XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 12


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...


...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....


...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....


...JANGAN LUPA FOLLOW !! ...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...GIMANA KALAU AKU JUGA BIKIN INSTAGRAM KHUSUS XAVIOLA? ATAU JANGAN YAA KARNA KEBANYAKAN AKUN INSTAGRAM YANG KALIAN FOLLOW MAF BANGET JADI BEBAN YA HUHU....


...TAPI KEKNYA AKU BAKAL BIKIN UNTUK UPLOAD APAPUN BAHKAN SPOILER ATAU INTERKAHIS KE KALIAN. KALAU MAU FOLLOW BOLEH KALAU ENGGAK JUGA GAPAPA AKU GAK BAKAL MAKSA HEHEHE....


...CERITA INI REAL PEMIKIRAN AKU SENDIRI JADI TOLONG SIAPAPUN YANG MAU NIRU ATAU JIPLAK MIKIR PAKE OTAK YA KARNA KAN KALIAN PUNYA OTAK SENDIRI MASA GAK BISA MIKIR. BUAT SIAPAPUN KALAU ADA YANG PERNAH BACA ATAU LIAT YANG KAYA GINI PERSISI TOLONG KABARIN AKU YA TAKUTNYA JIPLAK ATAU APA. YANG JELAS AKU BIKIN CERITA INI SESUAI PEMIKIRAN AKU. ...


...MARI KITA KE CERITANYA AKU TAU KALIAN SUDAH NUNGGU HEHEHE MAAF AKU BANYAK BACOT YA....



Bunda posesif sekali dengan keadaan Vior, wajahnya untuk tak ada luka karna lukanya di bagian kepala bisa di bilang akibat terbentu dan helmnya terlepas bibirnya juga tergigit makanya bengakak.


“Gue tunggu penjelasan lo ya cantik” Xavier mengecup pipi sang adik sambil berucap.


“Kebongkar semua udah gegara kecelakaan anjim-anjim!!” Batin Vior.


Vior masih tak menyangka bisa-bisanya kebohongannya terbongkar dalam satu malam padahal selama tiga tahun ini tak ketahuan tapi ini oh astaga memikirkannya saja Vior ingin pingsan.


“Bun, abang cari makan dulu ya?” Bunda mengangguk.


Xavier selain mencari makan juga mencari keberadaan Ganes, berani-beraninya tangan laki-laki haram itu menampr wajah cantik adiknya.


“Anj kaget lo pada dari tadi di sini?” Tanya Xavier saat keluar dari pintu igd.


“Iyalah anj! Lo tiba-tiba pergi buat kita panik trus malah ke rumah sakit” ujar Galen,


“Siapa yang sakit?” Tanya Bryan,


“Vior” Bryan langsung menatap tak percaya ke Xavier,


“Lo? **1* gue masuk deh!!” Ujar Bryan,


“Sakit apa?” Tanya Abra.

__ADS_1


“Panjang ceritanya” ujar Xavier,


“Jujurly deh dia sakit apa gitu aja bilang panjang”


“Tabrak lari” Bryan menepuk dahinya dan sekejap itu juga dia masuk kedalam untuk memastikan keadaan Xavior.


“Lo pada jangan masuk deh!! Dia gak mau orang lain liat keadaan dia” inti Valdalasy pun mengangguk mengerti walau slaah satu dari mereka penasaran juga.


“Lo tau cowo yang ketemu kita di lokasi balap tadi pergi kemana gak?”


“Yang mana?” Tanya Marvel,


“Yang waktu kita mo balik, dia nampar cewek”


“Paling oyo” ujar Galen,


“Cari tau oyo mana” pinta Xavier,


“Kenapa emang?” Tanya Abra,


“Cewek yang di tampar itu adek gue! Dan adek gue kecelakaan juga bisa di bilang karna dia!!”


Mereka seketika mengerutkan keningnya mencerna ucapan Xavier, kalau begitu? Berarti queen race ? Adalah Vior ? Dan yang mereka temui dan melihat dengan jelas Vior di tampar orang gila itu?


“Simpan pertanyaan lo pada! Yang gue perluin sekarang lokasi orang gila itu!!” Abra entah kenaap langsung menghubungi sekertaris ayahnya untuk meminta bantuan mencari lokasi orang itu.


Di dalam igd,


Bryan menggeleng melihat Vior yang santai tak memperlihatkan rasa sakit atau seperti kebanyakan perempuan kalau terluk bakal lemah gemulai, Vior santai bahkan di sampingnya bunda menceramahi agar tak boleh pergi tengah malam lagi dan lain-lain.


