HELP MEE PLISS XAVIERRR!!!” Teriaknya sambil berjongkok.
Sedangkan Ganesh mencoba menenangkan dirinya panik kaget tak hanya dirinya dua teman Ganesh lainnya juga panik.
“Bngsd lo apain adek gue anj!!!” Xavier menendang Ganesh lalu menghajarnya.
“Astagfirullah den adenn!!” Panik satpam yang juga kaget saat mendengar teriakan Vior.
“Lo gapapa? Heyy lo aman oke!!” Ayes menenangkan Vior.
Wajah Vior sangat-sangat pucat mereka semua panik inti AD sangat panik,
“Gue bun..”
“XAVIER!!” Teriak ayah kaget setelah mendapat kabar kalau anaknya bertengkar.
Ayah Twins sedang berada di rumah karna bersantai sambil bermain dnegan Abian lalu dapat telpon dari satpam kalau anak sulungnya menghajar orang.
“MATI AJA LO BNGSD!!!”
...BUGGG...
...BUGGG...
...BUGGG...
“LO KAL GAK MATI GAK BAKAL JERA KAYAKNYA!!”
“XAVIER KENANZO AD..KENANZOO!!” Teriak ayah hampir keceplosan.
“Lo berdua maju gue pastiin bakal mati hari ini” ucap Xavier ke kedua teman Ganesh sebelum menghajar habis Ganesh seperti sekarang.
“XAVIER!!” Xavier berdiri lalu mengambil seputing rokok lalu menatap ayahnya setelah menghidupkan rokok.
“Kalau ayah mau marah sama Vier, lebih baik liat kondisi Vior saat ini dulu! Ni sampah emang pantes mati yah biar trauma Vior gak kambuh!!”
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...
__ADS_1
...YEAYYY DHA SERATUS💜...