
...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...
...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....
...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....
...JANGAN LUPA FOLLOW !! ...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN ...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!! ...
Xavier yang tau adeknya tak bisa kemana-kemana dengan bangga mengaja teman-temannya ke bar pergi meninggalkan Vior sendirian di villa.
“Gue gak” ujar Abra,
“Gak apa?” Tanya Galen,
“Gak ikut”
“Lah? Kenapa?” Tanya Xavier,
“Ngantuk”
“Oh yaudah nitip ade gue ya?” Abra mengangguk.
Xavier meninggalkan Vior yang sedang tertidur di kamarnya setelah minum obat makanya dengan bangga dirinya mengajak teman-temannya ke bar karna Vior tidur.
Abra hanya duduk di ruang tamu atau ruang depan yang terhubung setiap kamar, pdahal dirinya cape atau lelah tapi tetap memilih rebahan di sofa ruang tamu itu karna kalau dia masuk ke kamar bakal tak mendengar suara Vior jika kenapa-kenapa.
Berselang dua jam, Abra yang tertidur di sofa seketika kaget dan panik ketika mendengar suara gedebuk atau barang jatuh.
“Xavier asu pasti ninggalin gue!!!” Gumamnya,
“Perih banget lagi gak sengaja ke injek!!”
“Woy ada orang gak si??”
“Duhh bedarah lagi kan!!!”
“Tolong!!!” Teriak Xaviora membuat Abra yang setengah sadar akibat kaget menjadi lebih sadar lagi.
__ADS_1
“WOY ADA ORANG GAK SI ANJ INI SAKIT BANGET GILA!!!” Vior hendak menangis rasanya sudah telapak kakinya di tambah luka sebelumnya yang kecelakaan itu ikut terbuka lagi.
Awalnya Vior hendak bangun dan dirinya lupa kalau tepak kakinya terluka alhasi saat menginjak lantai rasa sakit dari luka itu terasa membuat Vior oleh dan jadilah Vior terjatuh.
...TOK TOK TOK...
“Lo kenapa?” Tanya Abra,
“Lo siapa anjir?” Kaget Vior
“Gue Abra”
“Oh lo!! Bisa tolongin gue gak? Darahnya banyak banget ini”
“Gue masuk ya?”
“Iya”
Saat Abra masuk terlihat Vior yang duduk lesehan sambil memijit kaki kanan nya yang terasa nyeri dan daraha bercucuran banyak di karpet.
“Ko bisa?”
“Budeg lo? Gak denger suara gedebuk tadi?”
“Ya gue tidur” jujur Abra,
“Ko gue jadi nurut si sama ni orang” batin Abra
Nurut dalam artian saat di tanya langsung dia jawab jujur dan tak banyak mikir, Abra masih diam berdiri melihat ke arah Vior yang kesakitan karna nyeri di telapak kakinya.
“Lo gak niat nolongin gue? Kalo gak niat keluar aja lo!!” Kesal Vior,
“Niat”
Abra pun langsung membantu Vior duduk ke atas ranjang, mengambil kotak obat untuk membersihkan luka yang berdarah.
“Pelan-pelan!!” Perintah Vior,
“Jangan sampe sakit!!”
“Iya bawel banget dah”
“Ko lo nyolot!!”
“Gak gitu maksud gue t...”
“Semua cowok sama aja”
“Lah?”
“Gue laper Ab” Abra yang fokus membersihkan luka Vior beralih menatap wajah Vior yang saat ini tangannya tengah memeluk bantal dan wajahnya cemberut.
“Anj cute banget calon gue!!” Batin Abra berkupu-kupu.
“Mau makan apa?” Tanya Abra kembali fokus ke kaki Vior,
“Oke dah selesai” ujar Abra lalu menatap Vior,
Dimana-mana jika bareng crush gak bakal bisa natap muka dan matanya keburu blushing tapi berbeda dengan Abra dia gak bakal salting karna bawaan lahir sikap cuek dan dingin nya jadi tak bisa ketebak orang ini suka atau enggak ke orang lain.
“Mau makan apa?”
“Steak ada gak si tengah malam begini?”
“Buat lo selalu ada”
__ADS_1
“Hah?”
“Enggak, jadi gak?”
“Jadi gue laper banget” Abra mengangguk lalu berjongkok di depan Vior,
“Kenapa?” Tanya Bior yang tak paham.
“Naik, gue gendong”
“Idih? Apaan kagak”
“Trus lo mau jalan gitu?”
“Ya enggak eh iya”
“Udah naik aja”
“Gapapa? Tapi gue berat”
“Iya berat di tambah dosa lo”
“Dihh ngelunjak”
“Lo yang ngelunjak! Buru katanya laper”
Di perjalanan menuju restoran Abra masih menggendong Vior untung restoran sudah tak jauh lagi dari tempat mereka, Bior berulang kali meminta Abra istirahat namun Abra hanya berkata lo gak seberat dosa lo.
Setiba di restoran,
“Steak ada?” Tanya Vior ke pelayan,
“Ada kak”
“Steak satu, minumnya air putih dingin sama jus alpukat, lo apa?” Tanya Vior ke Abra,
“Samain aja” pelayan itu mengangguk saat Abra berkata.
Seketika meja mereka menjadi hening tak ada yang bersuara sampai membuat Vior resah sendiri, Vior tipikal cewek yang memang gak bisa diam namun jika sudah menjadi pendiam maka habis lah bakal di kacangin semua.
“Vier sama yang lain kemana?”
“Ke bar”
“Oh”
Setelah itu kembali hening lagi, di waktu yang sama di mana Xavier dna teman-temannya berada yaitu bar tempat yang harus di datangi kaum milenial jaman sekarang jika ke Bali maupun Lombok.
“Kayaknya kita pernah ketemu” bisik Bryan ke salah satu perempuan yang ada di dekat meja mereka saat ini, ada sekitar lima perempuan karna memang satu geng kayaknya perempuan-perempuan ini,
“Masa sih? Kayaknya ngga deh” ujar perempuan yang di dekat Bryan,
“Oh ya btw salken ya, gue Dewi” ucap Bryan lagi,
“Loh? Serius? Dewi?” Tanya perempuan itu pasalnya yang saat ini bersamanya atau berbincang dengannya adalah seorang laki-laki masa mempunyai nama Dewi kan tak masuk akal.
“Iya, Dewinner of your heart” bisik Bryan dengan suara deepnya ke telinga perempuan itu.
Perempuan itu pun langsung salting di buat Bryan, mangsa yang di incar predator tertangkap membuat dan keduanya malah melanjutkan perbincangan.
Xavier dan yang lain duduk di table mereka hanya menggeleng melihat tingkah Bryan, buaya ibu kota mix US memang beda.
“Mau kemana Vel?” Tanya Galen,
“Nyari mangsa yakali gue kalah sama Bryan”
__ADS_1
Tersisa Xavier dan Galen saja di table dua temannya sudah asik bersama para perempuan walau tak di bungkus cuman menemani minum saja karna mereka menerapkan fun boleh asal jangan lewat batas.
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...