XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 25


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...


...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....


...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....


...JANGAN LUPA FOLLOW !! ...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!! ...



Beberapa hari keduanya du rawat dan cuman butuh beberapa hari juga orang tua bayi itu di temukan. Orang tua bayi itu masih duduk di bangku SMP dan baru masuk SMA. Vior akui keduanya cantik dan tampan makanya bayi yang bersama Vior sangat tampan bahkan hidungnya mancung putih juga.


“Jadi lo maunya gimana?” Tanya Vier ke Vior karna sepertinya Vior tak ingin memberikan kembali bayi ini ke orang tuanya.


“Gue mau bayi ini karna dia di tinggalin di hutan yang artinya? Dia gak mau punya anak ini. Lo paham maksud gue kan?”


“Apapun mau lo” ujar Xavier yang mana pasti di turuti semua keinginan Vior.


Keduanya keluar setelah menitipkan bayi itu ke maid untuk menjaganya karna masuh kecil dan bakal ada perdebatan akan terganggu ketenangan bayi itu nanti.


“Ck!! Elah ribet banget ketimbang bayi doang!!” Ujar bocah smp yang tak lain adalah ibu dari bayi tersebut.

__ADS_1


“Boleh mukul ni bocah gak si?” Tanya Vior ke Xavier,


Oh ya saat ini mereka berda di rumah Xavier yang di depan bukan rumah belakang karna memang keduanya masih menyembunyikan identitas mereka.


“Saya akan adopsi bayi ini” ucap Vior,


“Yaudah adopsi aja kenapa pake nyari kita? Bikin malu aja”


“embarrassing? does this guy have a brain? stressed people!! (Memalukan? Ni orang punya otak? Stres ni orang!!)” ucap Vior,


“Panggil orang tua mereka pak! Jangan pake orang tua gadungan!!” Ucap Vior lagi saking kesalnya.


Orang tua remaja itu bukanlah orang tua asli yang mana adalah sewaaan entah mereka menyewa dimana, kenap Vior tau? Karna sedari tadi orang tuanya cuman diam saja.


“Apaaan!! Ini orang tua kita kok!!” Ucap murid smp itu ngegas karna takut ketahuan.


“Pengen gue jambakk!!!” Ucap Vior sambil mempraktekkan ingin meremas wajah bocah smp itu


Polisi hanya bisa menenangkan dan sesekali menengahi mereka tak berani bertindak, bukan tak berani sebenarnya cuman menjaga agar tuan Adison tak tersinggung.


“Ambil aja tu anak!! Udah begitu selesai kan urusan?” Ucap yang laki-laki.


“Bayi nya lo ambil!! Dan jangan pernah cari kita lagi” Vior berdiri ingin menendang perempuan itu namun Vier tangkap alhasil Vior yang tak seimbang kembali oleng ke badan abangnya.


“Bang bawa adek kamu ke dalam aja” ucap sang ayah tak ingin Vior mengamuk di sini.


Di kamar Vior langsung berubah diam karna melihat bayi tampan yang tnegah tertidur pulas keadannya juga sudah di cek ada dokter yang datang untuk memeriksa bahkan di minta stay dulu untuk memastikan keadaan bayi itu.


“Gimana?” Tanya Bryan,


“Vior adopsi” mereka sudah tau bakal begini karna terlihat dari raut wajah Vior dia sangat marah waktu pertama kali bertatapan dengan kedua orang tua bayi itu.


“Siapa yang rawat?” Tanya Marvel,


“Ya gue lah masa lo pada kan gak lucu” ketus Vior,


“Ntar lo di panggil mamah dong?” Tanya Bryan,


“Lo gak nikah nanti?” Tanya Galen juga,


“Banyak tanya lo pada! Balik gih!!” Ucap Xavier,


“Yaelah masih siang Xav” ucap Marvel,


Abra hanya diam saja memperhatikan teman-temannya sesekali melirik Vior yang tengah mengelus rambut bayi mungil tersebut.


...🌑🌑🌑...


Vior tengah tertidur harusnya pagi ini dia sekolah namun karna semalaman begadang mengurus bayi kecil itu, bunda sudah menyarankan buat menyuruh orang yang merawat bayi nya saat malam tapi Vior menolak.

__ADS_1


Semua kemauan Vior, Vior ingin tumbuh kembang bayi itu di saksikan dan di perhatikan langsung oleh dirinya, kenapa Vior sampai seperti itu? Sedari lama Vior memang sudah berpikir untuk mengadopsi bayi cuman terhalang usia.


Apa Vior tak bakal menikah? Masih belum ada yang tau masa depan yang jelas Vior cuman ingin punya anak saja dulu. Makanya Vior benar-benar merawat bayi tersebut seperti anaknya sendiri.


“Gak sekolah lagi?” Tanya ayah ke bunda.


“Enggak katanya ngantuk”


“Si abang sekolah?”


“Sekolah”


“Kalau kaya gini terus sekolah dia terhambat bukan ayah nyalahin kemauan adek, cuman kan bisa baby sutter bantu ngejaga”


“Bunda udah saranin yah, tapi anaknya yang gak mau”


“Yasudah gapapa, selagi adek gak kenapa-kenapa dan bahagia” bunda mengangguk.


Ayah pun berangkat pergi bekerja, bunda kembali masuk ke dalam rumah sambil meminta maid menyiapkan tempat mandi dan membawa baby nya keluar untuk berjemur.


Di waktu yang sama sekolah,,


“Vior gak sekolah lagi?” Tanya Bryan yang saat ini bersamaan dengan Xavier berjalan ke kelas.


“Enggak”


“Bonyok gak marah?”


“Enggak”


“Yaudah kalo gitu apapun kemauan princess”


“Kita berapa mapel hari ini?” Tanya Xavier


“Ini hari jum'at satu pelajaran aja” Xavier yang selangkah lagi masuk kelas kembali putar balik.


“Kenapa Xav?” Bryan juga berhenti namun tak putar balik seperti Xavier,


“Gue cabs!!”


“Oasu!!” Bryan hendak mengejar namun terlambat guru yang mengajar telah berada di dekatnya sedangkan Xavier berlari menuruni tangga.


“Kenapa Bryan?”


“Ah anu pak!! Gapapa” Bryan masuk ke dalam.


Alhasil Bryan masuk ke dalam kelas tak jadi ikut bolos dengan Xavier, di dalam kelas ada teman-temannya juga sebenarnya.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...

__ADS_1


__ADS_2