“Gak bisa mikir deh gue gak bisa” ujar Bryan,


“Paan si? Lo emang punya otak?” Tanya Vior,


“Gak boleh kaya gitu! Dia abang kamu loh!!” Tegur bunda ke Vior,


“Ya habisnya Bryan bilang dia gak bisa mikir bun”


“Serah deh serah! Lo beneran di tabrak?” Tanya Bryan,


“Pertanyaan lo ada yang bermutu dikit gak?” Tanya Vior,


“Gelud aja gelud terus kalo ketemu heran papa liatnya” ujar sang ayah.


“Salahin Bry pah”


“Ko gue?”


“Bry ayo!!” Ajak Xavier,


“Mau kemana lo pada?” Tanya Vior,


“Nyari nasi padang” ujar Xavier,


“Mau dong!!”


“Nanti gue gojekin”


“Dih ko gojek!!”


“Ya gimana? Masa gue yang ke sini?”

__ADS_1


“Iya lah emang lo pada abis makan mau kemana?”


“Nyari Ganes” jujur Xavier,


“Ngadi-ngadi ya!! Bun jangan di biarin pergi bun!!”


“Dih dih dihh!! Dah bun yah kita mau makan dulu laper abis kena angin masalalu” ujar Xavier lalu bersalaman di ikuti Bryan.


...🌑🌑🌑...


Selesai makan, mereka menuju lokasi yang sudah Abra beritahukan ke inti Valdalas, deru motor sport menggema mengisi sunyinya subuh menuju salah satu penginapan.


“Kamar atas nama Ganes?” Tanya Bryan ke resepsionis namun resepsionis bungkam berkata tak tau dan tak ada nama itu di list daftar tamu.


“Mas yakin gak mau kasih tau?” Tanya Galen,


“Emang gak ada mas nama itu”


“Kamar 253” ujar Abra,


“Dahh mas semangat kerjanya” ujar Xavier,


Bryan mengetuk kamar Ganes berada, sekitar lima belas menit Ganes tak membuka kan pintu itu membuat Xavier yang sudah tak tahan ingin marah pun langsung mendobrak pintu kamar itu. Tiga kali dobrakan dan yang keemapt pintu itu sudah terbuka.


Terlihat dua orang sedang berhubungan intim di atas ranjang tanpa busana sama sekali, perempuan itu yang panik langsung mendorong Ganes dan menutupi tubuhnya dengan selimut.


“Wow” ucap Marvel


“Istighfar bintitan mata lo” tegur Galen.


“Anj!! Maksud lo pada apa hah!!”


“Pake baju lo! ***** lo kecil gedean punya gue buru dah atau mau gue hajar di sini?” Tanya Xavier


Ganes masih tak fokus bisa di bilang lagi nikmat-nikamatnya di ganggu mood nya jadi hancur, bukannya berpakaian Ganes malah melayangkan pukulan ke Xavier, Xavier yang lagi tak fokus karna berbicara dengan Galen pun tak menyadari ayunan tangan Ganes.


...BUGGGG...


“Wah!! Bngst!!” Ujar Xavier langsung menarik Ganes yang baru memakai ****** *****.


...BUGGG ...


...BUGGG...


...PRANG...


...BRAKKK...


Xavier tak memberi jeda pukulannya ke Ganes sampai Bryan dan yang lain merelai karna keadaan Ganes sudah di bilang hampir mati.


“Lo!! Urus cowok sampah ini sebelum mati kehabisan darah!!” Ujar Xavier menunjuk perempuan yang sedari tadi berteriak sudah-sudah.


Bahkan pengunjung dari kamar lain juga resepsionis dan satpam berdatangan ingin memisahkan keduanya tapi tak ada yang berani karna melihat ke brutalan Xavier.


“Ab ngapain?” Tanya Galen karna Abra berbicara dengan manajer tersebut.


“Sorry gue repotin lo pada karna masalah ini harusnya gue gak bawa-bawa lo pada” ujar Xavier,


“Njing Vior ade lo itu temen kita juga kali yakali kita diem aja” ujar Marvel,


Bryan yang bosan dengan drama sepupunya ini hanya bisa memutar bola matanya malas, selalu merepotkan? Padahal jika dia ingin sekali ycap saja Ganes dan kelaurganya bisa menghilang dari negara ini sekarang.

__ADS_1


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


__ADS_2