XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 133.


__ADS_3

...WELCOME BESTIEEEđŸ–€...


...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...


...YUKKK FOLLOW YUKKK...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! ...


...KALAU AKU TUH SELALU MANTAU KOMEN KALIAN WKWK, BTW BUKA IG KITA YA AKU KADANG BIKIN JEDAGJEDUG PARA ANAK-ANAK DAKJEL WKWK GAK DENG ANAK-ANAK AKUHH ANJASS...


...BESTIEEEEEEEEEEEEEEE........


...SPAMM KOMEN DONGGGGGG........


...KALIAN MAU PART APA GITU ATAU APA KEK BUAT KEDEPANNYA BIAR AKU DAPAT INSPIRASI GITU CERITANYA WKWKWK. LAGI BUTET BANGET NI OTAKKKK GAK BISA MIKIR JADI BANTU DONG HELP HELP HELPPPPPPP!!!!!!...


...đŸš«BACA NOTE JANGAN LUPA BIAR PAHAM DAN GAK DI KOMEN KARNA BAHASA ATAU LOKASI MEREKA!...


...BAKAL MAKIN BANYK BAHASA KASAR JADI DI MAKLUMI DAN JANGAN DI TIRU KARNA GAK BAIK BUAT DOSA KLEAN BAKAL NAMBAH BANYAK â˜ș



...


“BAWA LIA KE RS!! GUE BAKAL SUSUL VIOR” perintah Aksa


Mobil Vior tak jaid meledak karna dengan cepat mereka memadamkan api nya, Aksa menghubungi Xavier namun tak ada jawaban bahkan Bryan juga.


“Lo pada kemana bngsd!!”


Tak butuh waktu lama, Aksa tiba di depan markas atau gudnag para sampah itu dan ternyata Xavier dkk tak bisa di hubungi karna mereka menuju lokais yang sama.


“Becus gak si lo jaga Vior hah!!” Kesal Aksa sambil mendorong Xavier.


Di dalam sunyi benar-benar sunyi seprrti tak ada tanda kehidupan lagi. Jean mendobrak pintu iu dan masuk di ikuti yang lain.


Kaget? Iya tentu saja kaget mereka semua tak percaya dengan apa yang di lihat di depan mata mereka ini.

__ADS_1


Hampir tiga puluh orang mungkin bersimbah darah di tubuh mereka, entah sekarat atau sudah ada yang mati tapi perkiraan mereka hampir sembilan puluh lima persen meninggal semua.


Tak telihat adanya Vior di dalam sini, bukan tak terlihat tpai belum melihat keberadaan Vior mereka masih tercengang melihat lantai yang penuh dengan darah dan tumpukan orang.


“Apa kalian bala bantuan mereka?”



Vior berada di lantai dua yang mengarah langsung ke bawah terlihat Jean dan yang lainnya di bawha sana tapi Vior tak mengenali mereka.


“Kalian para bajngn tak ada habisnya” percaya atau tidak inti AD yang tak pernah melihat Vior atau alterigo nya mengamuk secara langsung hemetar ketakutan sekarang ini.


“Kenapa wajah kalian seperti itu? Apa kalian kaget melihat teman kalian yang bertumpuk itu?”


“Xaviora” panggil Xavier.


“Jangan!!” Perintah Jean namun Xavier tak peduli.


“Kalian tak mau pergi?” Tanya nya.


“Xaviora Kenanya Adison” Xavier mulai menaiki tangga.


“Bahaya!” Peringat Ace,


“Sampah ini berani mendekat? Apa tak takut bergabung dengan para mayat itu?”


“Keluar!!” Teriak Vior menggema.


Abra hendak menyusul namun Argan tahan, dirinya dan yang lain juga mau naik menenangkan Vior tapi kondisi saat ini tak bisa di perkirakan.


