XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 24


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...


...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....


...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....


...JANGAN LUPA FOLLOW !! ...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!! ...



Lokasi Vior masih belum di temukan sedari tadi mobil Vior terus menyala tak berani dia matikan karna sangat gelap dan utnungbya bayi ini sudah tennag dan tertidur walau cuman di beri empeng saja.

__ADS_1


“Lama banget si?”


Hari semakin gelap bahkan sekarang menunjukkan pukul 21.22 wib tapi Xavier belum juga menemukan Vior.


“Mundur aja kali ya” Vior masih menggendong bayi yang tertidur itu menggunakan satu tangan untuk menyetir.


Perlahan tapi pasi memutar mobilnya agar ke arah yang berlawanan dari yang pertama, bayi itu sedikit terusik karna Vior mengganti perseneling.


“Cup cup cup ganteng jangan nangis yaa bentar aja”


Untung Vior lihay menggunakan mobil jadi mau satu tangan atau dua tangan dia tak masalah, yang jadi masalah sekarang dia sendirian di hutan ini, percaya atau tidak awalnya jalan yang Vior lalui beraspal namun setelah dia kembali ke mobil itu hilang entah kemana menjadi tanah untung tidak hujan.


“Tadi lewat mana ya?” Gumam Vior.


Vior selalu mengecek keadaan bayi yang ada di pelukannya saat ini, takut kalau kenapa-kenapa dan lagi ini benar-benar gila sangat gila. Siapa yang berani membuang bayi di tengah hutan seperti ini dan lagi bagaimana bisa Vior yang menemukan dan tak sadar dia masuk ke dalam hutan ini,


Mau heran tapi ini Indonesia,


Sekitar pukul 22.00 wib, Xavier dan yang lain baru saja menemukan Vior. Wajah Vior pucat kata Xavier saat pertama ketemu dan Xavier datang tak hanya bersama inti Valdalas tapi para warga di sana.


“Nengnya langsung di bawa ke rumah sakit dulu di cek sekalian bayi nya mas”


“Sini bayinya biar ibu yang gendong”


“Ayo pulang!!” Ucap Vior dengan terus memeluk sang bayi.


Xavier hanya mengangguk menuruti perintah adeknya ini, bayi itu juga menangis kencang sambil di tenangkan oleh Vior. Untung di dalam mobil itu banyak baju dan jaket Vior jadi bayi itu tak kedinginan.


Beberapa saat kemudian,


awalnya Xavier mengajak ke rumah sakit terdekat tapi Vior hendak rumah sakit milik mereka saja. dan juga Vior meminta tolong ke Abra agar pihak berwajib tak mengganggu mereka dulu.


Paham kan? Enggak? Jadi maksud Vior agar pihak berwajib tak datang ke rumah skait atau meminta keterangannya dulu untuk menanyakan kebih lanjut siapa orang tua bayi karna Vior hendak fokus ke sang bayi dulu.


Setiba mereka di rumah sakit, bunda dan ayah sudah berada di rumah sakit setelah menanyakan akan pergi ke rumah sakit mana mereka tadi.


“Itu bonyok Xavier dan Vior?” Tanya Galen,


“Iya kenapa?” Jawab Bryan,

__ADS_1


“Njir kek kenal gue kek pernah ngeliat”


“Halu kali lo, lo tau bonyok mereka tkw kan” ucap Marvel,


“Iya juga, trus ko bisa di sini? Bukannya di luar negeri?”


“Udah balik kali, ribet banget lo berdua! Keadaan Vior sama tu bayi dulu yang di pentingin!!” Ujar Bryan,


Bunda panik kala melihat wajah Vior yang pucat untungnya segera di temukan sebelum hilang kesadaran saat itu, bunda tak menanyakan lebih lanjut perihal bayi yang di temukan karna keadaan sekarang yang paling penting adalah kondisi keduanya.


Sekitar beberapa menit dokter selesai memeriksa, keduanya dehidrasi dan Vior kelelahan seperti terus berlari tanpa henti makanya wajahnya pucat setelah istirahat nanti bakal kembali normal.


Vior tertidur setelah selesai makan, bunda menemani putrinya ini sebelum tidur Vior meminta agar jangan di jauhkan dia dari bayi itu takut ada orang jahat yang akan mengambil bayi tersebut.



“Bun bayi bisa bersin gak si?” Tanya Xavier,


Inti Valdalas juga mengikuti Xavier yang terus menerus menatap bayi mungil itu bahkan Abra yang notebad nya cuek tak peduli dengan hal sekitar ikut memperhatikan bayi itu.


Seperti sedang melihat hal langka yang hanya ada satu di dunia, saat Xavier bertanya pun mereka ikut menunggu jawaban yang akan bunda ucapkan.


“Hacuu” bayi itu seketika bersin dan inti Valdalas langsung terkagum-kagum.


“Ayah mana?” Tanya Xavier karna tak melihat ayahnya sedari tadi setelah mengecek keadaan Vior.


“Ngurus semuanya” Xavier mengangguk paham.


Mengurus semua nya yang mana berarti hak asuh bayi ini seperti yang Vior inginkan dia ingin mengadopsi bayi mungil ini dan tentunya mencari orang tua bayi tersebut dulu tapi jika sudah ketemu tak bakal Vior ijinkan untuk membawa bayi tersebut.


“Matanya matanya kebuka!!” Ujar Marvel


“Jangan berisik!!” Tegur Abra,


Abra tau Xavior tak suka kebisingan saat tertidur dia bisa mengomel sambil tidur dan itu akan membuatnya semakin kesal jika sampai terbangun.


“Bunda makasih banget ya sama kalian udah bantu Vier nyari Vior” ucap bunda.


“Iya tante sama-sama” ucap mereka semua,

__ADS_1


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


GIMANA? UDAH PADA OK BELUM? KALO ADA YANG LUPA BACA ULANG AJA KEK AKU😭


__ADS_2