Vivian tengah marah dan benar-benar mengambil alih tubuh Vior, tak ada candaan hanya ada kumpulan emosi, keegoisan, dan tak ada belas kasihan.


“Pergi” perintah Vivian.


“KALIAN SEMUA PERGI DARI SINI ATAU MATI” teriak Vivian.


“Lo pada keluar!” Perintah Xavier.


Entah kepercayaan diri apa yang membuat Xavier dapat menenangkan adeknya, padahal jujur dirinya juga takut melihat Vior yang saat ini. Bau amis darah mengisi seluruh gudang ini, dapat Xavier lihat samar-samar tubuh Vior penuh dengan luka dan darah terus keluar.


“Princess nya Vier”


“Vivian, ini gue Xavier abang Vior”


“Pergi lo!!”


“Vivian, Vior kesakitan” Vivian terdiam sambil menatap ke arha tubuhnya. Detik itu juga Xavier memeluk sang adek.


“Xaviora, lo aman ada gue sekarang” sedetik kemudian.


“Gue takut hikss”


“Jangan takut”


“Gue takut Xav hikss orang-orang selalu dalam bahaya karna gue hiks”


“Kenapa mikir gitu hmm?”

__ADS_1


“Mereka semua!! Nyari lo mereka mau bunuh lo hikss gue hikss gue gak terima!! Gue bunuh mereka Xav hikss” tangis Vior.


“Kita ke rumah sakit sekarang” Vior menggeleng.


Jujur Vior tak menyesal sudah membunuh mereka apalagi setelah berbincang dengan para arwah yang bergentayangan di gudang ini, mereka remaja yang di culik dan di pakai sampai meninggal oleh mereka, karna itu tak ada penyesalan di diri Vior membunuh tiga puluh orang ini.


Yang Vior takutkan adalah tak ada yang mau berteman dengan nya setelah ini dan lagi. Apalagi ada Abra mungkin Abra akan menghindarinya karna hal yang terjadi sekarang.


“Kalau gue mati? Mungkin lebih baik kan?”


“Lo ngomong gitu sekali lagi gue jahit tu mulut!!”


“Xaviora!!” Teriakan ayah dan grandpa bersamaan namun teriakan itu tertahan saat kedua orang tua itu melihat mayat yang ada dimana-mana itu.


“Bereskan ini semua tanpa meninggalkan jejak apapun!!” Perintah grandpa ke sekertarisnya sekaligus anggota AD.


“AYAHHH!!” Teriak Xavier panik karna Vior tiba-tiba tak sadarkan diri setelah berkata mati lebih baik.


Ayah naik ke atas dan melihat kondisi anak bungsunya yang begitu pucat karna luka dan banyak kehilangan darah itu, mengambil alih tubuh Vior menggendongnya menuju ke mobil.


“Ke rumah sakit!!!!”


Mereka pun ikut menuju rumah sakit meninggalkan anggota AD yang membereskan, lihat lah nanti bagaimana bunda mengamuk jika tau kondisi anka bungsunya seperti ini.


“Sayangg”


“Princess ayah”


“Nakk bangun”


“Vior”


“Princess”


“Ahh bukan princess tapi queen nya ayah”


“Heyy”


“Ay.. uhukk” darah keluar dari mulut Vior.


“Jangan ngomong dulu, kamu lagi jelek” Vior terkekeh pelan.


“M..maaf ay..ayah” ayah menggeleng.


“Kenapa minta maaf?”


“Uhukk-uhukkk”


“APA MOBIL INI DI DESAIN BEGITU LAMBAT HAH!!”


“Ma..maaf tuan”


“Menepi!! Gue yang nyetir” perintah Xavier.


“Gak ada waktu Xavier!!”


“Setidaknya gue bakal lebih cepat nyetirnya!!” Xavier tak peduli sekarang siapa yang berbicara dengannya yang jelas nyawa Vior yang utama.

__ADS_1


...đŸ–€JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENđŸ–€...


__ADS_2